Contoh Usaha UMKM Yang Prospektif Dan Menguntungkan

0
657
Usaha UMKM

Usaha UMKM – Ketika membahas mengenai bisnis, maka istilah yang kerap muncul adalah UMKM. Hal ini dikarenakan UMKM merupakan usaha yang paling dekat dengan rakyat kecil. UMKM juga menjadi hal yang sangat penting dalam menggerakkan perekonomian negara Indonesia. Pasalnya, UMKM bisa membuat daya beli masyarakat semakin meningkat. Pengangguran di berbagai wilayah pun dapat berkurang.

UMKM merupakan singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dengan aset maksimal yang dimiliki adalah sebesar 50 juta rupiah. Sedangkan omzet maksimal yang dimiliki adalah sebesar 300 juta rupiah.

Ada banyak contoh usaha UMKM yang dijalankan di Indonesia. Namun, sebelum mempelajarinya, Anda bisa menyimak beberapa hal yang terkait dengan UMKM terlebih dahulu.

Kriteria UMKM

Selain dari besarnya aset dan omzet, ada beberapa kriteria suatu usaha dapat dikatakan sebagai UMKM. Supaya lebih mudah dipahami, Anda dapat menyimaknya di bawah ini:

  1. Usaha Mikro

Usaha mikro juga termasuk dalam UMKM yang dimiliki oleh perseorangan maupun badan usaha. Kekayaan bersih atau aset minimalnya adalah 50 juta rupiah. Sedangkan omzetnya minimal sebesar 300 juta rupiah.

  1. Usaha Kecil

Usaha kecil merupakan usaha yang kekayaan bersih atau asetnya adalah 50 juta rupiah belum termasuk tempat mendirikan usahanya. Sedangkan hasil penjualan setiap tahun ada pada kisaran tiga ratus juta rupiah hingga 2,5 miliar rupiah.

  1. Usaha Menengah

Terakhir, ada usaha menengah yang memiliki kekayaan bersih senilai 500 juta hingga 10 miliar rupiah. Sedangkan omzet setiap tahun dimulai dari 2,5 miliar hingga 50 miliar rupiah.

Ciri UMKM

Sebelum masuk ke contoh usaha UMKM, tentunya, Anda harus mengetahui ciri dari UMKM terlebih dahulu. Sehingga, Anda bisa membedakan antara UMKM dengan usaha yang lebih besar. Berikut ulasannya:

  1. Tempat melakukan usaha dapat berpindah atau tidak ada pada satu tempat saja.
  2. Jenis barang yang dijual dapat berubah dan tidak ada SOP yang ketat mengenai hal ini.
  3. Administrasi keuangannya cukup sederhana. Bahkan, ada juga yang masih menyatukan keuangan pribadi serta perusahaan.
  4. Banyak UMKM yang belum mempunyai legalitas usaha.
  5. Tidak terdapat sistem yang ketat serta sistematis mengenai SDM pada badan usaha yang dimiliki.
Baca Juga  Peluang Usaha Untuk Mahasiswa Ini Efektif Menebalkan Uang Saku

Kelebihan UMKM

UMKM memiliki banyak keuntungan dan kelebihan ketimbang jenis usaha yang berskala lebih besar. Yakni pelaku bisnis bisa lebih mudah mengoptimalkan keuntungan yang didapatkan. Untuk lebih jelasnya, sila simak ulasan di bawah ini:

  1. Lebih Cepat untuk Berinovasi

UMKM mempunyai kesempatan dalam mengeksekusi ide baru dan juga unik. Sebab, sistem operasional bisnis yang dijalankan tidak lah serumit perusahaan yang lebih besar. Nah, ide segar ini akan membuat pelaku bisnis bisa lebih mudah untuk bisa mencapai target pasar serta menarik calon konsumen.

  1. Lebih Fokus

UMKM juga akan lebih produksi dan berkreasi sesuai dengan yang diinginkan oleh pemilik usaha. Sedangkan pada perusahaan yang besar, maka akan lebih tergantung pada permintaan pasar dari barang yang diproduksi. Sehingga, perusahaan besar tidak bisa fokus di satu bidang saja.

  1. Lebih Fleksibel dalam Operasional

UMKM biasanya dikelola tidak terlalu banyak orang. Sehingga, keputusan mengenai usaha bisa diambil dengan cepat. Sistem operasionalnya pun bisa bergerak lebih cepat. Dengan begitu, UMKM pun lebih mudah untuk bereaksi pada perubahan trend yang terjadi. Persaingan yang terjadi pun lebih kompetitif.

  1. Bisa Mencetak Lapangan Kerja Lebih Optimal

UMKM memiliki sistem operasional yang mudah dilakukan, sehingga, lebih mudah untuk berkembang. Dengan semakin berkembangnya UMKM, maka bisa semakin banyak UKM baru yang bermunculan. Sehingga, lapangan kerja pun menjadi lebih banyak.

Baca Juga  Kenapa Bisnis Berbasis Online Terus Meraksasa, Ini Jawabannya

Contoh Usaha UMKM yang Mudah Dijalankan

Setelah mengetahui tentang ciri, kriteria, dan kelebihan dari UMKM, tentunya Anda tertarik untuk menjalankan bisnis ini. Untuk itu, sila simak beberapa contoh usaha UMKM sebagai ide untuk memulainya. Berikut ulasannya:

  1. Contoh Usaha UMKM di Bidang Kebersihan

Beberapa contoh UMKM pada bidang jasa kebersihan diantaranya laundry baju, laundry sepatu, atau helm. Jika sudah terlalu banyak pesaing jasa laundry baju, maka Anda bisa merambah jenis lainnya. Bisa juga laundry karpet dan selimut.

Jasa kebersihan akan selalu dibutuhkan. Sebab, banyak orang yang terlalu sibuk dalam aktivitas sehari-harinya. Sehingga, tidak sempat untuk membersihkan beberapa benda di dalam rumahnya. Nah, ini akan menjadi peluang bisnis UMKM yang cukup menjanjikan.

  1. Contoh Usaha UMKM pada Bidang Event Organizer

Anda juga bisa menjadi seorang event organizer meskipun dalam skala yang kecil. Dengan modal yang tidak terlalu besar, Anda bisa mulai menyelenggarakan acara yang kecil terlebih dahulu. Semisal, ulang tahun, pertunangan, atau bridal shower.

Bisnis ini cukup menjanjikan dan semakin banyak peminatnya. Sebab, semakin banyak orang yang memiliki gaya hidup yang modern.

  1. Contoh Usaha UMKM Bisnis Kebutuhan Bayi, Ibu, dan Anak

Kebutuhan bayi dan anak sangat lah banyak. Mulai dari popok, diapers, baju bayi, gurita, tempat makan, stroller, dan masih banyak lagi. Terlebih, untuk bayi newborn, tentu harus dipenuhi berbagai macam kebutuhannya sejak masih dalam kandungan.

Kebutuhan ini juga selalu dicari oleh para orang tua baru. Sehingga, tidak akan pernah sepi dari orderan. Nah, kebutuhan bayi, ibu, dan anak adalah contoh UMKM yang memiliki prospek bagus dan tidak pernah mati.

Baca Juga  UMKM Online yang Bermanfaat untuk Menambah Target Market

Bahkan, banyak juga orang tua yang rela membeli segala kebutuhan anaknya dengan kualitas yang bagus meskipun harganya mahal. Manfaatkan contoh usaha UMKM ini untuk mendapatkan banyak profit.

  1. Contoh Usaha UMKM di Bidang Internet

Saat ini, bisnis dengan basis teknologi internet menjadi trend baru. Bahkan, bisnis ini membuat usaha UMKM menjadi cepat berkembang. Hal ini dikarenakan internet sangat dibutuhkan masyarakat modern yang lebih akrab dengan dunia maya. Bisnis teknologi internet juga bisa mencapai lingkup yang sangat luas. Inovasi dan eksplorasi pun lebih mungkin dilakukan.

  1. Contoh Usaha UMKM di Bidang Agrobisnis

Indonesia adalah negara agraris yang menghasilkan banyak produk pertanian. Sehingga, Anda bisa merambah bidang usaha agrobisnis. Sebab, Anda akan lebih mudah dalam memeroleh bahan mentahnya.

Selain itu, Anda pun mudah untuk mengkreasikan bahan pertanian yang ada di sekitar wilayah. Pun, ada banyak produk pertanian yang khas di daerah tertentu. Sehingga, bisa diolah menjadi oleh-oleh yang menarik bagi wisatawan.

  1. Contoh Usaha UMKM Bidang Souvenir Wisata

Souvenir selalu diburu oleh para pelancong untuk mengabadikan momen saat di lokasi wisata. Mulai dari cindera mata berupa kerajinan hingga makanan khas tak pernah luput dari incaran pada wisatawan.

Hal ini tentu tak boleh disia-siakan. Anda harus mengambil celah untuk memulai bisnis UMKM di bidang ini. Nah, beberapa ide yang bisa diterapkan adalah memproduksi gantungan kunci, baju, oleh-oleh makanan khas, dan juga kerajinan yang khas.

Itulah pembahasan lengkap mengenai contoh usaha UMKM. Tentunya, jenis usaha yang dapat dipilih harus sesuai dengan lokasi Anda menjalankan bisnis. Tak hanya itu saja, pastikan Anda telah memilih target pasar yang tepat dan perencanaan yang lebih matang. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here