Kenapa Laporan Keuangan BUMDes Begitu Penting?

0
3652

BERDESA.COM – Sebagai sebuah institusi usaha, Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) wajib membuat laporan keuangan yang jujur dan transparan. Selain menjadi bahan monitoring dan evaluasi, laporan keuangan juga akan menjadi pedoman untuk langkah pengembangan BUMDes. Seperti apa laporan keuangan yang cocok bagi BUMDes?

Secara umum system pelaporan keuangan BUMDes memiliki kesamaan dengan lembaga lain terutama lembaga usaha. BUMDes harus mencatat secara runut setiap transaksi yang masuk sekaligus setiap pengeluaran yang dilakukan dalam system akuntansi yang gampang dipahami. Kenapa harus gampang dipahami karena laporan ini bakal dikaji oleh beberapa pihak. Kedua, system yang simple bisa mengeliminasi kemungkinan terjadi financial engineering yang berujung manipulasi laporan.

Kenapa laporan keuangan BUMDes menjadi begitu penting :

  1. Laporan keuangan akan menginformasikan setiap detail perkembangan BUMDes sebagai lembaga usaha mulai dari perkembangan omset, laporan rugi/laba dan struktur permodalannya. Laporan yang baik akan memudahkan BUMDes melakukan pengembangan diri menjadi lembaga usaha yang lebih besar.
  2. Laporan keuangan yang baik bakal menjadi antisipasi jika terjadi kemerosotan omset atau daya jual sehingga pihak manajemen bisa segera melakukan langkah-langkah sebelum usaha milik BUMDes bangkrut.
  3. Untuk bahan menyusun manajemen persediaan. Dari laporan ini bakal diketahui seberapa banyak persediaan barang dagangan jika usaha itu menyangkut produk sehingga bisa merespon pasar dnegan baik. Soalnya, seringkali perusahaan yang merasa omsetnya naik menjadi lupa mengenai manajemen persediaan barang. Akibatnya, stok mereka tidak memenuhi kebutuhan pasar. INi bisa mengakibatkan kekecewaan pada konsumen dan berpengaruh buruk kemudian pada omset karena konsumen bakal memilih perusahaan lain untuk mendapatkan produk yang mereka inginkan. Apalagi jika produk itu merupakan produk desa yang khas dan tidak gampang ditemui di desa atau daerah lain.
  4. Laporan keuangan jelas sangat penting untuk mengetahui untuk apa saja dana BUMDes digunakan. Jangan sampai dana malah habis untuk kegiatan yang tidak produktif.
Baca Juga  Sedang Dikaji, Mensinergikan BUMDes dengan Bank Wakaf Mikro

Laporan keuangan BUMDes sungguh jangan sampai lalai dilakukan. BUMDes adalah institusi usaha milik desa dengan dana pemerintah. Laporan keuangan inilah yang akan menjadi tolok ukur bagi pihak-pihak yang menjadi pengawas BUMDes untuk memonitor perkembangan usaha BUMDes. Pelaporan yang tidak jelas bakal menjadi pintu terbukanya kasus yang bisa menyeret BUMDes ke meja hijau.

Berbeda dengan institusi usaha swasta. Di wilayah swasta kerugian atau kegagalan sebuah usaha tidak memiliki dampak yang terlalu luas selain membuat para investornya kehilangan investasi. Tetapi pada BUMDes, kegagalan sebuah usaha harus dijelaskan dengan gamblang untuk memastikan penyebab dari kegagalan itu. Jika ternyata kegagalan terjadi karena adanya tindakan penyalahgunaan wewenang maka pihak manajemen harus mempertanggungjawabkannya secara hukum.  Ingat, modal kerja BUMDes adalah uang Negara alais uang rakyat maka pada merekalah setiap rupiah yang dijalankan BUMDes harus dipertanggungjawabkan. (aryadjihs/berdesa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here