Bahas Tuntas Program Desa Siaga dan Upaya Mengembangkannya

0
217
program desa siaga

Apakah desamu tergolong sebagai desa siaga? Jika iya, tentunya kamu harus mengenal apa saja program desa siaga. Sehingga, kamu bisa ikut serta mendorong kemajuan desa. Nah, agar pengertian tentang desa siaga dan program-programnya tidak bias, yuk, simak ulasannya di bawah ini!

Apa Sih Desa Siaga Itu?

Arti desa siaga merupakan desa dimana setiap penduduk sudah siap mengatasi berbagai masalah desanya sendiri. Siap dalam hal ini adalah dalam sumber daya, kemampuan, dan kemauan. Masalah yang dimaksud adalah dalah hal kesehatan, kegawatdaruratan, bencana, serta kesehatan secara mandiri.

Program desa siaga diadakan dengan tujuan agar masyarakat desa lebih sehat, peduli, serta tanggap pada masalah kesehatan yang ada di wilayahnya sendiri.

Lalu bagaimana cara mewujudkannya? Nah, program desa siaga harus mampu meningkatkan pengetahuan, kewaspadaan, dan juga kesehatan lingkungan desa. Intinya, desa siaga ini harus mandiri dalam hal kesehatan, menanggulangi wabah, serta bencana.

Baca Juga  Presiden: Dana Desa Harus Ciptakan Lapangan Kerja Besar-besaran

Lalu, Bagaimana Ciri dari Desa Siaga?

Setelah menyimak pengertian desa siaga, kamu harus tahu juga ciri-cirinya. Berikut adalah beberapa ciri desa siaga yang perlu kamu tahu :

  1. Mempunyai pos kesehatan desa, fungsinya untuk memberi pelayanan dasar kesehatan. Dimana dalam satu pos, ada minimal 1 tenaga kesehatan serta sarana fisik bangunan. Dilengkapi juga dengan alat komunikasi baik ke masyarakat maupun ke puskesmas.
  2. Mempunyai sistem gawat darurat yang berbasis pada masyarakat.
  3. Mempunyai sistem pembiayaan kesehatan yang sifatnya mandiri.
  4. Masyarakat sudah mempunyai perilaku hidup sehat dan bersih.

Apa Saja Program Desa Siaga yang Harus Dilakukan?

Program desa siaga yang paling utama adalah mampu memberdayakan masyarakat supaya mau hidup lebih sehat. Maka dari itu, pendekatan yang harus dilakukan adalah secara edukatif. Dimana pemerintah bersama tenaga kesehatan mendampingi dan memfasilitasi masyarakat untuk mau belajar memecahkan masalah kesehatan yang sedang dan akan dihadapinya.

Ada beberapa kegiatan dalam program desa siaga yang bisa dilakukan, diantaranya Posyandu, Pos Obat Desa, Polindes, Siap antar jaga, Dana Sehat, dan sebagainya. Nah, program ini lah yang nantinya akan menjadi embrio untuk mengembangkan Desa Siaga. Berbagai contoh program tersebut masuk dalam UKBM atau Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat.

Baca Juga  Menikmati Keunikan Desa Banjar Banyuwangi

Membahas Lebih Lanjut Poskesdes

Sebelumnya, sudah dibahas mengenai ciri-ciri dari Desa Siaga. Seperti yang tertera pada ulasan di atas, suatu Desa Siaga setidaknya harus mempunyai satu Poskesdes atau Pos Kesehatan Desa. Nah, agar lebih paham tentang Poskesdes ini, kamu bisa menyimak ulasan di bawah ini!

Kegiatan di Poskesdes

Di suatu Poskesdes, setidaknya, harus ada beberapa kegiatan berikut ini :

  1. Pengamatan epidemilogis pada penyakit, terlebih untuk penyakit yang menular, penyakit yang bisa menimbulkan KLB, serta berbagai faktor risikonya.
  2. Upaya menanggulangi penyakit.
  3. Penanggulangan terhadap bencana dan juga kegawat-daruratan dalam hal kesehatan.
  4. Berbagai pelayanan medis dasar yang sesuai dengan kompetensi.
  5. Kegiatan lain yang berhubungan dengan kesehatan seperti PHBS atau perilaku hidup bersih dan sehat, upaya meningkatkan keluarga sadar gizi, dan sebagainya.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh pemerintah desa bersama tenaga kesehatan untuk mewujudkan Program Desa Siaga, terutama Poskesdes ini. Beberapa diantaranya :

  1. Mengembangkan Polindes atau Pondok Bersalin Desa yang sudah ada di desa tersebut menjadi Poskesdes.
  2. Bisa juga dengan memanfaatkan bangunan yang telah ada misalnya Balai Desa, Balai RW, ataupun Balai Pertemuan Desa.
  3. Membuat bangunan baru dengan pendanaan yang berasal dari pemerintah baik pusat maupun daerah, dunia usaha, donatur, maupun swadaya masyarakat.
Baca Juga  900 Kasus Penyalahgunaan Dana Desa Masuk BPK

Pelaksanaan Kegiatan Program Desa Siaga

Pada sistem operasionalnya, pembentukan Desa Siaga dapat dilakukan melalui tahap kegiatan seperti :

  1. Memilih pengurus dan kader Desa Siaga yang dilakukan dengan musyawarah dan mufakat sesuai tata cara serta kriteria yang berlaku.
  2. Melakukan orientasi dan pelatihan kader Desa Siaga oleh Dinas Kesehatan Kabupaten atau Kota.
  3. Mengembangkan Poskesdes serta UKBM yang lain.
  4. Menyelenggarakan kegiatan dalam program Desa Siaga.
  5. Melakukan pembinaan dan peningkatan dengan mengembangkan jejaring serta kerja sama dengan pihak lain.

Tentunya, agar program Desa Siaga bisa berkembang dengan baik, maka diperlukan peran berbagai pihak. Baik dari pemerintah, puskesmas, tenaga kesehatan, hingga warga. Demikian, semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here