Tips Sukses Budidaya Tanaman Kopi Agar Hasil Panen Berkualitas

0
216
Budidaya Tanaman Kopi

Komoditi perdagangan kopi di Indonesia, bahkan di seluruh dunia hampir tak pernah surut dari waktu ke waktu. Pusat dan lokasi budidaya tanaman kopi terbesar di seluruh dunia terletak di berbagai tempat, salah satunya adalah Indonesia. Selain itu, ada juga Amerika Selatan, Afrika dan Asia Pasifik.

Kopi adalah tanaman yang bisa dengan mudah hidup di dataran tinggi seperti negara kita, Indonesia. Untuk itu, banyak sekali petani menanam tanaman kopi di dataran tinggi sebagai sumber mata pencaharian.

Namun, tidak semua petani mengetahui, bagaimana supaya sukses menanam kopi dan mendapatkan hasil panen yang maksimal. Lalu, bagaimanakah caranya? Berikut ini adalah ulasannya.

  1. Tentukan Jenis dan Varietas

Pertama – tama, tentukan lebih dulu jenis kopi dan varietas kopi yang ingin dibudidayakan. Ada 4 jenis tanaman kopi yang kerap dibudidayakan di Indonesia yaitu Arabika, robusta dan liberika dan excelsa.

Baca Juga  Peluang Usaha Unik: Layanan Perbaikan Rumah/Perkakas Online

Setiap jenis kopi tersebut, tentu memiliki karakter yang berbeda – beda. Pilihlah salah satu jenis kopi yang cocok untuk ditanam di wilayah tempat anda tinggal.

Untuk lahan dengan ketinggian 800 mdpl, cocok untuk ditanami arabika. Sedangkan untuk lahan pada 400 – 800 mdpl, cocok untuk ditanami robusta.

  1. Siapkan Bibit

Selanjutnya, yang perlu anda lakukan adalah mencari bibit unggul. Informasi terkait bibit unggul, jika anda masih awam dengan pengetahuan tersebut, anda bisa langsung saja datang ke toko bibit unggul kopi. Pastikan, bahwa bibit kopi yang  anda pilih sehat dan normal dan memiliki tingkat pertumbuhan yang bagus.

  1. Siapkan Lahan

 Untuk melakukan budidaya tanaman apapun, tentunya anda membutuhkan lahan sebagai tempat untuk tumbuhnya tanaman tersebut, termasuk dengan tanaman kopi. Namun, lahan yang anda siapkan haruslah cocok dengan lahan yang disukai oleh tanaman kopi itu sendiri.

Kopi menyukai lahan dengan tanah yang gembur serta kaya akan bahan organik. Jadi, untuk menunjang kesuburan tanaman kopi, anda bisa menambahkan pupuk organik.

Baca Juga  Peluang Usaha Minuman Kemasan yang Gampang Dikembangkan

Selain itu, tanaman kopi juga tidak terlalu menyukai cuaca yang sangat terik, untuk itu anda perlu menanam pohon peneduh supaya intensitas cahaya yang diterima oleh kopi tidaklah terlalu tinggi. Namun, jika menurut anda menanam pohon peneduh terlalu ribet, anda bisa menggunakan jaring paranet.

  1. Menanam Bibit Dengan Benar

Cara menanam bibit kopi untuk mendapatkan hasil yang maksimal tidaklah boleh sembarangan. Pertama – tama, sebelum proses penanaman kopi berlangsung, 3 – 6 bulan sebelumnya, buatlah lubang tanam dengan ukuran sebesar 60x60x60 cm.

Jika lubang telah selesai dibuat, 2 bulan sebelum ditanami, campurkan 200 gram belerang dan 200 gram kapur dan masukan ke lubang tanam tersebut. Sebagai tambahan, jika anda menginginkan tanah anda lebih subur lagi, jangan lupa untuk menambahkan 20 kg pupuk kompos juga sebulan sebelum ditanami.

Setelah semua proses tersebut selesai, barulah anda bisa menanam bibit kopi anda.

  1. Lakukan Penyulaman

Jika bibit sudah ditanam, lakukan pemeriksaan tanaman secara rutin setidaknya 1 minggu 2 kali. Jika bibit sudah berusia 1 – 6 bulan , lakukan pengecekan menjadi 1 bulan 1 kali. Bila terdapat pohon yang mati, langsung saja lakukan penyulaman.

  1. Pemupukan Tanaman Kopi

Pemupukan saat budidaya tanaman kopi sangatlah penting, karena hal tersebut akan menunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman kopi menjadi lebih cepat.

Baca Juga  Bisnis Pelajar Yang Menguntungkan Untuk Kamu Tiru

Untuk pemupukan tanaman kopi sendiri, anda bisa melakukannya selama 2 tahun 1 kali dan untuk  setiap tanaman kopi,  disarankan untuk memberikan pupuk sebanyak 20 kg per 2 tahun 1 kali tersebut.

  1. Menghindari hama

Tanaman kopi yang sudah diserang hama akan terganggu produktivitasnya. Untuk menghindari hal tersebut dalam budidaya tanaman kopi, lakukan penyemprotan pestisida pada tanaman kopi anda.

  1. Pasca Panen

Jika kopi yang ditanam telah dibudidayakan secara intensif, biasanya kopi sudah bisa berbuah dalam jangka waktu 2,5 hingga 3 tahun untuk jenis robusta dan 3-4 tahun untuk arabika. Pastikan saat memanen, anda juga tidak sembarangan, lakukan dengan hati – hati saat anda memetik kopi yang akan dipanen.

Itulah tips budidaya tanaman kopi supaya menghasilkan panen yang berkualitas. Selamat mencoba dan semoga artikel ini bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here