Bijak Menggunakan Dana Desa

2
3171
Bijak Menggunakan Dana Desa
Bijak Menggunakan Dana Desa

BERDESA.COM – Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa memberikan otonomi luas kepada desa untuk mengatur dan mengurus kewenangan desa, termasuk dalam hal pengelolaan keuangan. Selain Alokasi Dana Desa dan Bagi Hasil Pajak Daerah Retribusi Daerah, sumber penerimaan desa kemudian bertambah satu lagi, yaitu Dana Desa yang bersumber dari APBN.

Pada 2015 rata-rata desa menerima Dana Desa sebanyak 280,27 juta yang kemudian secara bertahap akan bertambah jumlahnya untuk setiap tahunnya. Pada tahun 2016 sudah diputuskan dalam APBN 2016 bahwa dana desa akan naik sebesar 120% dari tahun 2015. Penggunaan Dana Desa tersebut haruslah sesuai dengan prioritas pembangunan yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Desa tentang Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) serta pedoman yang dikeluarkan oleh Kementerian Desa.

Adapun prioritas penggunaan Dana Desa dalam Permendesa Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penetapan Priotitas Penggunaan Dana Desa Tahun 2015 adalah untuk menjalankan dua kewenangan desa, yaitu kewenangan bidang pembangunan desa dan kewenangan bidang pemberdayaan masyarakat. Di bidang pembangunan, penggunaan dana desa diprioritaskan untuk membangun, merawat, serta mengembangkan:

  1. Pemenuhan kebutuhan dasar, seperti pengembangan pos kesehatan desa dan polindes; posyandu, PAUD
  2. Sarana dan prasarana desa, seperti jalan desa, jalan usaha tani, embung desa, pembangunan energi baru dan terbarukan, pengelolaan air bersih berskala desa, pemeliharaan irigasi tersier, budidaya perikanan, sarana dan produksi di desa
  3. Potensi ekonomi lokal,seperti pengembangan BUMDesa, pasar desa, pelelangan ikan, lumbung pangan, pupuk dan pangan organik, benih lokal, ternak kolektif, tambatan perahu, padang gembala, desa wisata, teknologi tepat guna pengolahan hasil pertanian dan perikanan
  4. Pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan, seperti hutan milik desa dan pengelolaan sampah.
Baca Juga  Teknik Pengelolaan Keuangan Desa

Sementara, di bidang Pemberdayaan, dana desa diprioritaskan untuk:

  1. Peningkatan kualitas proses perencanaan desa
  2. Mendukung kegiatan ekonomi baik melalui BUMDesa maupun kelompok usaha masyarakat
  3. Peningkatan kapasitas kader pemberdayaan masyarakat desa
  4. Pengorganisasian melalui pembentukan dan fasilitasi paralegal untuk memberikan bantuan hukum kepada warga desa
  5. Penyelenggaraan promosi kesehatan dan gerakan hidup bersih dan sehat
  6. Dukungan terhadap kegiatan desa dan masyarakat pengelolaan hutan desa dan hutan kemasyarakatan; dan
  7. Peningkatan kapasitas kelompok masyarakat melalui: Kelompok usaha ekonomi produktif, Kelompok perempuan, Kelompok tani, Kelompok masyarakat miskin, Kelompok nelayan, Kelompok pengrajin, Kelompok pemerhati dan perlindungan anak, Kelompok pemuda, Kelompok lain sesuai kondisi desa.

Sementara dalam Pasal 7 Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penetapan Priotitas Penggunaan Dana Desa Tahun 2015, menyebutkan bahwa penggunaan Dana Desa haruslah mendukung sektor-sektor unggulan untuk mencapai kedaulatan pangan, energi, kemaritiman dan kelautan, serta pariwisata dan industri.(bd01)

Baca juga : Jangan Korupsi Dana Desa

Tips : Mendirikan dan Mengembangkan BUMDesa

BUMDesa

2 KOMENTAR

  1. Assalmu’alaikum termekasih atas kebijakan pemerintah tentang dana desa,yg pernah saya angan angankan ketika itu tahun 2007, pada saat itu saya sebagai mitra PKBL-IPB SBRC,ketika saat itu saya mendapatkan kontrak pembelian dan menjadi peluang usaha bidang agribisnis yang dapat membantu perekonomian di pedesaan,namun kekurangnya biaya atau minimnya pembiayaaan kebijakan dari perbankan bukan sedilkit akhirnya usaha masyarakat pertanian desa yang merugi,termasuk saya yang gagal akhirnya beralih profesi bahkan menjadi penganguran.
    Harapan saya pengawan dana desa tidak ahnya di awasi penegak hukum,tapi juga di awasi KOMNAS HAM,Semoga dana desa berjalan sesuai harapan,harapannya para mereka yang berangan angan mebangun ekonomi di pedesaan. Apabila tidak ada tebang pilih kebijakan atau pilih kasi kebijakan , saya yakin ekonomi di pedesaan akan maju sehingga indonesia jadi negara makmur.

  2. memang seharusnya dana desa itu benar-benar dimanfaatkan untuk kemajuan dalam berbagai sektor, seperti pertanian dan lainnya agar setiap desa dapat berkembang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here