Cara Ternak Lele Dengan Mudah, Hanya Menggunakan Terpal

0
244
Cara Ternak Lele

Sudah bukan rahasia umum lagi, bahwa lele adalah salah satu jenis ikan yang mudah untuk dibudidayakan mengingat harga bibit lele yang tidak terlalu mahal dan permintaannya yang selalu tinggi. Itulah mengapa, bisnis budidaya ternak ikan lele masih banyak diminati oleh berbagai kalangan masyarakat. Bahkan, buku – buku terkait cara ternak lele yang benar begitu mudah kita jumpai dewasa ini.

Permintaan ikan lele yang tinggi tak lain tak bukan adalah karena kandungan gizinya yang tinggi. Di dalam 100gram ikan lele terdapat kandungan gizi sebanyak 240Kkal, 14,5 gram lemak, 17,5 gram protein serta 8,5 gram karbohidrat.

Nah, jika kamu ingin tertarik untuk melakukan bisnis serupa berikut adalah cara ternak lele yang mudah dan hemat biaya

  1. Siapkan Kolam

Untuk budidaya ikan lele diperlukan terlebih dulu sebuah tempat yaitu kolam sebagai sarana tempat tinggal lele yang akan dibudidayakan. Idealnya, kita bisa menggunakan pasir dan semen untuk membuat kolam ikan, namun kedua material tersebut terkadang masih terasa mahal bagi beberapa kalangan. Untuk mengakali hal tersebut, kamu bisa menggunakan terpal. Berikut ini adalah caranya

  1. Pilih lokasi di sekitar rumah kamu yang sekiranya jarang untuk dilewati orang dan masih berupa tanah.
  2. Gali tanah tersebut hingga membentuk kubangan besar atau disesuaikan dengan banyaknya lele yang akan diternak dan terpal yang kamu miliki.
  3. Setelah berlubang, bentangkan terpal diatas kolam tersebut dan sisakan sedikit terpalnya pada bagian atas untuk dikunci supaya tidak jatuh saat diisi air. Untuk menguncinya, kamu bisa menggunakan batu atau patok tenda
  4. Isi dengan air kira – kira 20 – 30 cm dan diamkan 7-10 hari supaya ditumbuhi lumut dan fitoplankton. Setelah itu, tambahkan lagi air sehingga tingginya menjadi kurang lebih 80 meter.
  1. Siapkan Bibit Unggul

Pemilihan bibit tidak boleh asal, kamu harus memilih bibit yang sehat supaya budidaya ikan lele untuk selanjutnya menjadi lancar. Bibit yang sehat biasanya memiliki gerakan yang agresif dan gesit saat diberi makanan dan warnanya pun juga sedikit lebih terang

  1. Tebarkan bibit

Dalam melakukan ternak lele, penebaran bibit juga tidak boleh sembarangan. Antara bibit lele yang besar dan kecil haruslah dipisah supaya tidak memakan sesama ikan lele. Selain itu, jangan pula menebar bibit dengan cara bersamaan dengan jumlah yang banyak, karena hal tersebut bisa membuat lele semakin stress dan bisa saja mengakibatkan kematian.

Baca Juga  Meraup Untung Melalui Tepung Mocaf

Sebaiknya, penebaran bibit dilakukan dengan cara memasukan ember yang berisi ikan lele ke dalam kolam, dan biarkan mereka keluar dengan sendirinya. Waktu – waktu yang pas untuk digunakan saat menebar bibit adalah di saat siang dan sore.

  1. Pelihara Ikan Lele dengan baik

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, tentu cara perawatannya pun harus baik dan benar. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan terkait cara ternak lele yang benar, terlebih jika telah memasuki usia 20 hari.  Di saat telah memasuki usia 20 hari, ikan lele yang ada di kolam harus disortir yaitu dengan memisahkan lele yang besar dan yang kecil untuk dimasukan ke dalam kolam yang berbeda.

Ketinggian air kolam yang disarankan adalah 20 cm pada bulan pertama, lalu 40 cm pada bulan ke dua dan 80 cm pada bulan 3. Selain itu, perhatikan pula kualitas air lele yang ada di dalam kolam. Air yang bagus untuk lele adalah air yang berwarna hijau yang menandakan bahwa air tersebut berlumpur dan memiliki kandungan lumut serta fitoplankton yang bisa membuat lele bisa bertahan hidup lebih lama. Namun, jika lele sudah siap untuk dipanen, biasanya air akan berwarna agak kemerahan.

Baca Juga  Inilah 5 Jenis Lele yang Populer Dibudidayakan

Pemberian pakan ikan lele juga harus diperhatikan yaitu sebanyak 3 kali sehari setiap jam 7 pagi, 5 sore serta jam 10 malam. Jenis pakan yang disarankan sentrat 781-1

  1. Panen Ikan Lele

Lele bisa dipanen pada usia 90 hari. Saat memanen, pastikan anda menggunakan sarung tangan untuk mencegah iritasi atau bisa juga menggunakan jaring atau serokan.

Seperti itulah cara ternak lele hanya dengan menggunakan terpal. Secara garis besar, caranya sama seperti ternak di kolam semen biasa, hanya saja tempatnya yang berbeda. Jadi, bagi kamu yang ingin melakukan budidaya ikan lele dan tidak mempunyai material pasir dan semen untuk membuat kolam. Tentu, alasan tersebut bukan alasan yang tepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here