Begini Seharusnya Hubungan Kepala Desa dengan BUMDesa

0
6337

BERDESA.COM – Perdebatan mengenai peran kepala desa terhadap BUMDesa mendapat banyak sambutan dari berbagai grup BUMDesa di jagat maya. Banyak kepala desa merasa dirinya berhak menentukan segala hal yang berkait dengan BUMDesa. Padahal BUMDesa sudah jelas beda ranah dengan urusan administrasi dan pemerintahan yang menjadi fokus sang kepala desa. Parahnya lagi, para kepala desa ini sudah ‘terlanjur’ memposisikan dirinya adalah ‘raja kecil’ yang paling paham apa yang seharusnya dilakukan BUMDesa.

Bahwa perangkat desa memiliki peran yang sangat penting dalam proses pendirian BUMDesa memang betul. Tetapi peran itu sesungguhnya lebih sebagai fasilitator untuk menciptakan proses yang mampu membangun ruang partisipasi bagi warga desa. Proses itu dimulai dari mulai sosialisasi hingga terbentuknya kepengurusan BUMDesa. Selanjutnya, adalah wewenang para pengurus BUMDesa untuk mengajukan konsepsi usaha yang akan dibangun dan dikembangkan.

Sebagai sebuah lembaga profesional, BUMDesa harus mampu membangun sistem keorganisasian mandiri untuk menjalankan seluruh prosesnya sebagai lembaga usaha. Peran kepala desa adalah mendorong terciptanya BUMDesa sebagai lembaga yang mampu secara profesional mengelola seluruh proses usaha dan memastikan proses itu berjalan dengan baik. Maka tidak berarti kepala desa boleh menentukan segala sesuatu yang harus dilakukan BUMDesa. Soalnya, BUMDesa adalah lembaga usaha yang memiliki pertimbangan sangat berbeda dengan lembaga pemerintahan dalam mengambil sebuah keputusan.

Baca Juga  Langkah Menyusun Kelayakan Usaha bagi BUMDesa

Masalahnya, batasan kewenangan ini dinilai sangat tipis. Ditambah lagi budaya feodalisme yang masih kuat di desa yang menganggap kepala desa sebagai orang yang paling berhak menentukan segala keputusan yang berhubungan dengan nasib orang banyak membuat si kepala desa merasa dirinyalah yang paling berhak menentukan segala keputusan BUMDesa. Apalagi urusan BUMDesa menyangkut sejumlah dana desa yang digunakan untuk membiayai lahir dan berkembangnya BUMDesa. Bukan rahasia lagi, segala yang berhubungan dengan dana dari pemerintah seringkali menimbulkan ‘perang kepentingan’ di tingkat bawah.

Yang perlu digaris bawahi adalah, dana yang dikucurkan untuk BUMDesa adalah semacam modal yang harus digunakan membangun sebuah lembaga usaha. Maka dana ini harus mampu menciptakan perubahan situasi ekonomi warga desa dengan beragam bentuk. Tetapi apapun bentuknya, harus ada pertanggungjawaban yang jelas mengenai peruntukkannya. Karena modal usaha maka dana itu harus diperlakukan sebagaimana investasi usaha yang berarti harus mengembang berkat unit usaha yang dibiayainya.

Pada titik inilah konsep BUMDesa membedakan diri dengan program pemberdayaan ekonomi lainnya. BUMDesa mengharuskan partisipasi warga desa dalam seluruh proses kelahiran BUMDesa. BUMDesa juga mengharuskan dirinya ditangani orang-orang yang dipilih karena kapaitasnya dan bukan berdasar kedekatan personal dengan penguasa desa atau karena dulu kalah dalam Pilkades. Karenanya pemilihan pengurus BUMDesa tidak boleh asal comot saja.

Baca Juga  Gemuknya Keuntungan Penggemukan Sapi bagi BUMDes

Salahsatu cara agar peran kepala desa menjadi jelas adalah dengan melahirkan Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai aturan main yang harus ditaati bersama oleh seluruh bagian yang bekerja dan berkaitan dengan lembaga BUMDesa. SOP-lah yang akan menjadi penjelas bagi peran masing-masing pihak dalam perjalanan BUMDesa.

Tetap tidak mudah memposisikan diri pada peran yang cukup kompleks seperti ini. Hingga saat ini, perdebatan mengenai bagaimana seharusnya kepala desa memerankan dirinya dalam kontek BUMDesa masih terus didiskusikan. Salahsatunya adalah pada diskusi yang dibahas di dalam Grup Diskusi Channel BUMDes se-Indonesia di Telegram, media sosial yang menyediakan fasilitas diskusi interaktif dengan jumlah peserta diskusi yang besar.

Dalam forum diskusi ini beragam pengalaman, pendapat dan hipotesa mengenai peran kepala desa dalam kontek BUMDesa menjadi tema yang sangat banyak dibahas. Ingin mendapatkan informasi mengenai hal ini? Silakan install aplikasi Telegram ke dalam HP Anda dan cari chanel BUMDesa Mitra Usahadesa atau Klik: https://t.me/BUMDes. Dijamin Anda bakal mendapatkan banyak input mengenai pembangunan desa dengan segala pernak-perniknya di sana. (aryadji/berdesa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here