Bentuk & Strategi Majukan BUMDesa

0
4047
Bentuk & Strategi Majukan BUMDesa
Bentuk & Strategi Majukan BUMDesa

BERDESA.COM – Bentuk organisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) terbagi menjadi dua, yakni Unit Usaha Berbadan Hukum dan Unit Usaha Tidak Berbadan Hukum. Pertama, Unit Usaha Berbadan Hukum, yakni unit usaha yang pemilik sahamnya berasal dari BUMDesa dan masyarakat. Kedua, Unit Usaha Tidak Berbadan Hukum. Yakni bentuk organisasi didasarkan pada Peraturan Desa tentang pendirian BUMDesa yang sudah disepakati.

Dalam Unit Usaha Berbadan Hukum tersebut pun masih terbagi menjadi dua bentuk yakni Perseroan Terbatas dan Lembaga Keuangan Mikro. Adapun yang dimaksud Perseroan Terbatas adalah persekutuan modal yang dibentuk berdasarkan perjanjian yang sebagian besar modalnya dimiliki oleh BUMDesa. Sedangkan Lembaga Keuangan Mikro adalah lembaga keuangan mikro yang dikelola oleh BUMDesa dan masyarakat. Adapun andil BUMDesa sebanyak 60% dalam pengelolaan lembaga keuangan mikro tersebut.

Strategi & Kebijakan

Berkaitan dengan kebijakan otonomi daerah, strategi pengembangan BUMDesa tidak semata didasarkan pada aspek target pertumbuhan ekonomi, akan tetapi yang lebih penting adalah menciptakan aktifitas ekonomi yang kondusif di tingkat desa paling tidak memecahkan kendala pengembangan usaha desa guna mendorong peningkatan pendapatan masyarakat sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Baca Juga  Cara Menentukan Jenis Usaha dalam Pendirian BUMDesa

Komitmen dalam pemberdayaan BUMDesa perlu juga memperhatikan kewenangan penyelenggaraan pembinaan kepemerintahan. Hubungan kerjasama antar dunia usaha dan pemerintah daerah perlu senantiasa dijaga agar dapat saling sinergi. Oleh karena itu, salah satu peran yang diemban oleh provinsi adalah mengkoordinasikan dan menserasikan kebijakan dan program penyelenggaraan pembinaan usaha ekonomi masyarakat.

Kebijakan pemerintah dalam upaya pengembangan BUMDesa, diperlukan suatu pemahaman yang terukur dan mendalam (diagnosis) untuk mengetahui apa sebenarnya permasalahan yang dihadapi oleh tiap-tiap usaha BUMDesa di masyarakat yang akan dibina. Pembinaan tidak mungkin berhasil tanpa adanya pemahaman yang utuh atas kebutuhan klien dan tidak berkesinambungan. Pengembangan BUMDesa membutuhkan pembinaan yang berkelanjutan guna mencapai sasaran. Selain itu, pengembangan unit usaha BUMDesa idealnya bertumpu pada potensi dan kondisi lokal serta lebih berorientasi pada proses yang partisipatif.(bd05)

Baca juga : Jalan Cepat Desa Muntuk Menuju Desa Wisata

BUMDesa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here