Ternak Ayam BK Bagi Pemula? Ikuti Cara Ini

0
508
ternak ayam BK

Ternak ayam BK (Bangkok) bisa menjadi pilihan bisnis yang menggiurkan. Jika ditanya mengapa harus ayam Bangkok? Hal ini dikarenakan ayam jenis ini sangat digemari dan bentuknya yang berotot serta kuat sehingga banyak dicari oleh orang-orang yang suka koleksi ayam. Bagi sebagian orang, ayam bangkok ini juga bisa dijadikan sebagai ayam aduan.

Sekilas Tentang Ternak Ayam BK

Bagi para penggemar ayam aduan, nama ayam Bangkok tentunya sangat populer di hampir seluruh wilayah tanah air. Sesuai dengan julukan dan namanya “Bangkok”, ini adalah ayam asli Thailand yang jelas telah diberi label dan diakui sebagai ayam berkualitas untuk ayam aduan.

Menurut penelitian sejarah, ayam Bangkok ini benar-benar berasal dari Negara Thailand dimana warganya sudah berhasil menemukan ayam aduan atau ayam jago yang mereka beri nama King’s Chicken. Ayam-ayam ini sebenarnya memiliki pukulan yang sangat mematikan dan gerakan yang cepat, serta juga sangat cerdas bahkan saat bertarung.

Di China daratan, ayam ini lebih dikenal dengan nama leung hang zhao. Pasalnya, daerah di China sangat populer untuk aduan ayam atau sabung ayam. Penduduk setempat mencari ayam kualitas terbaik untuk disilangkan dengan ayam Bangkok.

Baca Juga  Bagaimana Memanfaatkan Potensi Desa Sebagai Peluang Usaha Desa

Sedangkan penyebaran ayam Bangkok di Indonesia sendiri berasal dari kota Tuban. Meski sejarah lokasinya belum begitu jelas, selama ini ayam bangkok sudah banyak dikenal di kalangan penduduk Indonesia, khususnya pecinta sabung ayam.

Ayam bangkok sendiri dapat dibagi menjadi 7 kelompok berdasarkan warna bulunya yaitu:

  • Putih: yang memiliki warna dasar putih.
  • Wiring: yang memiliki warna dasar hitam yang khas bersama dengan ekor kuning dan bulu burung yang rawis.
  • Wangkas: Ini sejenis dengan rawisnya atau merah-kuning.
  • Jali: Dicirikan dengan warna dasar blirik yang sebenarnya merupakan perpaduan dari berbagai warna seperti putih, merah dan hitam.
  • Klawu: Jenis ayam ini mempunyai warna dasar keabu-abuan.
  • Blorok: Jenis yang bulunya bercak-bercak pada kelompok warna berbeda seperti putih, merah dan hitam.
  • Jragem: Memiliki warna dasar hitam.

Cara Ternak Ayam BK

Berbeda dengan cara beternak ayam petelur, ternak ayam BK jarang dilakukan di Indonesia. Padahal, ayam jenis ini sangat digemari oleh para pecinta ayam. Karena sebagian besar masyarakat percaya bahwa beternak ayam jenis ini akan kurang menguntungkan, berbeda dengan ayam petelur atau broiler, yang permintaannya di pasaran sangat tinggi.

Sementara dengan ayam Bangkok masih banyak yang belum paham akan manfaat beternak ayam jenis ini. Padahal, peternakan ayam Bangkok tidak boleh dianggap remeh karena ternak ayam BK juga bisa sangat menguntungkan. Ayam jenis ini tentunya lebih gagah dan kekar jika dibandingkan dengan jenis ayam lainnya.

Baca Juga  Peluang Usaha Tanpa Modal di Desa yang Bisa Menarik Anda Jalankan

Biasanya ayam Bangkok akan dijadikan koleksi atau sebagai jagon untuk ayam petarung. Jika Anda ingin menghasilkan ternak ayam Bangkok dengan kualitas terbaik, Anda harus serius dalam ternak ayam jenis ini. Berikut beberapa cara ternak ayam BK yang bisa Anda ikuti:

  1. Pemilihan Indukan

Untuk bisa sukses beternak ayam bangkok ini, Anda harus benar-benar memilih indukan yang berkualitas. Biasanya beberapa penjual ayam bangkok yang banyak laris di pasaran juga menyuplai ayam bangkok dengan kualitas bagus. Pilih indukan ayam yang pasti aktif, gesit dan sehat.

  1. Pemilihan Kandang

Secara keseluruhan, ada 3 jenis atau tipe kandang yang biasa digunakan peternak ayam Bangkok. Yaitu kandang umbaran satuan, kandang postal dan juga kandang tidur. Apapun jenis kandang yang ingin Anda gunakan, jangan lupa untuk meletakkan tempat pakan dan juga tempat air untuk minum.

Selalu jaga kebersihan dan kelembabannya agar ayam Bangkok bebas dari penyakit. Unsur penting lainnya seperti sanitasi, pengaturan sirkulasi udara dan pemilihan bahan atap menjadi hal yang penting penting sebagai langkah menjaga kesehatan ayam Bangkok.

  1. Pemberian Pakan dan Perawatan Bibit

Setelah ayam betina bertelur, kandang ayam lain harus disiapkan untuk meletakkan telur. Setelah telur menetas, pisahkan bibit ayam Bangkok dari induknya. Beberapa peternak percaya bahwa anak ayam usia antara 1 dan 2 hari seharusnya hanya menerima air yang cukup.

Baca Juga  3 Peluang Usaha Ternak Di Desa Yang Menjanjikan

Sebab, kebutuhan nutrisi anak ayam tetap dapat dipenuhi dari kuning telur yang masih menempel pada bulunya. Namun setelah usia ini, pakan dapat diberikan dalam jumlah yang sesuai.

  1. Berikan Suplemen Tambahan

Anak ayam Bangkok dapat diberi makan berbagai komposisi pakan berupa perbandingan 1: 5 susu bubuk untuk bayi dan pur ayam, untuk anakan ayam Bangkok yang berumur 1 sampai 4 bulan untuk proses pembentukan tulang, otot, bulu, dan bagian tubuh lainnya.

  1. Perawatan Intensif Anakan Ayam Bangkok

Cara ternak ayam BK saat merawat anakan mulai dari umur 6 bulan atau sampai sudah berkembang bulu rawis dan leher baru sudah mulai tumbuh, sebaiknya dipelihara dalam kandang saja.

Hal ini biasanya dilakukan untuk menghindari ayam kehilangan tenaga karena terlalu banyak bergerak. Energi yang seharusnya digunakan untuk tumbuh dan berkembang akan segera hilang jika anak ayam terlalu banyak bergerak. Jadi jika Anda ingin membiarkan mereka bermain, beri mereka waktu sekitar 30 menit sehari sekalian untuk berjemur.

Seperti itulah cara ternak ayam BK yang bisa Anda ikuti untuk menghasilkan ayam bangkok berkualitas. Dengan begitu harga jual ayam Bangkok yang Anda ternakkan juga akan semakin tinggi, apabila kualitasnya juga bagus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here