Ciri Ciri Desa Yang Perlu Dipahami

0
16422
Ciri Ciri Desa Yang Perlu Dipahami

Desa merupakan bagian dari masyarakat yang penting dalam susunannya. Namun, tidak semua orang memahami mana yang termasuk dalam ciri ciri desa hingga mana yang bukan cirinya. Mengapa hal ini penting, karena masyarakat perlu memahami garis perbedaannya sehingga pengembangan serta peningkatan perekonomian mampu terlihat jelas. Ciri dari sebuah desa secara umum pedesaan adalah seperti berikut ini:

  1. Ciri ciri desa yang pertama adalah dari bagaimana masyarakatnya hidup. Kehidupan masyarakat desa dianggap sangat erat dengan alam. Hal ini juga ditegaskan dari letak geografisnya yang umumnya jauh dari pusat kota.
  2. Ciri ciri desa yang kedua adalah pada mata pencahariannya. Masyarakat desa cenderung bermata pencaharian sebagai petandi dan secara khusus pertanian sangat bergantung pada musim.
  3. Ciri ciri desa yang ketiga dilihat dari karakteristik masyarakatnya. Desa merupakan kesatuan sosial dan kesatuan kerja.
  4. Ciri ciri desa yang keempat adalah pada perekonomiannya yang masih berhubungan dengan mata pencahariannya dimana struktur perekonomian bersifat agraris.
  5. Ciri ciri desa yang keempat kembali menilik pada karakteristik masyarakat dimana hubungan antarmasyarakatnya berdasarkan ikatan kekeluargaan yang erat yang disebut sebagai gemmeinschaft.
  6. Ciri ciri desa yang keenam ada pada perkembangan sosialnya dimana secara umum relatif lambat. Hubungan sosial kontrol juga masih sangat ditentukan oleh moral dan hukum informal seperti adat.
  7. Masih berhubungan dengan nomor enam, ciri ciri desa yang masih terlihat jelas adalah keberadaan norma agama dan hukum adat masih kuat dan terkadang diutamakan.
Baca Juga  Membangun Desa Swadaya Menjadi Desa Swasembada

Selain ciri ciri desa diatas, ada pendapat lainnya menurut Rouceck dan Warren mengenai ciri-ciri masyarakat pedesaan yakni sebagai berikut yang masih mirip dengan ke tujuh ciri diatas sehingga bisa dibilang bahwa cirinya memang spesifik.

  1. Kelompok penduduk yang bermatapencaharian utama di daerah tertentu dan mempunyai peran yang cukup besar. Jadi tidak hanya sebatas petani saja, melainkan juga bisa nelayan.
  2. Dari sisi kebudayaan, komunikasi keluarga terjalin secara langsung, mendalam, dan informal.
  3. Masyarakat desa adalah suatu kelompok dibentuk berdasarkan faktor geografis.
  4. Hubungan masyarakat desa masih sangat bersifat kekeluargaan.
  5. Dalam hal mobilitas penduduk ada pada tingkatan yang rendah, baik mobilitas yang bersifat horizontal (perpindahan tempat) maupun mobilitas sosial (status sosial).
  6. Keluarga di pedesaan yang masih tradisional memiliki banyak fungsi, khususnya sebagai unit ekonomi.

Tambahan lainnya untuk ciri ciri desa juga ditambahkan oleh Dirjen Pembangunan Desa, hanya saja hal ini lebih difokuskan pada wilayah pedesaan yang bersifat fisik. Menurut Dirjen Pembangunan Desa, desa memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Perbandingan tanah dengan manusia (man land ratio) yang besar. Artinya penduduk di desa masih sangat jarang sehingga jarak antar penduduk bisa berjauhan.
  2. Sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani (agraris). Hal ini dikuatkan dnegan faktor dimana perbandingan tanah yang lebih besar sehingga dijadikan sebagai lahan pertanian.
  3. Penduduknya masih bersifat tradisional.
Baca Juga  Membangun Ekonomi Desa Dengan Internet

Itulah beberapa ciri ciri desa yang perlu dipahami sehingga peningkatan kesejahteraan serta perekonomian desa dapat menyasar dengan baik pada apa yang dibutuhkan sehingga dapat terus berkembang tanpa merubah karakteristiknya secara radikal dan merusak tatanan masyarakat yang ada.

Semoga melalui ciri ciri desa tersebut dapat membuat kita semakin memahami apa yang diharapkan masyarakat desa sebagai salah satu bagian dari masyarakat di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here