3 Peluang Usaha Makanan Beserta Resep dan Analisa Usahanya Lengkap!

0
2919
Peluang Usaha Makanan Cireng

Salah satu jenis usaha yang paling banyak dimasuki adalah makanan. Bahkan, saat ini, banyak orang yang menjajal jenis bisnis ini, mulai dari artis, politisi, dan masih banyak lagi. Hal ini tentu saja ada hubungannya dengan prospek peluang usaha makanan yang sangat menggiurkan. Pasalnya, makanan adalah salah satu kebutuhan pokok bagi manusia.

Tentu saja Anda pernah mendengar tentang pengusaha makanan yang memiliki omzet harian hingga puluhan juta rupiah. Anda juga bisa mewujudkan hal ini. Asalkan, Anda harus selalu kreatif, inovatif, dan pantang menyerah. Selain itu, ada beberapa faktor lainnya yang memengaruhi kesuksesan peluang usaha makanan ini. Apa sajakah? Mari membahasnya lebih jauh!

Kunci Sukses Peluang Usaha Makanan

Untuk bisa sukses membuka peluang usaha makanan, maka Anda harus memperhatikan beberapa hal berikut ini!

  1. Perhatikan Kualitas Makanan

Pastikan makanan yang Anda jual memiliki rasa yang lezat dengan kualitas bahan terbaik. Selain itu, Anda juga perlu memerhatikan dari segi pengemasan dan pengolahan. Bahan yang dipakai pun harus higienis serta tidak mengandung bahan berbahaya dan bahan non-halal.

Cara pengolahannya juga perlu diperhatikan. Dimana harus sesuai dengan aturan seperti menggunakan mengganti minyak goreng setiap kali sudah berwarna keruh. Kemasan juga tidak kalah penting. Sebab, kemasan juga menjadi faktor utama yang akan menarik perhatian dari calon konsumen.

  1. Penuh Inovasi

Pebisnis makanan juga harus memiliki inovasi yang tinggi. Anda harus menciptakan jenis makanan yang sedikit berbeda. Sehingga, produk Anda pun akan mudah dibedakan serta dicari oleh konsumen. Inovasi di sini juga bukan hanya pada produk semata. Melainkan juga dengan cara pemasarannya.

Anda bisa menggunakan berbagai trik marketing seperti menawarkan harga promo, diskon, dan sebagainya. Pelajari juga digital marketing untuk semakin memperluas pasar di dunia online.

  1. Menciptakan Relationship dengan Pelanggan

Agar pelanggan tidak kabur ke tempat lain, Anda perlu menjadi penjual yang baik. Caranya dengan menciptakan kesan mendalam terhadap pelanggan. Pastikan juga Anda banyak menyapa dan tersenyum sehingga konsumen akan menjadi betah dan tidak segan untuk kembali lagi.

Manfaatkan juga media sosial untuk membuat branding. Hubungan baik dengan pelanggan juga akan menjadi media marketing gratis. Dimana pelanggan akan merekomendasikan makanan Anda pada orang lain. Sehingga, bisa meningkatkan penjualan.

  1. Menggunakan Strategi Penjualan yang Sesuai dengan Segmen Pasar

Dengan menetapkan strategi penjualan yang baik maka perkembangan usaha pun akan semakin maju. Pastinya, Anda harus mampu membaca pasar agar bisa meningkatkan penjualan.

  1. Menjadi Pengusaha yang Thing Big, Visioner, dan Think Positif

Sebagai pengusaha, tentu Anda harus berfikir ke depan, menyeluruh, serta positif. Pikiran jernih akan membantu Anda dalam menetapkan strategi bisnis. Serta jauhkan dari pikiran yang sempit dan negatif karena apa yang Anda pikirkan bisa saja menjadi kenyataan.

Baca Juga  Pemuda Kulonprogo Produksi Deterjen Ramah Lingkungan

Nah, jika Anda sudah menanamkan sikap-sikap tersebut, maka sudah saatnya untuk melihat apa saja peluang usaha makanan yang dapat Anda jamah. Nah, sebagai rekomendasi, berikut ini akan dibahas beberapa peluang yang dirasa paling prospektif. Berikut juga akan disertakan analisis usaha, estimasi modal, dan seluk beluknya secara lengkap. Langsung saja, ini dia ulasan lengkapnya!

Peluang Usaha Makanan Bakpou Gulung

Peluang Usaha Makanan

Bakpou gulung tentu bukan lagi menjadi nama makanan yang asing. Jajanan asal China ini memang memiliki rasa yang lezat serta menyuguhkan tekstur lembut. Tampilannya pun makin hari makin beragam dan menarik.

Makanan yang aslinya berisikan daging pun, kini sudah bertransformasi dengan berbagai isian yang variatif dan modern. Mulai dari rasa blueberry, stroberi, anggur, cokelat, kacang hijau, dan masih banyak lagi. Bakpou gulung ini juga cukup ramah di lidah orang Indonesia, tak heran jika keberadaannya mampu menemani secangkir kopi.

Nah, jika Anda tertarik untuk menjalankan usaha ini, mari simak bagaimana cara pembuatannya terlebih dahulu.

Resep

Cara membuat bakpou gulung cukup mudah, berikut ulasan lengkapnya:

Bahan-bahan:

350 g tepung terigu

5 g ragi instan

10 g gulpas halus

200 g air (sampai di sini bahan untuk pembuatan biangnya)

200 g tepung terigu

1 sdt baking powder

50 g gulpas halus

75 g air

50 g mentega putih

½ sdt garam (sampai di sini bahan untuk membuat adonan)

Isinya dapat dibuat bervariasi agar ada pembeli bisa memilih jenisnya.

Cara Membuat :

  1. Buat lah biang dengan mencampur tepung, gulpas, dan ragi instan.
  2. Masukkan air sedikit demi sedikit, lalu uleni hingga kalis, lalu diamkan selama 60 menit hingga mengembang dua kali lipat.
  3. Campurkan biang dengan tepung, gulpas, baking powder, dan air. Uleni sampai rata, lalu masukkan sisa air dan uleni hingga kalis.
  4. Masukkan mentega putih dan juga garam, lalu uleni hingga elastis. Kemudian, bagi dalam 4 bagian. Bulatkan, lalu giling adonan memanjang. Oleskan isinya, lalu gulung membulat dengan diameter 5 cm. Kemudian, rapatkan serta potong sebesar 2 cm dan letakkan di atas kertas bakpou.
  5. Diamkan selama 30 menit hingga adonan mengembang. Lalu, kukus di atas api yang sedang selama 15 menit hingga benar-benar matang.

Analisis Keuangan Usaha

Asumsi yang dipakai adalah penyusutan etalase dalam 3 tahun, meja dan kursi dalam 2 tahun, kompor dalam 2 tahun, serta perlengkapan lain dalam 2 tahun. Maka, bisa dilihat sebagai berikut:

Biaya Investasi

Keterangan Biaya
Meja kursi 922.000
Etalase 654.000
Kompor 885.000
Perlengkapan lain 143.000
Total 2.604.000

Biaya Operasional

Biaya Tetap
Penyusutan etalase 18.167
Penyusutan kompor 36.875
Penyusutan meja kursi 38.417
Penyusutan peralatan lain 5.958
Upah karyawan 5.000
Uang kebersihan 58.000
Total biaya tetap 162.417
Biaya Variabel
Tepung 52.000
Ragi Instan 7.00
Gulpas 91.000
Garam 7.000
BP 82.000
Bahan lain 20.000
Total biaya variabel 259.000
Total Biaya Operasional 421.417

Asumsi Omzet Harian dan Keuntungannya

Diasumikan kue bakpou gulung dijual dengan harga 12 ribu rupiah setiap kotak, maka jika sehari terjual 54 kotak, hasilnya menjadi 648 ribu rupiah. Dikurangi dengan biaya operasional, maka keuntungan yang didapatkan adalah 226.583. Sehingga, dalam satu bulan, keuntungannya menjadi Rp 6.797.500,-. Dengan tingkat pengembalian modalnya mencapai 38%.

Wah, ternyata, bisnis bakpou gulung bisa menjadi jenis usaha yang sangat menguntungkan, ya! Jika Anda tertarik, maka segera siapkan modal sesuai yang telah dibahas di atas.

Peluang Usaha Makanan Cireng

Peluang Usaha Makanan Cireng

Cireng adalah makanan yang akhir-akhir ini sangat digemari karena rasanya yang gurih dan lezat. Makanan asli bandung ini berbahan dasar aci dan dicampurkan dengan bumbu lainnya. Biasanya, cireng disajikan bersama dengan sambal sehingga cocok untuk dinikmati di sore hari.

Baca Juga  Harumnya Bisnis Pembuatan Sabun Mandi Buatan Warga Desa

Karena banyak digemari, maka usaha cireng sangat menjanjikan keuntungan. Meski begitu, usaha cireng ini tergolong sebagai usaha dengan skala rumahan yang tidak membutuhkan modal yang terlalu besar. Lebih jelasnya tentang bagaimana cara menjalankan usaha ini, simak ulasannya berikut!

Resep

Untuk membuat cireng, resepnya dapat Anda lihat di bawah ini:

50 g tepung terigu

250 g kanji

2 batang seledri lalu iris halus

1 sdt penyedap rasa ayam

2 batang daun bawang lalu iris halus

2 sdt garam halus

3 siung baput, lalu haluskan

1 sdt merica bubuk

Cara membuatnya:

  1. Campurkan bahan berupa tepung kanji serta tapioka, kemudian tambahkan daun bawang, bawang putih, dan seledri. Jangan lupakan merica, penyedap, dan juga garam.
  2. Cek rasa hingga asin dan gurihnya dirasa pas.
  3. Tuang kan air panas pada adonan sedikit demi sedikit sembari diaduk, lalu uleni sampai kalis.
  4. Bentuk lah adonan sesuai dengan keinginan.

Alat untuk Melakukan Usaha

Untuk memulai usaha cireng, sebaiknya persiapkan beberapa peralatan seperti baskom, pisau, wadah, spatula, loyang, kompor, tabung gas, serbet, dan sebagainya. Anda juga harus mempersiapkan kemasan cireng yang menarik supaya bisa mendukung penjualan.

Sedangkan pemasarannya bisa dilakukan dengan beragama cara. Mulai dari membuka warung di depan rumah, berkeliling, menitipkan cireng pada agen, atau promosi melalui media sosial dan internet.

Analisa Usaha Cireng

Dalam menjalankan usaha cireng ini, Anda harus melakukan analisa usaha terlebih dahulu. Dengan begitu, Anda bisa memperkirakan kapan bisa balik modal dan berapa keuntungan yang diperoleh. Berikut adalah contoh dari perhitungan usaha ini.

Asumsi

Lama penggunaan pisau dan serbet : 1,5 tahun

Lama penggunaan etalase, meja, dan kursi : 4,5 tahun

Lama penggunaan spatula, wadah, dan loyang : 2 tahun

Lama penggunaan kompor dan tabung gas : 4 tahun

Lama penggunaan baskom, wajan, dan piring : 3 tahun

Lama penggunaan peralatan lainnya : 2 tahun

Biaya Investasi

Keterangan Biaya
Etalase 2.120.400
Serbet 14.800
Meja dan Kursi 140.700
Loyang 46.300
Piring 65.500
Kompor dan tabung gas 254.700
Spatula 40.100
Wajan 126.300
Wadah 66.300
Baskom 95.000
Pisau 36.400
Peralatan lain 58.500
Jumlah 3.065.000

Biaya Operasional

Biaya Tetap Biaya
Penyusutan Etalase 30.267
Penyusutan Serbet 822
Penyusutan Meja dan Kursi 2.606
Penyusutan Loyang 1.929
Penyusutan Piring 1.560
Penyusutan Kompor dan tabung gas 5.306
Penyusutan Spatula 1.675
Penyusutan Wajan 3.511
Penyusutan Wadah 2.763
Penyusutan Baskom 2.639
Penyusutan Pisau 2.022
Penyusutan Peralatan lain 4.179
Total Biaya Tetap 68.278
Biaya Variabel (dalam Sebulan) x 30
Daun bawang 120.000
Penyedap rasa 165.000
Garam 45.000
Merica 105.000
Bawang Putih 240.000
Tepung Tapioka 1.050.000
Biaya Promosi 195.000
Biaya sewa tempat 288.000
Biaya listrik dan air 312.000
Biaya lain-lain 279.000
Total Biaya Variabel 2.799.000
Total Biaya Operasional 2.867.278

Estimasi Pendapatan per Bulan

Jika dalam satu hari penjualan rata-ratanya adalah 22 porsi dengan harga jual 10.000 rupiah, maka dalam 30 hari, omzetnya menjadi 6.600.000. Sehingga, keuntungan setiap bulannya adalah omzet dikurangi dengan biaya operasional sehingga hasilnya menjadi 3.732.722 rupiah.

Peluang Usaha Makanan Donat Topping Kekinian

Peluang Usaha Makanan Donat Topping

Donat mungkin makanan yang sudah lama didatangkan dan populer di Indonesia. Namun, seiring berjalannya waktu, kreasi donat pun tidak pernah berhenti. Varian bentuk dan topping donat yang semakin banyak pun menjadi hal yang menjadikan panganan ini semakin diminati. Bahkan, donat pun kerap menggantikan kue tart sebagai kue ulang tahun yang unik.

Dengan dibubuhi tulisan kreatif, maka donat akan menjadi kue ulang tahun yang lebih ekonomis. Nah, karena peminat donat ini merambah berbagai kalangan, tidak ada salahnya bagi Anda menjajal masuk pada ranah bisnis ini. Keuntungan yang akan didapatkan tentu saja sangat menggiurkan. Jika tidak percaya, sila simak analisa usahanya di bawah ini!

Baca Juga  Peluang Usaha Minuman Dingin, Menguntungkan dan Sehat

Resep

Sebelum masuk ke rincian keuangan dari usaha donat ini, sebaiknya Anda ketahui terlebih dahulu apa saja bahan yang dibutuhkan untuk membuat donat. Pun, bagaimana cara untuk membuatnya. Berikut ulasan selengkapnya:

Alat dan bahan yang dibutuhkan:

1 sdt garam

30 g margarin

225 ml air es

1 telur ayam

40 g gula halus

15 g susu bubuk

1 sat ragi instan

120 g tepung terigu (protein sedang)

300 g tepung terigu (protein tinggi)

Topping : sebetulnya, untuk bahan topping-nya bisa Anda sesuaikan dengan jenis donat yang ingin dibuat. Sebaiknya, buat topping yang beragam agar pembeli bisa memilihnya. Namun, pada resep ini, akan diberikan contoh topping cokelat saja.

Cara Membuat:

  1. Campurkan bahan-bahan berupa susu bubuk, tepung, ragi instan, serta gula halus, kemudian aduk hingga rata.
  2. Lalu, tambahkan telur serta air es sedikit demi sedikit. Lalu, uleni sampai adonan menjadi kalis artinya, adonan tidak menempel pada tangan dan wadah.
  3. Jika sudah kalis, tambahkan garam dan margarin, lalu uleni lagi sampai teksturnya menjadi elastis.
  4. Tutup lah adonan memakai kain serta diamkan pada tempat dengan suhu ruang 15 menit hingga adonan mengembang. Setelah itu, Anda tinju adonan hingga udara di dalamnya keluar. Lalu, uleni kembali.
  5. Selanjutnya, ulangi langkah 4 dan diamkan dalam waktu 10 menit.
  6. Tinju lagi adonan dan bentuk menjadi bulat. Sila bentuk memakai tangan tetapi sebelumnya ditimbang terlebih dahulu 40 g atau bentuk menggunakan cetakan donat. Jika sudah dibentuk semua, maka bisa ditutupi menggunakan kain 30 menit saja.
  7. Goreng adonan pada minyak yang telah panas menggunakan api kecil hingga warnanya menjadi kuning keemasan. Lalu, tiriskan.
  8. Beri topping yang beragam.

Perhitungan Modal

Berikut adalah modal yang diperlukan untuk membuat donat selama satu bulan:

Bahan Jumlah Harga Total
Minyak 9 L 12.000 108.000
Meses 2 bks 5.000 10.000
Kacang 2 kg 6.000 12.000
Abon 1 kg 20.000 20.000
Ayam 1 kg 25.000 25.000
Cokelat 3 batang 11.000 33.000
Telur 10 kg 18.000 180.000
Vermipan 6 bks 3.000 18.000
Gula 40 kg 11.000 440.000
Mentega 2 dus 10.000 140.000
Kentang 20 kg 7.500 150.000
Terigu 25 kg 9.000 225.000
Total 1.361.000

Alat yang dibutuhkan

Nota kontan dua buah seharga 6.000 rupiah

Kardus sejumlah 8 buah seharga 144.000 rupiah

Pembungkus plastik 6 pak seharga 12.000 rupiah

Mixer 2 buah seharga 1,5 juta rupiah

Sehingga totalnya menjadi 1.662.000 rupiah

Total modal yang dibutuhkan adalah senilai 3.273.000 rupiah.

Keuntungan

Apabila dalam sebulan bisa menghasilkan 4.500 biji donat maka harga jualnya adalah 2.000 rupiah, maka keuntungan yang akan didapatkan adalah:

(4.500 x 2.000) – 3.273.000 = 9.000.000 – 3.273.000 = 5.727.000 rupiah.

Nah, angka di atas tentu sangat besar untuk usaha yang dilakukan di rumah. Namun, tentu saja usaha ini tidak berjalan tanpa hambatan. Ada banyak kendala yang nantinya akan Anda jalankan. Sehingga, perhitungan di atas hanya sekadar simulasi saja.

Mungkin penjualan tidak akan langsung maksimal dalam waktu yang singkat. Namun, jika Anda telaten melakukan strategi marketing yang tepat, maka angka penjualan akan meningkat dari waktu ke waktu.

Demikian ulasan mengenai 3 peluang usaha makanan  beserta analisa usahanya, semoga bisa membantu Anda mempersiapkan segala sesuatunya untuk memulai usaha. Selamat mencoba!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here