Tips dan Trik Mudah Cara Ternak Ayam Petelur, Terbukti Untung

0
238
Cara Ternak Ayam Petelur

Ayam merupakan binatang ternak yang memang terbukti menguntungkan bagi para pengusaha yang menggelutinya. Bukan hanya diambil dagingnya saja, namun ayam juga bisa diternak hanya untuk diambil telurnya saja. Ayam – ayam yang diternak untuk diambil telurnya tersebut biasa disebut sebagai ayam petelur. Jika anda penasaran mengenai cara ternak ayam petelur, berarti anda sedang berada di tempat yang tepat

Terdapat hal – hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya ayam petelur yang tentunya berbeda dengan budidaya ternak pada ayam pedaging. Nah, daripada semakin penasaran, langsung saja kita bahas tips dan trik budidaya ayam petelur. Berikut adalah pembahasannya.

Kenali Jenis – Jenis Ayam Petelur

Jika anda baru ingin memulai budidaya ternak ayam petelur, anda harus mengenali jenis – jenisnya lebih dulu. Terdapat 2 jenis ayam petelur yang bisa diternak yaitu petelur putih dan petelur cokelat. Terdapat beberapa perbedaan karakteristik pada keduanya antara lain

Baca Juga  Peluang Usaha di Desa, dengan Keindahan Alamnya yang Dijadikan Destinasi Wisata      

Ayam Petelur Putih

Ayam petelur putih memiliki telur yang berwarna putih, ayam tersebut juga sensitif terhadap cahaya panas dan suara bising. Namun, ayam tersebut memiliki berat yang ideal dibandingkan petelur coklat. Jenis ayam tersebut juga paling sering dijumpai di pasaran.

Ayam Petelur Cokelat

Sudah pasti ayam petelur cokelat memiliki telur berwarna coklat, namun ayam tersebut memiliki harga yang lebih mahal dan lebih sulit untuk dijumpai. Ukuran telur yang dimiliki biasanya juga lebih besar dan bulat, serta bisa dijadikan ayam pedaging

  • Kenali Cara Pemilihan Bibit

Pastikan bibit yang anda pilih memiliki bulu yang halus serta mengkilap dan berat badan bibit juga harus ideal. Hal tersebut menandakan bahwa bibit yang anda beli adalah bibit ayam dari indukan yang berkualitas serta sehat. Pastikan juga bahwa nafsu makan bibit tersebut juga tinggi dan tidak ada cacat fisik.

  • Sediakan Tempat Tinggal (Kandang)

Kandang bisa menjadi penentu lancar atau tidaknya bisnis ayam petelur anda di masa depan. Pastikan kandang yang anda miliki memadai dengan banyaknya ayam yang akan anda pelihara. Kandang untuk ayam petelur terbagi kedalam dua jenis yaitu kandang battery dan kandang koloni. Namun, jika anda memelihara ayam petelur, lebih disarankan menggunakan kandang baterai.

Baca Juga  Mau Buka Usaha Makanan Delivery di Desa? Pasti Bisa

Kandang baterai adalah kandang yang memang ditujukan untuk pemeliharaan ayam petelur, sehingga, dengan kandang ini pengambilan dan pengumpulan telur menjadi lebih mudah.

Sedangkan kandang koloni adalah kandang lebih ditujukan untuk ayam pedaging, karena kandang ini dibuat cukup besar dalam satu petak dan mengharuskan peternak memasukan banyak ayam. Jika anda menggunakan kadang jenis koloni, maka akan sedikit kesusahan dalam mencari telur.

  • Perhatikan Kebutuhan Pakan dan Minum

Layaknya manusia, hewan juga butuh makan dan minum untuk bisa terus bertahan hidup. Namun, makanan dan minuman yang anda beri tidak boleh asal – asalan. Perhatikan juga kualitas pakannya karena hal tersebut akan mempengaruhi kualitas telur. Beberapa jenis makanan yang bisa dipilih antara lain jagung, tepung dan sentrat.

Untuk minum, selain menggunakan air bersih, pastikan juga sebagai peternak anda memberikan obat anti-stress ke dalam wadah minuman tersebut supaya ayam tetap sehat selalu berada di kandang.

  • Perhatikan Kebersihan Kandang

Kandang yang bersih bisa membuat ayam yang anda pelihara merasa lebih nyaman tinggal di sana. Hal tersebut tentu juga menghindarkan ayam dari dampak stress dan penurunan kualitas telur. Maka dari itu, sebaiknya anda membersihkan kandang setiap hari.

  • Panen dengan Benar

Untuk menjadi sukses dalam budidaya ternak ayam petelur, anda harus mengetahui cara panen ayam petelur yang benar. Panen menang bisa dilakukan rutin hingga 3 kali dalam sehari yaitu pagi, siang dan sore. Meskipun begitu, tidak semua telur memenuhi standar kualitas pasar. Jadi anda perlu memisahkannya antara sama lain antara telur yang normal dan abnormal atau kurang bagus.

Baca Juga  Mau Mengoptimalkan Peluang Usaha Desa yang Ada, Begini Caranya

Cara membedakannya mudah saja, pada telur abnormal biasanya mengambang di air, berukuran lebih kecil, berbentuk lonjong atau gepeng. Sedangkan telur yang normal memiliki bentuk oval, tidak mengambang di air dan berkulit tipis.

Seperti itulah cara budidaya ternak ayam petelur, mudah sekali bukan? Sekarang, giliran anda mempraktekkannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here