Pelatihan bagi Petani dan Penyuluhan Oleh Kementan, Peserta Dapat E-Sertifikat

2
131

Dalam menghadapi tuntutan jaman yang semakin maju dan mengikuti perkembangan teknologi. Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar pelatihan bagi petani dan penyuluhan pertanian pada 6 Agustus 2021 di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian Ciawi, Jawa Barat.

Selain pelatihan untuk petani, ada pula pengukuhan 2.000 Duta Petani Milenial (DPM) dan Duta Petani Andalan (DPA) di seluruh provinsi Indonesia.

Pembukaan pada tanggal 6 Agustus kemarin dibuka oleh sambutan dari Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Menteri Pertanian mengatakan bahwa acara pelatihan ini akan membawa banyak dampak positif bagi para petani. Para petani akan diberi pengetahuan dan kompetensi di bidang pertanian secara profesional. Selain itu, para petani akan mendapat kesempatan untuk mendapat sertifikasi profesi.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang juga memberikan sambutan di pembukaan menginginkan agar lebih banyak generasi muda yang mau menjadi petani.

“Kita harus membuat generasi muda lebih berminat menjadi petani,” kata Jokowi

Jokowi menyampaikan bahwa profesi petani harus menjadi sektor kerja yang menjanjikan. Selama pandemi, hampir semua sektor mengalami pertumbuhan negatif. Hanya sektor pertanian yang mengalami pertumbuhan positif 1,75 persen. Oleh karena itu, fakta ini harus dijadikan sebagai upaya bangsa Indonesia untuk mandiri dan berdikari di sektor pangan.

Baca Juga  Kenapa Embung Menjadi Prioritas Dana Desa, Ini Jawabannya

Pelatihan Petani dan Penyuluh hari pertama, sukses dilaksanakan dengan dukungan kolaborasi UPT Lingkup BPPSDMP dan perbankan. BBPP Ketindan, BBPKH Cinagara, BPP Lampung, BNI, Mandiri dan BRI. Dalam gelombang pertama pelatihan ini, para peserta terlihat sangat antusias. Hal ini terlihat dari peserta gelombang 1 yang mencapai 23.405 orang yang berlatih secara online.

Materi yang dibawakan pada gelombang pertama ini adalah cara pengingkatan produktivitas bagi para petani. Terdapat tiga faktor penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Ketiga faktor itu, yakni penerapan inovasi teknologi dan sarana prasarana pertanian, peraturan perundang-undangan, serta SDM pertanian.

Rencananya pelatihan bagi petani dan penyuluhan pertanian ini akan dilakukan sampai 14 gelombang yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Agustus 2021. Dengan banyak materi yang akan disampaikan dan juga akan ada sertifikat elektronik, Kementan berharap bahwa para petani dapat mengikuti kegiatan ini. Untuk informasi yang lengkap mengenai cara mendaftar dan mengikuti harap kunjungi website atau akun Instagram Kementan.

Referensi. 1 2

2 KOMENTAR

  1. Dari apa yang saya baca semua sangat bagus tapi di desa kami baru terungkap ada penyelewengan dana bumdes terkait dengan itu bagaimana cara menyelesaikan penyelewengan dana bumdes

    • Bisa dilaporkan melalui satgas.kemendesa.go.id atau lapor.go.id. Bila dirasa terlalu sulit juga bisa menghubungi 0877 8899 0040 atau 0812 8899 0040. Itu kami dapat dari informasi di KEMENDES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here