Noken, Tas Unik dari Papua

1
3286
Noken, Tas Unik dari Papua
Noken, Tas Unik dari Papua

BERDESA.COM – Berkaca pada pengalaman masyarakat di kampung-kampung Papua, proses perencanaan suatu usaha di kampung sudah dimulai sejak serta proses partisipatif dibawa oleh organisasi sosial kemasyarakatan ke tengah-tengah masyarakat. Dalam pengalaman yang sama juga, masyarakat di kampung merasakan sendiri bagaimana perencanaan bisa memudahkan proses memajukan desa.

Pulau yang terletak di ujung timur Indonesia ini memiliki berbagai daya tarik yang sangat khas baik Sumber Daya Alam maupun kerajinannya seperti patung Asmat atau tas Noken. Papua, bagi sebagian orang merupakan wilayah pelosok yang penduduknya masih sangat tradisional. Hal ini disebabkan kurangnya pembangunan di wilayah tersebut, sehingga masyarakat Papua masih banyak yang bergantung pada alam dan adat masih dipegang kuat.

Kenyataan bahwa masyarakat asli Papua dihadapkan pada kenyataan pembangunan yang tidak berpihak, eksploitasi SDA Papua yang cenderung merusak lingkungan dan banyak pelanggaran hak-hak dasar orang asli Papua, tentu harus diperbaiki. Apalagi masyarakat Papua memiliki banyak potensi yang bisa dihasilkan. Salah satunya adalah Noken. Noken adalah salah satu kerajinan khas Papua yang berbentuk tas/kantong yang terbuat dari tumbuhan.

Baca Juga  Wajah Asli Swalayan Desa Bernama Swadesa (Bagian 1)

Bahan yang diambil untuk membuat noken adalah kulit kayu, selanjutnya dianyam sehingga menjadi tas yang dapat digunakan sebagai tempat barang. Apabila pernah melihat orang Papua sedang membawa semacam tas yang ditaruh di kepalanya, itulah Noken. Mayoritas suku yang ada di Papua, semuanya mampu membuat Kerajinan Tangan Noken ini, karena kerajinan ini merupakan salah satu tradisi kerajinan di suku-suku Papua.

Biasanya masyarakat Papua menggunakan Noken ini untuk membawa hasil bumi dan buruan. Noken memiliki nilai seni dan estetika dan diminati para wisatawan maka masyarakat Papua saat ini mulai memproduksi Noken sebagai potensi perekonomian kreatif mereka. Antara lain di Kampung Wisata Sauwadarek, Papua Barat. Noken di Sauwadarek dijual dengan harga berkisar antara Rp 25.000 – Rp 50.000,- untuk satu Noken.

Kerajinan Noken ini adalah salah satu kerajinan khas Papua yang patut dijaga dan dikembangkan. Peran masyarakat dan pemerintah harus sejalan agar kerajinan khas seperti Noken bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(bd04)

Baca juga : Lurik, Kain Tenun Sarat Budaya
BUMDesa

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here