Strategi Pengembangan UMKM Untuk Memperoleh Omzet Yang Lebih Besar

0
83
Strategi Pengembangan UMKM

Strategi Pengembangan UMKM – Pemerintah Indonesia memang sedang berusaha mengembangkan UMKM secara besar-besaran. Hal ini dikarenakan, UMKM memiliki peran yang krusial untuk perekonomian nasional. Bahkan, menurut data, UMKM adalah kelompok usaha yang paling besar yang berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi hingga 60%.

Dengan begitu, strategi pengembangan UMKM harus diterapkan dengan baik. Sehingga, bisnis UMKM bisa lebih kuat untuk menghadapi serangan krisis global. Terlebih, saat ini, UMKM juga bersaing dengan perusahaan besar dari negara yang lain.

Ada beberapa strategi pengembangan UMKM yang harus dimiliki oleh para pengusaha, diantaranya:

  1. Produk (Product)

Hal yang pertama harus diperhatikan dalam penerapan strategi pengembangan UMKM adalah produk. Sebab, produk adalah hal yang paling penting dalam melakukan bisnis. Produk yang dijual sudah semestinya dapat memenuhi kebutuhan konsumen.

Sehingga, Anda perlu melakukan riset sebelum meluncurkan produk. Riset yang mesti dilakukan adalah melihat selera pasar, tren pasar, serta seberapa besar peluang pasar yang dibidik. Kualitas produk juga harus dapat bersaing dengan produk lain. Atau, jika bisa harus mampu sejajar dengan standar produk pada pasar global.

  1. Harga (Price)

Dalam menentukan harga jual, maka Anda perlu lebih teliti, terutama dalam penghitungan semua biaya yang dikeluarkan ketika proses produksi berlangsung. Terdapat 3 cara untuk menetapkan harga yang bisa dilakukan, diantaranya:

  • Menghitung biaya produksi yang ditambah keuntungan sebesar 30%.
  • Menentukan harga berdasar pada kompetitor, sehingga, lakukan riset agar bisa menentukan harga di bawah kompetitor.
  • Menentukan harga berdasar pada permintaan. Sehingga, yang menentukan harga adalah konsumen yang ditimbang dari kualitas produk.
  1. Promosi (Promotion)

Promosi merupakan salah satu langkah yang berusaha untuk mengenalkan produk pada calon konsumen. Terlebih, apabila produk Anda tergolong baru, maka melakukan promosi adalah hal yang sangat penting. Supaya promosi lebih tepat sasaran, sebaiknya lakukan riset. Termasuk pada siapa produk akan dijual.

Baca Juga  Strategi Marketing Mencuri Hati Konsumen

Jika sudah, Anda juga perlu mencari tahu melalui media apa promosi akan dilakukan. Apakah secara offline atau online. Jika secara online, platform apa yang akan dijajaki? Lakukan pertimbangan secara matang agar Anda mampu membidik pasar secara tepat.

  1. Tempat (Place)

Supaya penjualan dapat lebih maksimal, pelaku usaha UMKM harus menentukan tempat yang mudah diakses oleh konsumen. Caranya, dengan memilih lokasi yang strategis. Apa saja kriteria lokasi strategis untuk berjualan? Berikut ulasannya!

  • Menyesuaikan dengan target pasar. Apabila Anda menyasar pekerja, maka sebaiknya menentukan tempat usaha yang dekat dengan area perkantoran.
  • Lokasi yang lebih mudah untuk diakses oleh banyak orang yakni yang dekat dengan pusat keramaian.
  • Mudah dijangkau oleh transportasi.
  1. SDM (People)

Hal yang terakhir harus diperhatikan dalam menerapkan strategi pengembangan UMKM adalah SDM atau sumber daya manusia. SDM yang Anda pilih sudah selayaknya orang-orang profesional yang bisa menghasilkan produk terbaik. Anda tidak perlu merasa ragu untuk melakukan seleksi pada calon pekerja.

Sebaiknya, Anda hindari referensi yang berasal dari saudara dan kenalan meski skill orang tersebut belum mumpuni.

Strategi Pengembangan UMKM yang Lebih Kreatif Agar dapat Meraih Peluang pasar yang Baik

Untuk bisa mendapatkan peluang pasar yang baik, suatu bisnis UMKM harus melakukan beberapa strategi. Diantaranya:

  1. Membentuk Kelompok Usaha

Ketimbang melakukan usaha secara individu, Anda lebih baik membentuk suatu kelompok usaha. Sebab, usaha individu bisa membuat akumulasi modal menjadi lambat. Sedangkan usaha berkelompok akan membuat pengusaha kecil memiliki kekuatan dalam mengendalikan distribusi.

Baca Juga  Pentingnya UMKM Desa Untuk Ekonomi Nasional | Tips Sukses

Pembentukan organisasi juga bisa membuat usaha rumahan tersebut bisa mendapatkan akses modal pada lembaga keuangan dengan mudah. Selain itu, bisa juga membangun skala usaha dengan lebih besar serta menguntungkan. Kelompok usaha dapat memudahkan jalinan kemitraan dengan pihak yang lain. Sehingga, pemberdayaan masyarakat lebih mudah tercapai.

  1. Mengajukan Permohonan Bantuan

Strategi mengembangakn UMKM yang selanjutnya adalah dengan mengajukan bantuan baik dari logistik, dana , dan sebagainya pada lembaga keuangan hingga pemerintah. Hal ini dikarenakan produktivitas usaha tidak bisa menjamin kesuksesan bisnis secara maksimal apabila tidak diimbangi angka penjualan yang meningkat. Penjualan yang tinggi juga akan memberikan keuntungan kecil karena biaya distribusi yang tinggi.

Transportasi dan prasarana yang baik bisa melancarkan proses distribusi barang mentah serta menjualnya ke pasar. Penyaluran yang cepat akan membuka peluang adanya konsumen dalam jumlah yang besar.

  1. Mengembangkan Sumber Daya Manusia

SDM merupakan salah satu faktor yang paling penting dalam strategi pengembangan UMKM. Terlebih saat ini, produk harus bersaing dengan produk impor. Sehingga, Anda harus mengelola manajemen usaha dengan baik. Pengelolaan usaha yang kecil biasanya masih disatukan dengan keuangan pribadi. Keuntungan serta uang yang masuk dna keluar pun sulit untuk dilacak keberadaannya.

SDM bisa ditingkatkan dengan melakukan seminar, pelatihan, pendidikan, kerja sana usaha, serta lokakarya. Selanjutnya, bisa dilakukan pendampingan dari instansi tersebut.

  1. Memanfaatkan Media Sosial

Pada era digital saat ini, peran media sosial sangat besar dalam memasarkan produk UMKM. Dnegan menggunakan media sosial, maka Anda dapat mempromosikan produk dengan biaya yang sesuai budget tetapi lebih tepat sasaran.

Promosi melalui media sosial juga bisa lebih menjangkau masyarakat luas. Bahkan, ada kemungkinan produk untuk bisa meraih pasar luar kota, luar pulau, hingga luar negeri. Yang pasti, Anda harus membuat konten yang menari, mulai dari gambar, video, hingga artikel berkualitas. Pastikan produk yang disajikan telah digamblangkan detailnya.

  1. Selalu Melakukan Inovasi

Kesuksesan usaha tidak hanya didapatkan saja, melainkan juga harus dipertahankan. Sebab, pada saat menjalankannya, akan muncul banyak kendala baik dari dalam dan juga luar organisasi. Mulai dari bertambahnya pesaing, hingga munculnya produk baru yang lebih inovatif.

Baca Juga  10 Strategi Pemasaran UMKM Yang Bisa Kamu Terapkan

Untuk itu, Anda harus selalu melakukan inovasi baru agar pelanggan Anda tetap loyal. Selain mempertahankan rasa atau kualitas produk, Anda juga harus membuat varian yang baru. Semisal, saat Anda menciptakan produk telur asin, maka Anda bisa menambahkan rasa seperti barbeque, balado, jagung manis, dan sebagainya.

Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan pelanggan baru dari segmen pasar yang berbeda.

  1. Mengenali Kompetitor

Strategi selanjutnya adalah dengan mengenali kompetitor bisnis Anda. Sebab, di pasaran, Anda akan dihadapkan dengan ribuan produk yang sama. Cari tahu kekurangan dan kelebihan produk lain. Baru kemudian bandingkan dengan produk Anda.

Anda juga perlu mengenali bisnis orang lain untuk memberikan improvisasi agar produk terlihat berbeda. Sebab, kompetisi adalah hal yang biasa ketika menjalani suatu bisnis. Dengan membuat produk Anda lebih unik, maka produk Anda akan terlihat lebih menonjol.

Menerapkan strategi adalah salah satu langkah mencapai kesuksesan usaha, termasuk usaha dalam skala yang kecil dan menengah sekalipun. Untuk itu, Anda harus mengetahui kita yang tepat untuk menghadapi persaingan dalam dunia bisnis. Kuatkan mental dan selalu bersemangat menghadapi tantangan. Maka, bukan tidak mungkin UMKM Anda bisa berkembang menjadi bisnis dalam skala yang lebih besar lagi. Semoga bermanfaat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here