Ina Rachman : Pengertian Dan Penjelasan Tersangka Dalam KUHP

0
378

Ina Rachman Dalam profesi sebagai advokat, fee yang diberikan oleh klien bukan lah segalanya. Sebab, ada hal yang lebih penting yakni berjiwa sosial tinggi dan moralitas. Selama seorang advokat yang membela klien dengan menjaga moralitas dan tidak melanggar aturan hukum maka dapat dibilang bahwa advokat tersebut adalah orang yang profesional.

Fokus utama dari seorang advokat adalah bagaimana cara mewujudkan kinerja yang sesuai dengan harapan dari masyarakat. Yang mana setiap orang dapat memperoleh perlindungan serta pengetahuan mengenai persoalan hukum.

Profesi advokat harus menjad ujung tombak untuk para masyarakat kecil. Serta hanya karena ketidakmampuan dan keterbatasan finansial, maka menghalanginya memperoleh perlindungan hukum dan keadilan.

Di tengah orang-orang yang masih banyak menjadi korban dari ketidakadilan, serta yang masih dibingungkan oleh ketidakjelasan hukum, maka keberadaan advokat sangat dibutuhkan. Terlebih, fakta mengenai keterbatasan biaya membuat masyarakat harus berhadapan dengan persoalan hukum menjadi pasrah dan tidak berdaya.

Sehingga, peran aktif dari seorang advokat bukan hanya penting. Akan tetapi juga dibutuhkan oleh masyarakat luas. Sudah saatnya pada lawyer tidak lagi berputar pada egonya masing-masing. Melainkan harus lebih tanggap pada kondisi dan situasi persoalan hukum yang dihadapi oleh masyarakat kecil.

Baca Juga  Cara Memulai Bisnis Online dengan Modal Kecil

Nah, salah satu masyarakat yang lemah dan kerap menerima ketidakadilan hukum adalah perempuan. Sehingga, harus lebih banyak advokat yang peduli pada nasib para perempuan. Advokat yang berjiwa sosial tinggi dan sangat concern pada kasus perempuan adalah Ina Rachman. Perempuan berjilbab ini sudah sangat sering membela para perempuan yang lemah dan tertindas.

Advokat Spesialis Perempuan Tertindas

Saking seringnya Ina wira-wiri di layar kaca demi membela para perempuan yang mengalami ketidakadilan terutama dalam rumah tangga, Ina dijuluki sebagai advokat spesialis perempuan tertindas.

Pastinya Anda sudah tidak asing lagi dengan nama beberapa aktris seperti Risty Tagor, ElmaTheana, Marcella Zalianty, Eddies Adellia, istri Ustad Zakky Mirza, istri penyanyi Opick, dan masih banyak lagi. Kasus hukum yang pernah menimpa mereka ternyata dibantu oleh Ina Rachman.

Lebih istimewanya lagi, Ina memberikan bantuan hukum tanpa mengambil fee sepeser pun dalam menangani kasus perceraian. Bagi perempuan berjiwa sosial tinggi ini, perceraian adalah musibah. Sehingga, ia hanya berusaha membantu dan mengabdi sesuai dengan ilmu hukum yang dimilikinya saja.

Baca Juga  Ina Rachman Pekerja Keras dan Berkarir Bagi Perempuan? Why Not?

Hal ini sesuai dengan Pasal 1 Bab 1 UU nomor 16 th 2011 mengenai Bantuan Hukum yang menyebutkan bahwa bantuan hukum adalah jasa hukum yang diberikan oleh pemberi bantuan hukum secara Cuma-Cuma kepada penerima bantuan hukum. Sedangkan penerima bantuan hukum adalah orang atau kelompok orang yang lemah.

Sejalan dengan apa yang Ina lakukan, bantuan hukum mempunyai posisi yang penting pada semua sistem peradilan baik pidana, perdata, serta tata usaha negara.

Sedangkan tujuan dari bantuan hukum ini adalah agar setiap warga negara terjamin dan terpenuhi hak hukum untuk memperoleh akses keadilan. Bantuan hukum seperti yang dilakukan oleh Ina Rachman dijalankan dengan berorientasi pada nilai kemuliaan, yakni aspek kemanusiaan dalam memperjuangkan hak manusia.

Dalam hal ini, perempuan masih menerima ketimpangan hukum. Padahal, dalam pasal 28 ayat 1 UUD 1945 menyebutkan jika setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adu serta perlakukan yang sama di hadapan hukum.

Advokat yang Identik dengan Kemanusiaan

Baca Juga  Pulang Membangun Desa Dan Menjadi Sejahtera

Dewasa ini, isu mengenai advokat sangat ramai dibincangkan. Seperti berita yang mengkonotasikan advokat sebagai orang yang mewah dengan harta yang melimpah ruah. Pada dasarnya, bukan itu masalah utamanya. Sebab, banyak advokat yang menjadikan kemewahan sebagai tujuan hidup dan meng-halal-kan segala cara dan lupa pada tujuan advokat sebagai officium nobile.

Officium nobile atau profesi yang mulia ini tentu berdasar pada rasa empati dan berjiwa sosial tinggi. Ina Rachman qnet adalah advokat sejati yang menggaungkan profesi mulia tersebut. Dengan kepedulian yang besar pada kaum tertindas, tidak mementingkan besarnya fee, adalah tanggung jawab dan panggilan nurani.

Sebab menjalankan profesi mulia, maka Ina tidak semata sekadar berorientasi pada menang kalah atau sekadar rupiah dan dolar dari jasa hukumnya. Semoga akan lebih banyak lagi advokat berjiwa sosial tinggi seperti Ina Rachman qnet agar keadilan hukum di Indonesia menjadi lebih terjamin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here