5 Usaha Sampingan di Rumah Plus Analisa dan Cara Memulainya

0
550
Usaha Sampingan di Rumah

Sebagai karyawan, tentunya Anda memiliki keinginan untuk tidak selamanya menjadi pegawai. Melainkan ingin memiliki usaha sendiri sehingga Anda bisa berdikari. Nah, untuk mencapai impian tersebut, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mulai membuka usaha sampingan di rumah.

Ada banyak pengusaha sukses yang memulainya dari bisnis sampingan sembari melakukan pekerjaan utama. Baru setelah bisnis berjalan dengan baik dan memberikan penghasilan yang lebih besar, maka pekerjaan utama bisa mulai dilepaskan. Anda pun bisa lebih fokus pada bisnis milik sendiri.

Nah, pada artikel ini akan dibahas tentang usaha sampingan di rumah dan seluk beluknya. Mari membahasnya lebih jauh pada poin-poin di bawah ini!

Alasan Melakukan Usaha Sampingan di Rumah

Meskipun mempunyai penghasilan rutin, seorang karyawan juga harus memiliki usaha sampingan. Terdapat banyak alasan, selain untuk menambah penghasilan. Walau uang adalah alasan utamanya, tetapi usaha sampingan yang dijalankan memiliki beberapa alasan lain yang cukup relevan. Berikut pembahasannya!

  1. Menambah Penghasilan

Alasan utama bagi para karyawan untuk membuka usaha sampingan di rumah adalah menambah penghasilan. Terlebih, apabila gaji yang diperoleh tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari. Bisnis sampingan akan membantu Anda menambah pundi-pundi rupiah serta bisa memenuhi kebutuhan dasar seperti biaya pendidikan anak hingga cicilan rumah.

  1. Memenuhi Target Keuangan

Usaha sampingan dilakukan juga dengan alasan mempunyai target keuangan tertentu. Semisal ingin mempunyai mobil dalam jangka waktu dua tahun lagi. Penghasilan yang didapatkan dari usaha sampingan bisa dikumpulkan dalam rangka mencapai target keuangan tersebut.

Beberapa target keuangan lain yang memungkinkan seseorang melakukan usaha sampingan adalah mempunyai rumah, berangkat haji, berangkat umrah, dan sebagainya.

  1. Sebagai Sarana Aktualisasi Diri

Terkadang, pekerjaan di kantor membuat Anda merasa bosan dan jenuh karena tidak sesuai dengan passion. Sehingga, Anda membutuhkan sesuatu untuk menyalurkan minta dan bakat. Dengan usaha sampingan yang sesuai dengan passion, maka Anda bisa menekuni hobi sekaligus mendapatkan penghasilan.

  1. Mengisi Waktu Kosong

Terkadang, seorang karyawan juga akan memiliki waktu yang cukup luang di hari Sabtu dan Minggu. Untuk itu, usaha sampingan bisa dilakukan pada masa-masa tersebut. Apalagi banyak juga usaha sampingan yang dapat dilakukan melalui internet. Pastinya, akan menjadi penghasilan tambahan yang cukup menggiurkan.

  1. Membuktikan Kemampuan Diri

Bisnis sampingan juga tidak hanya sarana menambah penghasilan. Keinginan untuk membuktikan kemampuan pribadi juga bisa dilakukan melalui jenis bisnis ini. Meskipun bersifat eksistensialis, tetapi bisa menjadi bahan bakar agar usaha pribadi bisa menjadi semakin sukses.

  1. Persiapan Pensiun

Para pegawai yang melakukan usaha sampingan juga dalam rangka mempersiapkan dana pensiun. Seorang pengusaha yang menjelang pensiun sudah harus mencari ide usaha sampingan serta menargetkan supaya usaha bisa berjalan dengan lancar. Usaha setelah pensiun juga bisa menjadi alternatif untuk tetap beraktivitas untuk kesehatan mental seseorang.

Ide Usaha Sampingan di Rumah

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, membuka usaha sampingan akan memberikan banyak keuntungan bagi Anda. Tentunya, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menentukan jenis usaha yang akan dijalankan. Jika membutuhkan inspirasi, berikut ini adalah rangkuman ide usaha sampingan di rumah yang mudah dijalankan dengan modal yang tidak terlalu besar.

  1. Ternak Ayam Kampung

Ternak ayam kampung merupakan usaha yang cukup menjanjikan. Bahkan, harga jualnya semakin naik. Harga dari ayam kampung juga relatif lebih stabil ketimbang ayam broiler. Selain itu, kualitas daging ayam kampung juga lebih sehat dan lebih baik. Nutrisi yang terdapat di dalam ayam kampung pun lebih lengkap. Mari membahas tentang bagaimana cara ternak ayam kampung secara detail.

Baca Juga  Gampang Menjual Produk Desa, Begini Caranya

Modal

Bagi pemula, kapasitas kandang yang harus dipersiapkan untuk sekitar 300 ekor. Harga benih ayam kampung adalah sekitar 29 ribu sampai 30 ribu rupiah per ekor dengan berat 0,9 hingga 1 kg. Modal yang diperlukan untuk membeli 300 ekor benih ayam adalah sekitar 9 juta rupiah.

Perawatan

Perawatan ternak ayam kampung ini juga cukup mudah. Pemberian makanannya hanya dua kali sehari. Bahkan, ada juga yang hanya memberikan pakan sekali saja setiap harinya. Sedangkan untuk menghindari kematian karena penyakit, peternak bisa memberikan vaksin.

Ada dua metode perawatan ayam kampung, yakni umbaran dan semi intensif. Umbaran merupakan teknik dimana ayam diumbar atau dilepaskan secara bebas tanpa masuk kandang. Sedangkan semi intensif lebih mempersempit cakupan ayam untuk pergi dari kandang.

Keuntungan

Keuntungan yang diperoleh dalam bisnis ini adalah 10 sampai 20 ribu rupiah setia ekornya. Sebab, harga jualnya adalah sekitar 50 ribu rupiah per ekor. Sedangkan pemeliharaan sampai panen mencapai 70 hari.

Jika diasumsikan keuntungan satu ekor ayam adalah 10 ribu rupiah, maka, 300 ekor ayam menghasilkan keuntungan sebesar 3 juta rupiah jika tidak terdapat kematian sama sekali. Sehingga, dalam waktu satu tahun, keuntungan yang diperoleh sudah menutup modal.

Pasar

Pasar dari bisnis ternak ayam kampung ini juga cukup luas. Pertama, Anda bisa menjualnya di pasar tradisional. Namun, jika Anda menginginkan keuntungan yang lebih besar, bisa dijual ke supermarket, secara online, dan juga dipotong dan dijual sendiri. Dengan tiga cara tersebut, kenaikan harga bisa mencapai 20 sampai 30 persen.

  1. Agen Pulsa, Paket Data, dan PPOB

Usaha sampingan di rumah yang selanjutnya adalah dengan menjadi agen pulsa dan paket data. Bisnis ini merupakan salah satu yang paling banyak dijalani. Sebab, pulsa dan paket data menjadi salah satu kebutuhan primer untuk banyak orang. Coba Anda lihat fakta bahwa hampir setiap orang memegang smartphone-nya sendiri.

Peluang ini tidak dapat Anda abaikan begitu saja. Anda pun bisa menjalankan bisnis ini sembari melakukan pekerjaan utama. Bagaimana cara menjadi agen pulsa, paket data, dan PPOB? Yuk, simak ulasan selengkapnya di bawah ini!

Produk

Produk pulsa yang bisa dijual agen diantaranya Telkomsel yang terbagi menjadi beberapa varian seperti As, Simpati, dan Loop. Indosat meliputi IM3 dan Mentari, untuk XL ada juga varian AXIS. Lalu, ada juga Three dan Smartfren.

Terdapat juga pulsa khusus untuk SMS, paket khusus internet, pulsa transfer, voucher game online, token listrik prabayar, dan sebagainya. Anda juga bisa menjadi loket pembayaran untuk beragam tagihan online.

Keuntungan

Keuntungan dari menjadi agen pulsa, paket data, dan PPOB adalah dari selisih penjualannya. Mari simak ilustrasi berikut ini:

Keuntungan rata-rata setiap transaksi = 1.500

Penjualan setiap hari = 20 transaksi

Keuntungan sehari = 30 ribu rupiah

Keuntungan sebulan = 900 ribu rupiah

Ini baru saja untuk penjualan pulsa, belum ke token listrik, voucher game, dan sebagainya. Anda juga bisa mendapatkan passive income dengan merekrut orang lain dalam tim penjualan atau disebut dengan downline.

Semisal, Anda memiliki 5 downline dengan rata-rata penjualan 20 transaksi setiap hari, maka keuntungannya adalah:

Downline : 5 peserta

Keuntungan rata-rata per penjualan : 300

Rata-rata penjualan : 20 transaksi

Total pendapatan (20 x 5 x 300) : 30 ribu rupiah setiap hari

Pendapatan sebulan : 900 ribu rupiah.

Baca Juga  Langkah-langkah Usaha Budidaya Lele Di Desa

Ini baru ilustrasi untuk 5 downline. Jika Anda memiliki puluhan atau ratusan downline, tentunya keuntungan bisa lebih menggiurkan.

Cara Menjalankan

Untuk melakukan bisnis sampingan ini, Anda hanya perlu menemukan server sebagai distributor untuk pulsa yang akan Anda jual. Pastikan Anda memilih server yang telah terpercaya serta reputasinya baik. Anda bisa mencarinya di website dengan kriteria harga yang selalu update, produk lengkap, memiliki layanan SMS center memadai, serta memiliki layanan web report.

Setelah itu, kirimkan SMS pada server yang dipilih dengan format pendaftaran yang sudah ditentukan. Selanjutnya, lakukan deposit, dengan nomor pin yang tersedia. Besaran deposit tergantung dari ketetapan server masing-masing. Lalu, Anda bisa mulai memasarkan pulsa elektrik dengan sistem SMS dengan sistem nonstop 24 jam.

  1. Jasa Ketik

Salah satu bisnis jasa yang bisa menjadi peluang usaha sampingan di rumah adalah jasa pengetikan naskah. Prospek bisnis ini sangat menjanjikan terutama yang berlokasi di daerah dekat dengan sekolah dan kampus. Target utama dari bisnis ini adalah para mahasiswa dan juga pelajar.

Modal Awal

Modal yang perlu Anda persiapkan untuk membuka bisnis ini diantaranya:

Komputer second sebesar 2 juta rupiah, printer senilai 750 ribu rupiah, meja dan kursi sebesar 500 ribu rupiah, scanner sebesar 1,5 juta rupiah, spanduk promosi dan brosur sebesar 150 ribu rupiah. Jika Anda sudah memiliki peralatan-peralatan tersebut, maka tidak memerlukan modal lagi.

Sedangkan biaya operasional bulanannya meliputi listrik 200 ribu rupiah, telepon dan internet 150 ribu rupiah, dan biaya perlengkapan sebesar 200 ribu rupiah, sehingga totalnya menjadi 550 ribu rupiah.

Asumsi Pendapatan Setiap Bulan

Jika Anda membuka jasa ketik dengan biaya 3 ribu rupiah per lembarnya dan dalam satu bulan bisa memeroleh 1000 lembar makalah, maka pendapatannya adalah 3 juta rupiah. Sehingga keuntungan yang diperoleh adalah:

Pendapatan – biaya operasional bulanan

3 juta rupiah – 550 ribu rupiah = 2,45 juta rupiah.

  1. Jasa Foto Editor

Biasanya, untuk membuka bisnis jasa yang satu ini, Anda harus memiliki skill melakukan editing foto terlebih dahulu. Atau, justru Anda memiliki hobi yang satu ini? Jika iya, pastinya hobi Anda bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Kegiatan editing foto, saat ini sangat dibutuhkan oleh banyak pihak, mulai dari selebgram, perusahaan, bisnis online, dan sebagainya. Dengan proses editing, maka foto bisa menjadi lebih cantik dan bernilai estetika tinggi. Bagaimana cara menjalankan bisnis ini? Yuk, bahas bersama!

Kuasai Aplikasi Editing Foto

Untuk menjalankan usaha sampingan di rumah yang satu ini, Anda harus menguasai aplikasi editing foto. Minimal, Anda harus menguasai Photoshop. Pun, Anda harus mampu menerapkan efek khusus pada foto. Menghilangkan keriput, jerawat, sehingga tampilan foto wajah terlihat bersih. Bisa mengubah latar belakang foto, merapikan rambut, mengubah warna kelopak mata, dan sebagainya.

Jika Anda sudah menguasainya, tidak boleh berpuas diri. Selalu lakukan upgrade terhadap kemampuan editing Anda. Selalu ikuti tren yang tengah berkembang. Asah selalu kreativitas untuk menghasilkan foto yang banyak disukai orang lain. Jangan lupa juga tularkan ilmu Anda pada orang lain.

Tentukan Target Pasar serta Strateginya

Ada beberapa target utama dari bisnis ini, diantaranya calon pengantin, pesta, selebgram, lokasi wisata, dan sebagainya. Sedangkan pemasarannya bisa secara online melalui sosial media seperti Facebook, Instagram, dan sebagainya.

Selain itu, lakukan juga promosi secara khusus melalui website, masukkan semua pekerjaan yang sudah dilakukan supaya pengunjung website bisa melihat portfolio Anda. Manfaatkan juga Google Advertising untuk menarik lebih banyak pengguna jasa.

Baca Juga  Bisnis Modern di Desa Ini Menguntungkan Sekaligus Kekinian

Menentukan Harga yang Proporsional

Harga merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan. Jangan sampai menentukan dengan perincian yang kurang jelas. Bisnis ini mempunyai standarisasi harga yang dapat Anda jadikan sebagai rujukan untuk memberi harga. Masuklah komunitas dan lihat referensi harga dari orang lain.

Anda juga perlu menginformasikan rincian harga yang dibebankan untuk pelanggan. Mulai dari penyelesaian editing foto, kerumitan, jumlah foto, dan sebagainya.

Bisa Juga Menjual Secara Online

Salah satu media yang sangat direkomendasikan bagi para editor foto adalah platform freelance. Beberapa platform yang dapat digunakan diantaranya:

  • Shutterstock.com
  • Fotolia.com
  • Dreamstime.com
  • iStockphoto.com
  • Bigstockphoto.com
  • FreeDigitalPhotos.net
  1. Menjual Souvenir Pernikahan

Pernikahan adalah momen yang sakral. Kemeriahannya sangat didambakan untuk setiap pasangan. Pada momen pernikahan, salah satu yang paling banyak dicari adalah souvenir untuk diberikan pada tamu. Souvenir harus lah dibuat sedemikian rupa agar layak menjadi cenderamata bagi para tamu. Souvenir juga menjadi ungkapan terimakasih untuk para tamu yang berkenan memberikan restu.

Karena sangat penting, souvenir merupakan bisnis yang menguntungkan. Kebutuhan souvenir yang tinggi membuat banyak orang terjun pada bisnis ini. Prospek bisnis ini sangat menguntungkan karena seseorang akan memesan dalam jumlah yang banyak sekaligus. Jika diibaratkan, pelaku usaha souvenir tidak kalah saing dengan usaha grosir.

Jenis Souvenir Pernikahan

Untuk menjalankan bisnis ini, tentu saja Anda tidak boleh memberikan satu pilihan suvenir saja. Beberapa yang dapat Anda jual diantaranya Gantungan pakaian, tanaman dengan bungkus karung goni, handuk dengan bentuk unik, tote bag, candy jar, talenan hias, lilin aromaterapi, gantungan kunci, kopi dan kremer, dan sebagainya.

Tentunya, Anda harus selalu update terhadap trend souvenir terbaru dan banyak diminati masyarakat. Jika Anda melakukan bisnis ini sebagai sampingan, maka sebaiknya, souvenir tidak dibuat sendiri. Melainkan kerja sama dengan pihak lain yang membuka jasa pembuatan pernak-pernik unik.

Anda juga bisa melakukan model semi produksi. Artinya, souvenir bukan lah buatan Anda, tetapi kemudian dikemas secara lebih menarik sehingga meningkatkan nilai jual.

Modal

Bisnis souvenir ini juga tidak membutuhkan modal yang terlalu besar. Mulai dari 8 juta rupiah saja, Anda sudah bisa melakukan bisnis dengan untung yang cukup menggiurkan. Alokasi 5 juta rupiah untuk membeli pernak-pernik, 1,5 juta untuk membuat kemasan yang menarik, dan 1 juta lagi untuk lain-lain, sedangkan 500 ribu rupiah untuk biaya promosi.

Keuntungan

5 juta rupiah bisa dialokasikan untuk membeli 1000 souvenir. Baik untuk gantungan kunci, gelas kecil, dan sebagainya. Kemudian, setelah dikemas dengan biaya 1,5 juta, harga jualnya bisa dinaikkan menjadi 10 ribu rupiah. Sehingga, omzetnya menjadi 10 juta rupiah. Keuntungan yang diperoleh sebesar 10 juta rupiah dikurangi 6,5 juta, hasilnya adalah 4,5 juta rupiah.

Cara Promosi

Mempromosikan bisnis suvenir, caranya cukup mudah. Selain dengan cara offline seperti menyebarkan brosur, promosi juga bisa dilakukan secara online. Baik melalui media sosial, digital advertising, membuat logo dan branding, dan sebagainya.

Pastikan Anda selalu melakukan bisnis dengan tepat waktu, menjaga hubungan yang baik, meminimalisir kecacatan produk, dan juga memberikan bonus untuk pembelian dalam jumlah besar.

Demikian pembahasan mengenai usaha sampingan di rumah beserta analisanya. Kunci dari bisnis sampingan adalah melakukannya secara telaten dan konsisten. Jika dilakukan dengan serius, maka bukan tidak mungkin penghasilan dari bisnis sampingan lebih besar dari gaji sebagai karyawan. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here