Sensasi Tinggal di Wisata Omah Kayu

0
807
Sensasi Tinggal di Wisata Omah Kayu
Sensasi Tinggal di Wisata Omah Kayu

Kota Batu di Kabupaten Malang Jawa Timur, dalam satu dekade terakhir melejit dan terkenal sebagai kota wisata. Letak wilayahnya yang berada di dataran tinggi menjadikan kota Batu memiliki pemandangan yang apik disertai udara yang segar dan sejuk, apalagi ditambah dengan theme park yang menjamur di kota Batu, mulai dari Jawa Timur Park 1 dan 2, Batu Night Spectacular, dan Museum Angkut dan masih banyak yang lainnya. Jika anda bosan dengan wisata yang seperti itu, ada destinasi wisata lokal yang unik dan sensasional. Anda dapat menikmati pemandangan indah sambil menginap di hotel “Omah Kayu” yang menempel di atas pohon.

Menikmati keindahan alam bebas banyak cara, salah satunya dengan berwisata di rumah pohon yang banyak ditemui di wisata Omah Kayu, sambil “leyeh-leyeh” menikmati keindahan alam. Bahkan, pengunjung yang hobi dengan olahraga ekstrim bisa mencoba olahraga paralayang yang lokasinya tidak berjauhan dari tempat Omah Kayu.

Paralayang Batu Malang
Paralayang Batu Malang

Melihat pegunungan yang ditumbuhi oleh pohon pinus, ditambah suasana yang sejuk dan indah bisa menjadi pengalaman yang cukup seru dan menantang, Karena semua itu dapat dilihat dari atas bukit sambil menginap di atas pohon. Pada malam hari, gemerlap suasana kota Batu dan sekitarnya dapat dinikmati dengan mata telanjang.

Baca Juga  Mengenal Desa Bengkala di Bali

View alam bebas 1.000 meter di atas permukaan laut itu terdapat di kota Batu Malang Jawa Timur. Lokasinya berada di sekitar wisata olahraga paralayang, tepatnya di Gunung Banyak, dekat Kota Batu Malang. Dari Kota Malang menuju lokasi, jaraknya sekitar 25 km. Dalam waktu sekitar 35 menit, Anda dapat mencapai lokasi dengan kendaraan roda empat atau roda dua. Jika Anda masuk dari arah Surabaya melewati jalur pegunungan Batu yang berkelok-kelok, maka Anda dapat langsung menuju ke lokasi sebelum melewati alun-alun kota Batu.

Harga tiket masuk ke wisata Omah Kayu sangat murah, yakni hanya Rp 5.000 saja, namun apabila ingin mencoba merasakan sensasi menginap di hotel rumah kayu, perlu merogoh kocek senilai Rp 300 ribu untuk hari-hari biasa, dan Rp 450 ribu untuk liburan dan akhir pekan. Dengan berbagai macam fasilitas seperti sarapan pagi dan mandi air hangat. Selain itu para tamu juga disediakan dua buah bibit pohon yang akan ditanam sebelum meninggalkan rumah kayu tersebut. Hal ini sebagai bagian dari pelestarian lingkungan di kawasan wisata Omah Kayu.

Baca Juga  Membangun Usaha di Usia Tidak Muda, Kenapa Tidak?

Bagaimana, selain menyenangkan, liburan anda bisa bermanfaat juga bukan?

Tips : Merintis Pendirian Desa Wisata

Baca juga : Potensi BUMDesa Kelola Wisata Alam
Pendamping Desa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here