Contoh Pemberdayaan Masyarakat di Berbagai Bidang

0
707
Salah satu upaya untuk mencapai tujuan masyarakat yang sejahtera adalah dengan adanya pemberdayaan masyarakat

Salah satu upaya untuk mencapai tujuan masyarakat yang sejahtera adalah dengan adanya pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat ini menjadi salah satu nyata untuk membangun masyarakat itu sendiri. Maka dari itu, baik negara berkembang maupun negara maju memperhatikan upaya ini. Berikut beberapa contoh pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang.

Bidang Ekonomi

Bidang pertama yang mungkin perlu digaris bawahi sebagai contoh pemberdayaan masyarakat adalah bidang ekonomi. Pasalnya salah satu misi dari pemberdayaan masyarakat itu sendiri adalah upaya untuk mensejahterakan masyarakat terutama dari sisi perekonomiannya. Bidang ekonomi ini bisa menyorot dua hal yakni UMKM dan juga BUMdes.

Pengembangan dan juga pemberdayaan UMKM dan juga BUMdes ini juga dapat menekan jumlah penduduk terutama masyarakat di usia produktif yang pindah ke kota untuk mencari pekerjaan. Pasalnya baik UMKM dan juga BUMdes dapat menyerap tenaga kerja lokal yang mana sebagai hasil lapangan pekerjaan baru.

  1. Pemberdayaan UMKM

Yang menjadi pertimbangan pertama untuk pemberdayaan di bidang ekonomi adalah pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro Kecil Menengah. Pemberdayaan UMKM ini haruslah dengan basis pemahaman potensi daerahnya sehingga dapat diberikan kebutuhan yang sesuai. Seperti contohnya di daerah Pekalongan yang merupakan sentra batik, dapat ditingkatkan untuk meraih pasar luar negeri.

  1. BUMDes

Apabila UMKM merupakan usaha dengan sifat perorangan, maka BUMDes merupakan badan usaha yang mana mengajak partisipasi seluruh atau sebagian besar masyarakat desa sebagai modalnya. Pasalnya modalnya berasal langsung dari kekayaan desa atau potensi desa yang dikembangkan. Pemberdayaan ini akan mendukung terciptanya kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  Manfaat Pelatihan UMKM Bagi Pelaku Usaha

Bidang Pertanian dan Perkebunan

Selanjutnya, untuk contoh pemberdayaan masyarakat ada di bidang pertanian. Sudah menjadi hal umum jika hampir di seluruh desa yang ada di Indonesia terdapat lahan pertanian yang cukup berlimpah. Bidang pertanian masih sangat potensial yang bisa menjadi perhatian untuk diberdayakan seperti dengan pendekatan teknologi tepat guna.

Basis pertanian ini bisa menjadi potensi yang dikembangkan bersamaan dengan potensi desa lainnya seperti salah satunya adalah potensi wisata dengan konsep agrowisata. Dengan demikian, petani akan mendapatkan hasil sekunder dari pemberdayaan di bidang ini yang mungkin juga bisa menjadi sumber penghasilan primer sebelum masa panen.

  1. Pelatihan dan Pembinaan untuk para Petani

Untuk menghasilkan produk pertanian yang memiliki nilai jual yang lebih dari hasil pertanian konvensional, maka perlu adanya pelatihan dan juga pembinaan bagi petani. Salah satu contohnya adalah bagaimana petani dapat menghasilkan produk pertanian organik yang menjadi minat pasar karena kelebihan di bidang kesehatan serta bagi petani memiliki harga yang lebih baik.

  1. Pengetahuan Tentang Pengairan Sawah

Upaya pertanian yang ada sebagai contoh pemberdayaan masyarakat juga perlu didukung dengan pengelolaan fasilitas pertanian seperti salah satunya tentang pengairan sawah. Bagi daerah yang memiliki surplus air mungkin akan lebih mudah untuk pengairannya namun bagi daerah yang pengairannya sulit dapat dikembangkan bagaimana agar air dapat mengalir sepanjang tahun.

  1. Pendistribusian Hasil Pertanian ke Pasar atau Koperasi

Setelah dua upaya diatas dapat diupayakan dan berkembang dengan baik, maka selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah pemberdayaan untuk membuka pasar pada petani. Dengan demikian produk yang dihasilkan dapat terus menerus menemukan pasar.

Baca Juga  Apa itu CSR, Ini Penjelasannya

Bidang Kesehatan

Selain pemberdayaan di bidang ekonomi dan juga pertanian, salah satu contoh pemberdayaan masyarakat yang masih sangat dibutuhkan adalah pada bidang kesehatan. Pasalnya, untuk masyarakat pedesaan, selain masih sangat terbatas untuk akses ke sarana kesehatan juga tidak sedikit yang masih kurang kesadarannya untuk memperhatikan masalah kesehatan.

Beberapa diantaranya yang menjadi contoh adalah seperti pada tingkat kematian ibu saat melahirkan di desa yang sangat perlu ditekan. Untuk lainnya juga seperti rumah yang belum berjamban atau permasalahan kesehatan yang lain. Dengan peningkatan mutu kesehatan, maka diharapkan kesejahteraan masyarakatnya juga dapat meningkat.

  1. Sarana dan Prasarana Kesehatan

Pemberdayaan di bidang kesehatan yang dapat diperhatikan adalah mulai dari peningkatan sarana dan prasarana kesehatan. Pembangunan tersebut bisa dimulai dengan renovasi atau dibangunnya puskesmas dengan fasilitas yang memadai bersama dengan tenaga medis profesional hingga bidan desa. Dengan demikian bisa dilanjutkan untuk program di poin kedua.

  1. Promosi dan Penyuluhan Program Kesehatan

Selain fasilitas dan tenaga medis yang perlu disiapkan, selanjutnya perlu juga meningkatkan kesadaran masyarakat di Desa yang terbilang masih masih sangat minim. Perlu diadakan promosi serta penyuluhan program kesehatan sehingga gaya hidup masyarakat dapat berubah ke arah yang lebih sehat. Pihak kesehatan dapat bekerja sama dengan PKK untuk program ini.

Bidang Pendidikan

Selain ketiga bidang diatas, untuk pemberdayaan jangka panjang, pemberdayaan juga harus menyentuh pada bidang pendidikan. Alasan pertama jelas untuk meningkatkan kualitas dan mutu SDM di desa. Harapannya dengan pemberdayaan di bidang pendidikan maka dapat menjadi pondasi untuk pemberdayaan di bidang lainnya.

Harapannya juga nantinya generasi dengan pendidikan yang lebih baik juga dapat memberikan kontribusi kembali pada desa sehingga ilmu yang didapat dapat bermanfaat untuk sesama. Seperti istilah dalam bahasa jawa yakni Bali Ndesa Bangun Ndesa yang berarti pulang ke desa dan membangun desa.

  1. Sarana dan Prasarana Pendidikan

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan sarana dan prasarana pendikan. Pasalnya, pendidikan yang baik juga harus juga ditunjang dengan fasilitas yang memadai. Alasannya tentu agar pengembangan pendidikan tersebut juga dapat sesuai dengan tuntutan jaman. Contoh pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan dapat berupa renovasi atau pembangunan.

  1. Tenaga Pengajar yang Memadai

Selain sarana dan prasarana, yang juga diperhatikan dalam pemberdayaan di bidang pendidikan adalah tenaga pengajar yang juga mendukung. Untuk memenuhi hal ini, dapat dijalankan dengan permohonan tenaga pengajar ke dinas pendidikan setempat. Pemerintah juga bisa mengadakan program untuk pendidik mengajar di daerah terpencil seperti di desa.

Baca Juga  4 Manfaat Pelatihan Bagi Pelaku Usaha Rumahan

Bidang Agama

Selain keempat bidang diatas, program pemberdayaan masyarakat yang tidak kalah penting untuk dipandang adalah bidang agama. Pasalnya, yang diinginkan untuk masyarakat bukan hanya pemberdayaan dari segi fisik saja namun juga dari segi non fisik seperti dari nilai-nilai dan moral yang harus terus dijaga. Selain tentunya juga menghindari degradasi nilai pada generasi muda.

Beberapa contohnya adalah sepert mencegah masuknya narkoba, pornografi, hingga gerakan radikal yang mengatasnamakan agama yang jelas akan merugikan masyarakat. Dengan memperkuat bidang agama juga akan membekali masyarakat untuk lebih meningkatkan keamanan dan rasa mencintai lingkungan yang berdampak pada terjadinya alam sekitar.

Itulah berbagai contoh pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang yang dapat digaris bawahi sebagai program kedepannya. Harapannya, dengan adanya program diatas tersebut tujuan masyarakat yang aman, sehat, sejahtera dan tentram dapat terpenuhi. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda sebagai tambahan wawasan seputar pengembangan desa. (siapbisnis.net)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here