Sekarang Sapi dan Padi Bisa di-Asuransikan

0
1525

Berdesa.com – Nasib apes para petani karena panen padi yang gagal kini bisa diantisipasi. Tanaman padi yang digarap para petani bisa diasuransikan. Sehingga, ketika kegagalan panen terjadi para petani tetap bisa mendapatkan modal untuk menanam lagi. Juga bagi peternak sapi, tak perlu lagi ada cerita pilu karena sapi mati. Sapi, kini bisa masuk asuransi.

Produk asuransi sapi dan padi ini diluncurkan PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) alias Jasindo yakni BUMN yang bergerak dibidang asuransi. Produk asuntuk padi namanya Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS). Kedua program ini sudah siap diakses para petani dan peternak saat ini.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Yuko Gunawan kepada Kompas.com menyatakan, dua produk ini lahir untuk mendukung program ketahanan pangan. Karena petani dan peternak ada dua ujung tombak ketahanan pangan nasional. Program ini diyakini bisa membuat para petani dan peternak tetap bisa menjalankan produktivitas mereka tanpa perlu kawatir lagi.

Yuko Gunawan menyatakan, dengan program ini para petani tak perlu lagi kawatir ketika panen gagal. Hantu gagal panen adalah ancaman yang selalu dihadapi petani karena pertanian sangat berkaitan dengan faktor alam sehingga sulit diprediksi hasilnya. Selama ini ketika panen gagal, petani tidak memiliki apapun yang tersisa dari hasil pertaniannya itu. Maka dengan diasuransikan para petani tetap akan memiliki minimal modal untuk melakukan penanaman kembali sehingga produktivitas pertaniannya terus terjaga.

Demikian pula peternak sapi. Selama ini para peternak menghadapi resiko kerugian besar jika ternaknya mati karena sesuatu yang tak terduga. Selama ini berbagai cara peternak untuk menjaga ternaknya sehat dan gemuk selalu dilakukan. Tetapi sebagai mahkluk hidup tubuh hewan ternak seperti sapi memiliki banyak faktor yang bisa menciptakan kematian pada mereka. Mulai dari penyakit yang sulit dicegah atau kematian disebabkan hal lain. Kini, paternak tak perlu kawatir lagi ketika harus kehilangan ternaknya. Soalnya, asuransi akan mengembalikan sebagian modal awalnya agar peternak bisa tetap mendapatkan kesempatan beternak lagi.

Program yang diluncurkan sejak 2015 ini kini terus mengembangkan sayapnya. Per Juli 2017, Jasindo telah mencatat asuransi padi dengan bidang tanah seluas 400 ribu hektar sawah petani di seluruh Indonesia. Sedangkan asuransi ternak sapi telah mencatat 45 ribu ekor sapi yang kini terlindungi asuransi. Jadi, siapa bilang asuransi hanya dibutuhkan manusia, kini sapi dan padi juga bisa diasuransikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here