Pingin Bisa Mendirikan BUMDes dengan Mudah dan Efisien, Begini Caranya

0
6214

BERDESA.COM – Isu BUMDes terus berkumandang tetapi tetap saja tak membuat jumlah berdirinya BUMDesa sesuai harapan. Sebagian besar perangkat desa dan para pemuda desa tetap masih kebingungan mendirikan apalagi mengembangkan BUMDes-nya.

Keraguan bertambah besar karena bayangan menakutkan karena jika salah langkah bukan tak mungkin para pengurus BUMDes bakal berakhir di meja hijau. Padahal, pedoman melangkah mendirikan BUMDes saja masih sulit dipahami, apalagi mengembangkannya. Akibatnya, langkah pendirian BUMDes tak bisa lari kencang sesuai harapan.

Salahsatu faktor kesulitan yang dihadapi desa adalah karena selama ini perangkat desa bisa dikatakan hanya sibuk mengurus administrasi. Paket-paket pemberdayaan ekonomi yang datang ke desa biasanya sudah berupa paketan dari struktur birokrasi di atasnya. Celakanya, sebagian besar program itu kandas tak jelas hasilnya. Misalnya, Koperasi Unit Desa (KUD) yang di sebagian besar desa hanya menyisakan kenangan saja. Lalu apa yang harus dilakukan perangkat desa dan para pengurus BUMDesa yang ingin mendirikan dan mengembangkan BUMDes-nya?

Salahsatu cara efektif belajar hal yang baru adalah dengan belajar pada desa yang sudah lebih dahulu mendirikan BUMDes dan berhasil. Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta adalah salahsatu yang menjadi rujukan belajar ratusan desa di Indonesia.

Baca Juga  Cara Dana Desa Membangun Kesejahteraan Warga

Dalam sebulan, kantor desa Panggungharjo didatangi lebih dari 600 orang dari berbagai desa dan kalangan pemerintahan daerah yang ingin belajar mengelola BUMDes. Panggunglestari, nama BUMDes Panggungharjo memang gemilang mengembangkan usaha-usaha di bawah bendera BUMDes-nya mulai dari pengelolaan sampah hingga mengembangkan pertanian terpadu.

Desa Ponggok Klaten juga sumber inspirasi yang terus mendatangkan desa-desa lain untuk belajar. Desa yang sukses mengelola olam renang alami dengan berbagai keunikan ini berhasil membukukan Rp. 9 Miliar per tahun dari kolam nya renangnya, belum termasuk peningkatan pendapatan warga dari rumah makan dan usaha perikanan yang mereka kembangkan.

Masalahnya, belajar pada desa yang berhasil membutuhkan waktu, biaya dan tenaga yang tidak sedikit. Mengunjungi sebuah desa yang berhasil membangun BUMDes juga butuh waktu lama untuk menyerap berbagai langkah pintar yang mereka lakukan. Terakhir, potensi setiap desa itu berbeda sehingga belum tentu desa kita sama dengan potensi desa yang berhasil itu. Jadi, apa solusinya?

Di jaman internet seperti sekarang sebenarnya semua materi yang dibutuhkan di atas terangkum semuanya dalam sekeping VCD. Ya, Anda bakal memperoleh panduan lengkap mengenai bagaimana mendirikan dan mengelola BUMDes, lengkap dengan berbagai persoalan hingga bagaimana mengatasinya dalam sekeping VCD saja.

Baca Juga  Kepeloporan BUMDesa “Sejahtera” - Bagian 1

Dikembangkan PT Usaha Desa Sejahtera, VCD ini berisi tutorial alias materi pelatihan mendirikan dan mengembangkan desa dengan mengupas berbagai kebutuhan pendirian BUMDes secaar terperinci. Pematerinya Farid Hadi Jelivan, ahli BUMDes yang telah mendampingi ribuan desa di seluruh Indonesia. Farid adalah salahsatu orang yang turut andil dalam penyusunan UU Desa No. 6 Tahun 2014 dan brbagai ide pengembangan desa yang ditelurkannya telah banyak diadopsi dan berhasil.

Pembicara lainnya adalah Wahyudi Anggoro Hadi, Kepala Desa Panggungharjo, Sewon Bantul. Wahyudi adalahKepala Desa Terbaik se-Indonesia tahun 2015 yang gemilang membangun BUMDes-nya sehingga menjadi rujukan belajar bai desa-desa se-Indonesia.

VCD ini membahas satu persatu masalah mulai dari apa itu BUMDes dan mengapa dibutuhkan, contoh BUMDes yang berhasil,dasar hukum BUMDes, bagaimana tahapaan mendirikan, siapa yang bertanggungjawab, bagaimana memtaka potensi dan aset desa serta berbagai pengetahuan mengenai peraturan hukum BUMDes.

Sebagai bonus VCD juga berisi mengenai bagaimana menggelar musawarah desa untuk mendirikan BUMDes, pelembagaan BUMDes, jenis usaha BUMDes, lima langkah sukses membangun BUMDes hingga Permendesa No. 4/2015 tentang Pendirian, Pengurusan, Pengelolaan dan Pembubaran BUMDes.

Baca Juga  Wajah Asli Swalayan Desa Bernama Swadesa (Bagian 2-Terakhir)

Bukan itu saja, membeli VCD ini bakal mendapatkan bonus berupa contoh-contoh Surat Keputusan Kepala Desa tentang Tim Pembentukan BUMDesa, Berita Acara Musyawarah Desa dan berbagai kebutuhan administrasi lainnya. Anda tinggal menghubungi 089538150045 melalui SMS atau WA atau BBM D5D1C896. Setelah Anda transfer, VCD bakal terkirim pada Anda dan Anda tinggal menyimaknya, semuanya ada di VCD ini. Anda tak perlu membayar ongkos kirim jika sudah mentransfer Rp. 249 ribu karena biaya itu sudah terasuk dalam komponen harga. Jadi, kalau bisa dengan cara yang mudah dan murah, kenapa harus dipersulit? (aryadji/berdesa)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here