Bulog Target Bentuk 100 Ribu Toko Ritel Khusus Pangan

0
1617

BERDESA.COM – Bulog membuat terobosan besar. Bulog menciptakan Rumah Pangan Kita (RPK) yakni tempat warga masyarakat bisa mendapatkan berbagai kebutuhan harian dengan harga di bawah standar. Dalam dua tahun ke depan Bulog menargetkan lahirnya 50 ribu hingga 100 ribu RPK di seluruh Indonesia. Lalu, apa tujuan pembentukan RPK?

Dirut Bulog Djarot Kusumayakti kepada wartawan beberapa waktu lalu menjelaskan, RPK adalah tempat tempat warga masyarakat bisa mendapatkan sejumlah komoditas yang sangat dibutuhkan masyarakat dengan harga rendah. “ RPK adaah program yang menjembatani kedekatan konsumen dengan produsen,” jelasnya. Dengan begitu berbagai kebutuhan pokok di negeri ini memiliki harga yang stabil. Menjaga kestabilan harga inilah yang menjadi salahsatu tujuan berdirinya RPK.

Selain itu RPK adalah sebuah konsep bisnis retail yang kerakyatan yang bertujuan melindungi masyarakat dari permainan harga yang selama ini dimainkan berbagai pihak. Dengan RPK, harga bahan pokok tidak lagi bakal bisa dimainkan begitu saja karena dengan sendirinya bakal ditinggalkan warga karena warga bisa mendapatkannya di RPK.

Baca Juga  Pemerintahan Desa Menurut Undang-Undang

Hingga pertengahan 2017 telah berdiri 18 ribu titik RPK tersebar di seluruh penjuru tanah air. Hanya saja jumlah itu belum memadai untuk menciptakan stabilisasi harga. Bulog terus menggenjot jumlah ini.

Djarot menyatakan, Bulog menargetkan RPK bisa bergandeng tangan dengan BUMDes di berbagai desa di seluruh Indonesia. Namun bukan hanya BUMDes yang bisa mendirikan RPK. RPK juga bisa didirikan oleh warga asal memenuhi persyaratan yang ditentukan Bulog.

Harga berbagai komoditas di RPK dijamin murah  sehingga para pedagang tidak bisa lagi menetapkan harga semau mereka. Kenapa murah? Karena mendapat subsidi dari pemerintah. Uniknya lagi, harga pangan yang dijual di agen-agen RPK juga bakal memiliki harga yang sama satu sama lain. Semua RPK bakal menjual dengan rentang harga yang sama di seluruh wilayah Indonesia. Bagaimana cara menjadi mitra RPK?

RPK hanya boleh didirikan satu saja di setiap Rukun Warga (RW) dan boleh didirikan warga masyarakat biasa. Syaratnya, harus punya tempat usaha untuk menggelar dagangan itu. Bagi yang berminat harus menyerahkan fotokopi KTP, KK dan rekomendasi dari RT/RW serta kepala desa. Sedangkan untuk mereka yang tercatat sebagai koperasi, Ormas, atau perusahaan, harus menyertakan SIUP, NPWP, dan keterangan domisili.

Baca Juga  9 Hal yang Menghambat BUMDes Menjadi Raksasa

Kelengkapan berkas itu harus diserahkan pada Kantor Bulog di daerah Anda. Untuk memulai menjadi RPK, harus menyerahkan sejumlah uang sebagai modal awal sekitar Rp. 5 juta. Dengan uang itu maka RPK bakal mendapatkan jatah berupa 160 Kg beras, 200 kg gula dan 60 liter mintak goring. Juga bakal mendapatkan perangkat promosi untuk RPK Anda seperti banner (spanduk kecil), x-banner dan flyer. Anda berminat, segera datangi Kantor Bulog di kota Anda. (aryadji/berdesa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here