Pemetaan Aset, Potensi dan Peluang oleh Desa

0
583

Memetakan Aset Potensi dan Peluang yang dimiliki desa sangatlah penting dalam pendirian BUMDes. Anda harus memetakan solusi (solve), potensi desa (village potential), dan asset yang dimiliki desa. Sebagai solusi, BUMDes harus menjadi jawaban atas kebutuhan dan masalah desa seperti pengelolaan sampah, layanan air bersih, hingga pemanfaatan sarana dan aset pemerintah yang mangkrak dimana masyarakat desalah yang akanmenjadi pasar atau target layanannya.

Aset desa adalah kekayaan desa yang dapat digunakan untuk meraih peluang pasar. Dengan mengenal aset yang kita milikikita dapat menentukan cara yang paling tepat untuk menangkap peluang yang ada. Dalam aset terdapat potensi, kekuatan, bakat, energi sosial, passion, yang besar untuk menggapai kesejahteraan dan kemandirian desa. Boleh dikatakan hanya desa yang dapat mengelola asetnya sehigga bisa mencapai kemandirian.

Aset desa dapat dikelompokan dalam beberapa kategori, hal ini digunakan untuk mempermudah dalam pendataan. Berikut adalah kategori-kategorinya.

  1. Sumber Daya Alam
    meliputi antara lain tanah (lahan), mata air, sungai, pantai, laut, hutan, gunung, dll.
  2. Sumber Daya Manusia
    meliputi antara lain remaja, pemuda, dokter, penari, guru, ahli agama, ahli budaya, ahli IT, pemerhati lingkungan, dll.
  3. Modal Sosial
    meliputi antara lain kebiasaan tolong menolong, keikhlasan berswadaya, kepedulian sosial, masyarakat yang kritis, semangat belajar, kepedulian lingkungan hidup, toleransi antar umat beragama, ringan tangan, dll.
  4. Modak Fisik
    meliputi antara lain kantor Desa, gedung pertemuan Desa, sarana olahraga, sarana bermain anak-anak, jalan Desa, sarana air bersih (PAM Desa), sarana MCK keluarga, sarana ibadah, sarana pendidikan, sarana kesehatan, penampungan air hujan, resapan air hujan, sarana pengelolaan sampah, dll.
  5. Modal Uang
    meliputi antara lain Dana Desa, Alokasi Dana Desa, Pendapatan Asli Desa, iuran warga, dll.
Baca Juga  Kegiatan BUMDes yang Dapat Didanai Oleh Dana Desa 2018

Untuk menggerakkan kelima aset di atas, seringkali dilakukan proses membangun kesepakatan melalui musyawarah warga. Proses musyawarah warga ibaratnya sebagai proses negosiasi politik secara non formal dan informal (politic deliberative). Politik delebiratif sangat penting dalam mendukung tradisi berdesa, yakni menemukan cara yang baik yang diyakini oleh masyarakat untuk memutuskan sesuatu yang penting. Oleh karena itu lahir aset ke-6 dalam Desa yang disebut sebagai Modal Politik (political capital). Jadi itulah cara untuk memetakan aset potensi dan peluang yang dimiliki desa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here