Ternak Ayam Bangkok Dengan Mudah Untuk Pemula

0
421
ternak ayam bangkok

Ayam bangkok memiliki harga yang cukup tinggi dibanding dengan ayam jenis lainnya. Biasanya ayam ini banyak digunakan untuk upacara adat, binatang yang cukup eksotik dengan tubuh besar dan warna yang unik, ayam aduan, dan juga untuk kebutuhan restoran. Karena itulah ternak ayam bangkok relatif sangat menguntungkan.

Usaha budidaya ayam bangkok masih belum banyak dilakukan. Padahal jenis ayam ini semakin hari semakin banyak peminatnya. Ternak ayam yang memiliki telur berkhasiat ini, dalam skala kecil juga pastinya akan sangat menguntungkan.

Berikut ini beberapa cara untuk memulai ternak ayam skala rumah tangga dan bisa sangat menguntungkan.

Pilih Indukan yang Berkualitas

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pertama yang harus dilakukan adalah memilih indukan yang berkualitas. Pemilihan indukan ini menjadi kunci pertama untuk mendapatkan telur yang baik, sehingga akan memiliki peluang menetas yang besar. Faktor genetik memang sangat berkaitan erat dengan hasil anakan yang akan didapatkan.

Indukan ayam bangkok yang berkualitas bisa dilihat dari bentuknya yang besar, aktif, dan sehat. Jika memungkinkan, pemilihan indukan bisa dilakukan dengan mencari ayam juara. Maksudnya adalah ayam yang pernah mengikuti sabung ayam dan memenangkan pertandingan tersebut.

Baca Juga  Cara Ternak Love Bird Paling Mudah Untuk Pemula

Membuat Kandang yang Tepat

Sebelum membuat kandang beberapa faktor yang sangat berpengaruh dalam kesuksesan ternak ayam bangkok ini. Pertama adalah lokasinya harus terpisah dari peliharaan ayam jenis lainnya, minimal dengan jarak 5 meter.

Kontur tanah yang digunakan untuk kandang ini harus datar. Usahakan sekelilingnya terdapat pohon yang bisa memberikan sirkulasi udara yang baik dan intensitas sinar matahari yang cukup. Jika memang tidak ada pohon, Anda bisa membuat alternatif lainnya seperti jaring-jaring hitam.

Namun, kandang tetap harus bisa mendapatkan sinar matahari pagi. Karena pancaran sinar pada pagi hari bisa membuat ayam lebih aktif dan sehat.

Usahakan ada saluran pembuangan air yang mencegah terjadinya genangan saat hujan. Selain itu, adanya saluran ini akan meminimalisir nyamuk yang akan mengganggu ayam.

Jika memungkinkan ada rerumputan yang berada di sekitar kandang. Rumput ini biasanya dimakan oleh ayam sebagai pengganti serat. Lokasi kandang harus dibatasi dengan pagar untuk menjaga ayam agar tidak keluar dari area kandang.

Untuk kandang ayam bangkok ini ada tiga jenis yang biasa digunakan. Berikut beberapa jenis kandang yang harus Anda buat:

  1. Kandang Umbaran Satuan

Kandang ini dibuat dari kayu dengan lebar 1 meter, tinggi 2,5 meter, dan panjang 1,5 meter. Alasnya berupa tanah yang dicampur pasir. Anda juga bisa meletakkan tenggeran di area kandang, sehingga ayam bisa bermain.

  1. Kandang Postal

Kandang ini digunakan untuk anakan yang baru menetas. Ukurannya adalah 1 x 1 x 1,8 m, yang dapat menampung hingga 15 ayam anakan.

Baca Juga  Peluang Usaha Distribusi, Cara Jitu Menjadi Orang Kaya Baru

Dindingnya dibuat dari kawat dan di dalamnya diberi pemanas dari lampu. Alas kandang dibuat dari sekam padi, dan biasanya harus diganti dalam tiga hari.

  1. Kandang Tidur

Kandang ini khusus untuk ayam tidur di malam hari. Biasanya dibuat berbentuk panggung dengan ketinggian 1,5 meter dari tanah.

Itulah ketiga kandang yang harus dipersiapkan untuk indukan, anakan, dan ayam remaja dalam satu lokasi. Anda harus bisa menjaga sanitasi, kebersihan, dan beberapa hal lainnya agar ayam tetap sehat.

Pakan dan Perawatan Setelah Menetas

Ketika ayam betina sudah mulai bertelur, Anda harus menyiapkan kandang agar ayam bisa mengerami telur tanpa gangguan ayam lain. Setelah telur menetas, pisahkan anakan dari indukan di kandang yang sudah disediakan.

Untuk urusan pakan, anakan ayam diberi makan setelah dua hari menetas. Karena kebutuhan pakan anak ayam setelah menetas bisa dipenuhi dari sisa-sisa makanan telur yang tertempel pada bulu. Setelah dua hari, baru bisa diberikan pur secukupnya.

Pemberian Suplemen Tambahan

Suplemen tambahan untuk anak ayam ini digunakan susu bubuk bayi dengan perbandingan 1 : 5 dengan pur. Suplemen ini akan merangsang pembentukan bulu, oto, dan tulang ayam. Anda bisa memberikannya pada usia 1 bulan hingga 4 bulan.

Baca Juga  Proposal Usaha Toko Pertanian Untuk Mengajukan Dana

Pencabutan Bulu Bibit Ayam Bangkok

Pencabutan bulu ini akan menambah nafsu makan anakan ayam. Selain itu, banyaknya bulu akan menyerap porsi makanan si ayam. Untuk itu pencabutan bulu dilakukan saat usia sudah mencapai 3 minggu.

Bagian bulu yang dicabut adalah pada ekor dan sayap. Selain itu, pada usia 2 bulan, bulu di bagian leher dan punggung juga harus dicabut.

Perawatan Anakan

Perawatan anakan ayam hingga 6 bulan bisa dilakukan di dalam kandang saja. Dengan tidak membiarkan ayam bermain akan mengurangi hilangnya energi yang digunakan untuk pertumbuhan. Sehingga ayam akan tumbuh lebih maksimal.

Itulah cara ternak ayam bangkok yang bisa dilakukan oleh para pemula. Faktor kebersihan kandang, sanitasi, pakan, dan suplemen menjadi kunci budidaya ayam bangkok ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here