Usaha Yang Menjanjikan Bagi Pemula, Lengkap Dengan Perhitungannya

0
543
Usaha Yang Menjanjikan

Semenjak pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia bulan Maret lalu, banyak perusahaan yang melakukan PHK pada karyawannya. Hal tersebut sangat berpengaruh pada perekonomian masyarakat. Sehingga menuntut masyarakat untuk lebih kreatif dan memberanikan diri terjun ke dunia bisnis, dengan tetap memilih jenis usaha yang menjanjikan dan aman.

Meski harus berani menanggung segala risiko yang akan menghadang, namun ada begitu banyak poin plus yang akan Anda dapatkan sebagai seorang pembisnis. Salah satunya adalah peluang profit tak terbatas dan waktu kerja yang lebih fleksibel. Berbanding terbalik ketika Anda masih menjadi seorang karyawan yang hanya bisa memperoleh gaji tetap.

Memilih jenis Usaha Untuk Ditekuni

Sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia bisnis, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui dan persiapkan secara matang. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

  • Ikuti Passion Anda

Untuk menjalankan bisnis secara enjoy dan iklas, Anda perlu memilih jenis peluang usaha yang sesuai dengan passion. Ketika Anda mencintai pekerjaan tersebut, maka semangat kerja pun akan terus meningkat. Selain itu, Anda pun tak akan mudah menyerah dengan kondisi apapun.

Semisal bagi Anda yang memiliki passion dalam dunia kuliner, maka bisa memilih bisnis yang berhubungan dengan makanan. Begitu juga dengan Anda yang menyukai traveling, maka bisa memilih bisnis yang berhubungan dengan kegiatan seru ini, seperti membuka paket wisata, rental mobil dan lain sebagainya.

  • Kenali Pesaing

Memiliki produk dan ide usaha yang bagus saja ternyata tidak cukup untuk menguasai pasaran. Anda juga harus mengenali pesaing secara baik. Hal ini perlu dilakukan sebagai upaya untuk mempersiapkan marketing dan berbagai kondisi lain yang berhubungan dengan “rival” bisnis.

Anda bisa melakukan riset pasar terlebih dahulu, baik secara online maupun offline. Jika pun bisnis yang ingin Anda jalankan sudah memberikan indikasi lampu merah dari sektor pesaingan, maka alternative yang bisa Anda lakukan adalah memilih niche lain yang memberikan peluang lebih besar dengan daya saing rendah.

  • Go Online

Perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini tentunya tak boleh Anda sia-siakan begitu saja. Ya, go online seakan sudah menjadi kewajiban bagi setiap sektor bisnis yang ingin mengembangkan usahanya secara cepat. Jangkauan pasar yang luas dan biaya marketing yang murah jadi alasan mengapa hal ini perlu dilakukan.

Potensi keuntungan yang bisa Anda dapatkan melalui pemasaran online pun sangat besar. Di Indonesia sendiri, setiap tahunnya transaksi yang tercatatkan melalui e-commerce mencapai 13 triliun/bulan. Nilai yang fantastis bukan? Lalu apakah Anda hanya akan menjadi penonton tanpa ambil andil di dalamnya?

Tiga persiapan awal tersebut harus Anda maksimalkan sebaik mungkin.

Berikut ini Daftar Peluang Usaha yang Menjanjikan

Dengan kondisi perekonomian yang masih naik turun, ada beberapa jenis usaha yang menjanjikan dan seakan tak kenal waktu. Dimana prospek usaha ini tetap bagus, meskipun di tengah kondisi ekonomi yang sedang tidak baik. Berikut ini adalah beberapa peluang usaha yang bisa Anda jalankan baik secara online maupun offline.

  1. Jajanan Jadul

Tak bisa dipungkiri memang, jika bisnis kuliner merupakan salah satu sektor usaha yang tak pernah ada matinya. Semua jenis makanan ataupun minuman selalu laris manis, termasuk makanan jadul yang pernah eksis pada eranya. Pastinya makanan jadul ini bisa menguasai pasaran lagi jika Anda mengubahnya ke tampilan modern.

Jenis jajanan jadul yang bisa Anda jual atau produksi pun sangat beragam, seperti kue cubit, kue balok leleh, mie lidi, es potong, rambut nenek dan masih banyak lainnya. Jenis-jenis jajanan kali lima seperti ini sangat mudah menarik minat masyarakat, karena selain rasanya yang lezat harganya juga sangat terjangkau.

Baca Juga  Peluang Usaha Jasa Menguntungkan Yang Layak Anda Lirik

Nah berikut ini adalah gambaran sederhana bagi Anda yang ingin mencoba bisnis jajanan jadul es lilin berbagai rasa.

Modal:

  • Bahan baku (santan, berbagai macam isian, gula) : Rp. 100.000
  • Plastik kemasan : Rp. 3.000
  • Biaya tambahan (listrik dan lain-lain) : Rp. 5.000
  • Total modal per hari : Rp. 108.000

Jika setiap hari Anda bisa memproduksi 100 pcs es lilin dan dijual dengan harga Rp. 2.000/pcs, maka pendapatan kotor per hari adalah Rp. 200.000. Dari pendapatan tersebut bisa dikurangi dengan modal per hari Rp. 108.000 sehingga laba bersih per hari yang Anda dapatkan adalah Rp. 92.000.

Sementara laba bersih yang bisa Anda dapatkan per bulan adalah:

Rp. 92.000 x 30 hari = Rp. 2.760.000.

  1. Membuka Bimbel Online

Memiliki kemampuan mengajar namun belum ada wadah yang dapat menampung skill Anda tersebut? Tak perlu khawatir, dengan diterapkannya metode school from home seperti saat ini, Anda bisa mengambil peluang bisnis sebagai seorang pengajar online. Ya, Anda bisa membuka bimbel online dengan target siswa SD/SMP/SMA.

Menariknya, bisnis yang mengandalkan kemampuan komunikasi dan pengetahuan ini bisa Anda mulai dengan modal yang sangat minim. Dimana modal yang Anda keluarkan bisa digunakan untuk marketing jasa Anda dan biaya internet bulanan. Sementara untuk media belajar bisa menggunakan website ataupun aplikasi khusus.

Berikut adalah gambaran modal yang Anda butuhkan untuk membuka bimbel online:

  • Biaya marketing secara offline menggunakan selebaran : Rp. 200.000
  • Biaya pembelian data internet bulanan : Rp. 150.000
  • Total modal : Rp. 350.000

Untuk modal marketing sendiri bisa Anda keluarkan hanya saat pertama kali membuka bisnis bimbel online ini. Namun untuk biaya data internet harus Anda keluarkan setiap bulan. Selain memanfaatkan marketing secara offline, Anda juga harus memaksimalkannya dengan marketing online, seperti lewat media sosial.

Perhitungan Pendapatan:

Jika dalam tahap awal bisnis Anda bisa mendapatkan 10 orang siswa, dengan masing-masing siswa mengambil kelas 3 kali dalam seminggu dan setiap kali pertemuan memakan waktu 2 jam. Maka perhitungan pendapatan bisa Anda kalikan sesuai jam belajar.

Biaya mengajar per jam: Rp. 10.000

Pendapatan mengajar dalam satu hari:

Rp. 10.000 x 2 jam x 10 siswa = Rp. 200.000

Pendapatan mengajar dalam satu minggu:

Rp. 200.000 x 3 hari = Rp. 600.000

Pendapatan mengajar dalam satu bulan:

Rp. 600.000 x 4 minggu = Rp. 1.600.000

Pendapatan yang bisa dikatakan cukup besar tersebut bisa Anda peroleh dengan modal hanya Rp. 150.000. Selain itu waktu yang dibutuhkan pun sangat sedikit, dan tentunya Anda masih bisa melakukan kegiatan ataupun pekerjaan lain.

  1. Membuat Kerajinan Tangan

Bagi Anda yang memiliki kreatifitas tinggi dan ulet, membuat kerajinan tangan dengan berbagai bentuk dan keunikan tentu bisa jadi peluang bisnis yang menarik. Selain dapat menyalurkan ide dan kemampuan, bisnis ini juga tak pernah sepi dari peminat.

Bahkan, jika produk yang Anda hasilkan memiliki keunikan dan kualitas yang memadai, pemasarannya bisa sangat luas. Terbukti, banyak pengrajin Indonesia yang sudah berhasil menjual produk buatnya hingga ke luar negeri. Jika sudah mencakup pasar global, keuntungan yang bisa didapatkan pun jauh lebih besar.

Jenis kerajinan tangan yang bisa Anda buat pun sangat beragam, sesuai dengan kemampuan dan minat Anda. Seperti kerajinan tangan dari tanah liat, produk kayu atau bambu, bahkan kerajinan tangan yang berasal dari limbah sejenis plastik maupun sedotan.

Baca Juga  Peluang Usaha Desa: Rental PS di Desa Minim Modal, Mau Coba?

Hal yang perlu disiapkan untuk memulai bisnis ini adalah menentukan jenis produk yang ingin dibuat. Selanjutnya kuasai skill untuk membuat produk tersebut. Dengan begitu kualitas kerajinan tangan buatan Anda tak perlu diragukan lagi. Terakhir memilih target pasar yang tepat.

Untuk target pasar sendiri bisa disesuaikan dengan jenis kerajinan tangan yang Anda buat. Contohnya bagi Anda yang memproduksi kerajinan tangan dari limbah plastik menjadi tas, dompet, dan berbagai hiasan dinding, maka target pasar yang tepat adalah kalangan wanita dari usia remaja hingga dewasa.

Kemudian untuk perhitungan modal dan profitnya sendiri sangat fleksibel, dan dapat dirinci sesuai kebutuhan bahan baku dan biaya produksinya.

  1. Membuka Olshop Dengan Sistem Dropship

Ingin memulai bisnis namun terhalang masalah modal? Anda bisa memilih jenis usaha satu ini. Jenis usaha yang menjanjikan satu ini memberikan prospek yang sangat cerah untuk masa depan. Mengingat saat ini masyarakat lebih tertarik dengan sistem belanja online dibanding harus ke offline store.

Selain itu, bisnis onlineshop juga bisa Anda mulai tanpa modal. Benar sekali, jika Anda menggunakan sistem dropship, maka Anda hanya perlu memasarkan produk tanpa memiliki stok ready.Dengan begitu, nantinya pesanan bisa langsung diteruskan pada supplier dengan harga yang lebih rendah dibanding harga jual yang Anda tetapkan.

Jenis barang yang bisa Anda jual secara online pun sangat beragam, mulai dari makanan, fashion, perabot rumah tangga, produk elektronik dan masih banyak lainnya. Disini Anda bisa memanfaatkan marketplace ataupun toko pribadi melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter dan lainnya.

Tips Memulai Bisnis Online Shop:

  • Menentukan jenis produk yang ingin dijual
  • Mencari supplier
  • Membuat toko online, baik di media sosial ataupun marketplace
  • Menyusun strategi pemasaran, termasuk menentukan presentase keuntungan

Untuk lebih memudahkan perhitungan laba atau rugi penjualan, Anda bisa membuat laporan keuangan sederhana. Setiap transaksi harus dicatat dengan rapi, sehingga pendapatan kotor bisa diketahui secara pasti. Selanjutnya perhitungkan dengan modal kecil seperti biaya pembelian paket data.

  1. Usaha Potong Rambut

Berbeda dengan bisnis salon yang membutuhkan modal relative besar. Khusus untuk bisnis potong atau pangkas rambut ini biaya yang harus Anda keluarkan jauh lebih kecil. Layanan jasa yang lebih sedikit menjadi faktor utama mengapa jenis bisnis ini membutuhkan modal lebih minim.

Meski dengan modal relative lebih besar, namun peluang keuntungan yang bisa Anda dapatkan sangat menjanjikan. Prospek usaha ke depannya pun sangat bagus. Bayangkan saja, untuk seorang pria biasanya harus memotong rambut minimal 2 bulan sekali dan hal ini akan terjadi terus menerus.

Modal Untuk Bisnis Potong Rambut:

  • Sewa ruko atau kios per 1 tahun : Rp. 5.000.000.000
  • Biaya pembelian alat potong rambut : Rp. 500.000
  • Biaya pembelian kaca, kursi dan lain-lain : Rp. 1.000.000
  • Biaya marketing : Rp. 500.000
  • Total biaya awal : Rp. 7.000.000.000

Walaupun modal yang dibutuhkan terlihat jauh lebih besar dibandingkan jenis bisnis-bisnis sebelumnya, namun budget tersebut hanya Anda keluarkan sekali minimal dalam 1 tahun. Jadi jika dihitung rata, modal yang harus Anda keluarkan setiap bulan senilai Rp. 583.000.

Perhitungan Pendapatan

  • Biaya potong rambut per orang : Rp. 15.000

Jika dalam satu hari ada 10 orang yang memotong rambutnya di tempat Anda, maka pendapatan kotor setiap hari adalah:

Baca Juga  Inilah Tanda-tanda Anda Sudah Siap Memulai Usaha

Rp. 15.000 x 10 orang = 150.000

Pendapatan per bulan:

Rp. 150.000 x 30 hari = Rp. 4.500.000

Sangat menggiurkan bukan, dengan modal Rp. 583.000 Anda bisa memperoleh pendapatan kotor Rp. 4.500.000, yang artinya pendapatan bersih Anda per bulan adalah Rp. 3.917.000.

  1. Membuka Warung Sembako

Selain bisnis makanan siap santap, sektor bisnis lain yang tak pernah ada matinya adalah sembako. Bahkan bisa dikatakan jika bisnis sembako termasuk jenis usaha yang menjanjikan dan tak pernah sepi. Ya meskipun modal yang dibutuhkan untuk memulai bisnis sembako pun relative besar.

Kunci sukses dalam menjalankan bisnis ini adalah mampu memilih supplier terbaik dengan harga murah. Selanjutnya Anda bisa menerapkan strategi pemasaran yang baik, termasuk penentuan harga jual yang bersaing. Pengelolaan keuangan pun harus dilakukan dengan baik, mengingat bisnis ini memungkinkan Anda memiliki stok tetap dalam jumlah banyak.

Perkiraan modal untuk membuka warung sembako:

  • Sewa ruko atau kios per tahun : Rp. 5.000.000
  • Modal awal pembelian barang dagangan : Rp. 20.000.000
  • Biaya tak terduga : Rp. 1.000.000

Total modal awal                                                              : Rp. 26.000.000

Jika Anda menerapkan presentase laba sebesar 10%, maka bisa dikalikan dengan modal pembelian barang dagangan:

Rp. 20.000.000 x 10% = 2.000.000

Jadi dari total modal tersebut Anda bisa mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 2.000.000. apabila produk senilai Rp. 20.000.000 tersebut bisa Anda jual dengan cepat, maka keuntungan yang didapat pun lebih cepat.

  1. Usaha Katering

Sektor usaha yang menjanjikan berikutnya adalah bisnis katering. Disini Anda bisa membuka jasa katering makanan besar ataupun makanan ringan, seperti snack. Bisnis yang sangat cocok dijalankan ibu rumah tangga ini juga memiliki prospek yang cukup menjanjikan, terlebih jika Anda tinggal di kawasan perkantoran.

Anda bisa menawarkan jasa katering harian pada para karyawan kantor. Para karyawan yang tidak membawa bekal dari rumah biasanya lebih tertarik dengan katering harian dibanding makan di luar. Harga yang lebih terjangkau dan menu yang bisa direquest tentu jadi alasan mereka memilih jasa ini.

Modal untuk memulai usaha katering harian:

  • Harga beli beras 10 kg : Rp. 150.000
  • Harga beli sayur setiap hari : Rp. 50.000
  • Harga beli berbagai macam lauk : Rp. 200.000
  • Harga beli buah : Rp. 80.000
  • Harga beli bumbu : Rp. 30.000
  • Harga beli kemasan kardus : Rp. 20.000
  • Biaya tambahan lain : Rp. 20.000

Total modal per hari                                : Rp. 550.000

Dari modal tersebut, Anda bisa membuat 30 nasi box.  Jika harga per boxnya adalah Rp. 25.000, maka berikut perhitungannya:

Rp. 25.000 x 30 box = Rp. 750.000.

Jadi keuntungan yang Anda dapatkan adalah Rp. 200.000 per 30 nasi box. Apabila jumlah pelanggan bertambah, maka keuntungan yang didapatkan pun akan berkali lipat. Anda juga bisa menyediakan jasa katering tambahan, semisal nasi box + snack untuk coffee break.

Perkiraan keuntungan untuk snack biasanya mencapai Rp. 3.000, jadi dalam sehari keuntungan yang Anda dapatkan:

Rp. 3.000 x 30 box = Rp. 90.000

Total keuntungan: Rp. 200.000 + Rp. 90.000 = Rp. 290.000

Beberapa contoh usaha yang menjanjikan dan menguntungkan dengan modal kecil di atas bisa jadi referensi Anda yang ingin terjun ke dunia bisnis. Mulailah dengan memaksimalkan niat Anda dan jangan pernah ragu-ragu dalam memulai bisnis yang sudah Anda rencanakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here