Belajar Mengenai Cara Mendirikan BUMDesa Bisa Melalui VCD Saja

0
825

BERDESA.COM – Ada banyak cara belajar mengenai bagaimana mendirikan BUMDesa, melahirkan unit usaha hingga cara mengembangkannya. Anda bisa melakukan kunjungan kerja, ikut pelatihan atau satu lagi cara yang praktis yakni membeli CD dan belajar sendiri.

Setiap model pembelajaran ini memiliki keunggulan dan kelemahan tentu saja. Keunggulan kunjungan kerja misalnya membuat perangkat desa atau kepala desa akan melihat langsung di lapangan seperti apa BUMDesa berhasil yang telah dilahirkan desa lain. Melihat langsung dan mendapat penjelasan dari orang-orang yang menjalankannya bakal memberikan gambaran yang jelas mengenai bagaimana membangun hal yang sama. Tetapi kunjungan kerja memiliki durasi yang pendek sehingga tidak bisa menyerap banyak hal.

Mengikuti pelatihan memberikan pemahaman yang jauh lebih komprehensif alias lengkap mengenai bagaimana mendirikan BUMDesa. Pelatihan memberikan beragam materi penting menyangkut pendirian BUMDesa mulai dari mulai kajian Undang undang serta peraturan di bawahnya hingga bagaimana menyusun Peraturan Desa untuk mendukung pendirian BUMDesa.

Bukan itu saja, pelatihan bakal memberikan pula materi mengenai bagaimana menganalisa potensi desa hingga memutuskan unit usaha yang paling layak dan strategis bagi desa untuk didirikan. Soalnya, kalau sudah menyangkut mendirikan unit usaha maka haruslah dikaji dengan cara pandang bisnis, jadi materi mengenai bagaimana merumuskan potensi desa jelas penting. Berbagai materi lain juga bakal didapatkan dari pelatihan.

Baca Juga  BUMDES Bersama Lenggar Bujo Giri Wonogiri Sukses Kembangkan Usaha Ternak Sapi

Pelatihan sejatinya adalah proses belajar cepat karena langsung menyerap inti-inti dari setiap materi. Sudah pasti yang memberikan materi adalah orang-orang atau tokoh yang sudah diakui kiprahnya dalam topik yang dia berikan. Biasanya dari praktisi atau pelaku seperti kepala desa yang sukses membangun BUMDesa atau pendamping desa yang berhasil mengusung desa menjadi desa berprestasi.

Tetapi mengikuti sebuah pelatihan juga musti teliti. Calon peserta harus melihat dulu materi apa yang ditawarkan, siapa pembicaranya, kompetensi apa yang dimiliki si pemateri dan apa yang bisa dicapai peserta pelatihan jika mengikuti pelatihan itu. Terakhir tentu saja soal biaya, hitunglah dengan cermat dan buatlah perbandingan dengan pelatihan yang lain.

Jangan terjebak soal angka murah. Tiket pelatihan murah tidak berarti pilihan yang lebih baik daripada yang mahal. Murah dengan materi yang terbatas dan pemateri yang tidak memiliki kompetensi sungguh sia-sia. Sebaliknya, harga yang tinggi umumnya menawarkan konten yang lebih baik atau paling tidak, membayar pelatihan lebih mahal akan memungkinkan peserta melakukan komplain jika  materi tak sesuai yang dijanjik

Baca Juga  Kenapa BUMDesa Bekerjasama dengan Pihak Ketiga?

Jika dua pola belajar di atas tidak sesuai keinginan Anda, maka cara lainnya adalah belajar sendiri melalui buku atau VCD BUMDesa. Belajar melalui VCD membuat Anda tidak perlu pergi kemana-mana dan tidak butuh waktu khusus untuk mendapatkan isinya karena Anda bisa memutar isinya kapan saja dan bisa dilakukan dengan santai bak sedang noton pertandingan sepak bola saja. Transaksinya pun mudah karena bisa dibeli melalui online.

Seperti VCD ‘Mendirikan dan Mengembangkan BUMDesa’ yang disediakan www.usahadesa.com. Anda tinggal klik saja, pembayaran melalui transfer bahkan Anda tidak perlu menanggung biaya kirim karena sudah include dengan harga. Isinya, tutorial yang diberikan oleh Kepala Desa Terbaik si Indonesia yakni Wahyudi Anggoro Hadi Kepala Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, Yogyakarta dan tokoh pakar desa Farid Hadi Rachman. Jadi, pilih yang paling nyaman bagi Anda.(aryadji/berdesa)

Foto: www.myasirarafat.files.wordpress.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here