Cara Praktis Tingkatkan Kualitas Laporan Keuangan

0
1878

BERDESA.COM – Pengelolaan keuangan menjadi syarat penting bagi keberhasilan suatu usaha. Namun demikian, tak sedikit pelaku bisnis mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan, termasuk membuat laporan keuangan dengan baik. Akibatnya, aktivitas financial dari suatu usaha tidak terkontrol dengan baik.

Maka dari itu, berikut cara praktis membuat laporan keuangan berdasarkan aktivitas financial harian, mingguan, bulanan hingga tahunan.

Aktivitas Harian

  • Cek kondisi kas : Kas merupakan sumber energi perusahaan. Karena itu, awali hari Anda dengan memeriksa kondisi keuangan setiap harinya. Pastikan bahwa perusahaan memiliki cukup dana untuk melakukan transaksi hari itu. Dengan demikian, Anda akan terhindar dari resiko kehabisan uang operasional atau kekacauan finansial.
  • Periksa dan catat semua transaksi : Akhiri hari Anda dengan memeriksa semua transaksi yang terjadi. Pastikan setiap bukti transaksi seperti faktur, nota, cek, atau kuitansi terkumpul dengan rapi sehingga Anda tidak kesulitan mencarinya di akhir bulan. Kemudian catatlah setiap transaksi tersebut ke dalam pembukuan. Ingatlah bahwa transaksi tanpa bukti dianggap tidak sah dan harus dipertanggungjawabkan.
Baca Juga  Tips Mengelola Keuangan Rumah Tangga

Aktivitas Mingguan

Melihat kembali aktivitas bisnis perusahaan. Setelah seminggu, saatnya bagi Anda untuk meninjau ulang seluruh transaksi bisnis yang sudah maupun belum dilakukan. Periksa utang perusahaan yang belum dibayar, khususnya yang jatuh tempo pada minggu tersebut, demi menjaga hubungan yang baik dengan supplier. Ingat untuk selalu menyimpan bukti pengiriman atau pembayaran.

Aktivitas Bulanan

  • Selesaikan setiap transaksi : Usahakan agar semua transaksi dapat terselesaikan di akhir bulan sehingga Anda tidak kesulitan mengerjakan laporan. Transaksi yang selesai tepat waktu akan memperjelas laporan keuangan Anda.
  • Persiapkan laporan keuangan bulanan : Pastikan laporan keuangan Anda siap setiap bulan. Khususnya untuk kebutuhan pembayaran pajak. Transaksi yang telah tercatat dengan rapi akan membantu Anda menyelesaikan laporan keuangan lebih cepat. Ingatlah bahwa laporan keuangan setidaknya harus memiliki laporan laba rugi, neraca, serta laporan arus kas.
  • Catat perbandingan keuangan : Ingatlah untuk mencantumkan perbandingan pendapatan dan pengeluaran bulan ini dengan bulan sebelumnya agar dapat mengetahui dengan jelas kondisi finansial perusahaan. Hasilnya dapat menjadi acuan Anda dalam membuat rencana finansial yang lebih baik. Anda dapat menyajikannya dalam bentuk grafik atau chart.

Aktivitas Tahunan

  • Evaluasi aktivitas finansial perusahaan : Kumpulkan pegawai Anda dan lakukan evaluasi keuangan tahun ini berdasarkan laporan keuangan setiap bulannya. Kemudian bandingkan dengan pengeluaran dan pendapatan di tahun sebelumnya. Anda harus menentukan anggaran yang harus ditambahkan, dikurangi, atau dihilangkan. Hasil evaluasi ini akan menjadi landasan Anda dalam membuat rencana keuangan untuk tahun berikutnya
  • Periksa kondisi inventaris : Memeriksa kualitas inventaris perusahaan, khususnya yang telah terpakai, merupakan kegiatan akhir tahun yang sangat penting untuk pelaksanaan aktivitas perusahaan. Dengan melakukan pemeriksanaan, Anda dapat mengetahui apakah ada peralatan atau perlengkapan perusahaan yang sudah menurun kualitasnya dan harus diganti.
  • Susun laporan akhir tahun Anda : Akhir tahun merupakan waktu dilakukannya audit perusahaan. Sama seperti proses pembuatan laporan bulanan, pembuatan laporan tahunan juga membutuhkan kelengkapan bukti transaksi dan juga data-data statistik. Pembuatan laporan akan semakin cepat jika Anda telah mengumpulkan dan merapikan data-data tersebut sejak dini.(bd05)

Baca juga : Menyoal Modal Sosial Melahirkan BUMDesa

Baca Juga  Desa Panggungharjo Cetak Wirausaha Muda

BUMDesa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here