Bangkit dari Kegagalan dalam Berbisnis/Berusaha

2
59

Kegagalan dalam berbisnis atau berusaha? Itu adalah hal yang wajar, jadi jangan khawatir, karena kegagalan adalah bagian dari kesuksesan. Mengutip tips dari Investbro.id, salah satu cara utama untuk bangkit dari kegagalan usaha adalah menguatkan niat dan belajar dari kegagalan. Yuk intip kisah inspiratif beberapa orang yang pernah mengalami kegagalan dan belajar dari dalamnya.

Bill Gates

Success is a lousy teacher.

-Bill Gates

Siapa sih yang tidak mengenal Bill Gates? Bill ini orang terkaya di dunia karena mendirikan Microsoft.

Awalnya, Bill Gates bersama temannya yang bernama Paul Allen mendirikan Traf O Data, sebuah mesin pemroses data, namun sayangnya usaha yang dijalankan gagal bahkan merugi hingga 3.494 dolar USD, atau bisa dibilang 53 juta rupiah. Meskipun demikian, mereka tidak menyerah, melainkan membuat perusahaan komputer Microsoft yang kini sudah populer digunakan seluruh masyarakat di dunia. Pada akhirnya mereka pun belajar dari kegagalan usaha Traf O Data mereka.

Steve Jobs

Siapa sih yang tidak mengenal pendiri Apple seperti Steve Jobs?

Ternyata, Steve Jobs ini juga pernah mengalami kegagalan dalam berbisni lho. Dimulai pada saat ia mengerjakan Lisa Project, di mana karena harga komputernya yang terlalu mahal sehingga hanya berhasil terjual sebanyak 10.000 unit saja. Hal itulah yang membuat Steve dikeluarkan dari perusahaan Lisa Project padahal perusahaan tersebut dirintis sendiri olehnya.

Lalu, Steve bergabung dengan Macintosh Project, yang dirancang untuk menghasilkan komputer seperti yang dihasilkan di Lisa Project, namun dengan harga yang lebih murah. Tetapi sayangnya, lagi-lagi penjualan hanya mencapai 250.000 unit saja, dan lagi-lagi beliau dipecat dari perusahaan Apple Inc. yang didirikannya sendiri.

Dipecat dari perusahaan yang dirintisnya tidak membuat Steve menyerah. Ia kembali menciptakan perusahaan komputer baru bernama Next Inc., yang kemudian berkembang menjadi perusahaan software. Selain itu, ia juga mendirikan Pixar Animation yang membuatnya kembali menjadi seorang bilioner.

Kemudian, suatu saat terjadi jatuhnya saham Apple. Karena itulah Steve diundang ke perusahaan sebagai konsultan, meskipun pada akhirnya banyak pemegang saham yang menyetujui bahwa Steve kembali diinginkan menjadi CEO di Apple. Luar biasa kan, sampai direkrut ulang pada tahun 1997?

Sir James Dyson

James ini adalah pencipta vacuum cleaner The Dyson yang dikenal awet dalam pemakaiannya. Namun jangan salah, untuk mencapai hal tersebut beliau mengalami beberapa kali kegagalan dalam berbisnis.

Pada usia 30 tahun, James pernah menciptakan vacuum Hoover, yang terbilang gagal karena semakin lama digunakan maka daya hisap mesin tersebut semakin melemah. Layaknya laptop ya, yang ketika sering digunakan maka kemampuannya dalam memproses data dan sebagainya semakin melemah.

Setelah itu, James kemudian mencoba sebanyak lebih dari 5000 kali agar dapat menemukan perpaduan fitur yang tepat sehingga vacuum tersebut memiliki daya hisap yang selalu kuat. Setelah berhasil menciptakannya, James harus menghadapi tantangan yaitu menawarkan produknya ke para distributor di Inggris, namun ditolak karena mereka tidak ingin mengambil risiko dengan mencoba mesin jenis baru. Karena itulah, ia membawa penemuannya ke Jepang, dan berhasil, hingga mendapatkan penghargaan industrial serta Amerika pun mengeluarkan hak paten untuk mesin vacuum ciptaannya.

Evan Williams

Williams ini adalah pendiri Twitter lho, layaknya Mark Zuckenberg yang juga mendirikan Facebook. Nah, Williams ini pernah mencoba membangun platform podcast Odeo namun gagal karena waktu peluncurannya yang tidak tepat. Odeo ini diluncurkan bersamaan dengan dirilisnya fitur podcast pada iTunes, dan seperti yang kita ketahui, karena orang-orang suka dengan Apple sehingga Odeo kalah saing dengannya.

Jeff Bezos

Jeff Bezos adalah pendiri Amazon. Sebelum itu, beliau memiliki berbagai ide yang beragam. Namun dalam implementasinya, kesalahan pun terjadi yang mengakibatkan dirinya kehilangan miliaran dolar AS.

Di antara ide-idenya yang gagal tersebut adalah Amazon Auctions sebagai situs pelelangan dan zShops sebagai situs perbelanjaan. Atas kegagalan itulah Jeff mencoba mendirikan Amazon Marketplace dan hal itulah yang membuatnya sukses saat ini. Kini, sejak meluncurkan Amazon sebagai toko buku online pada 27 tahun silam, kekayaan bersihnya kini mencapai 191 miliar dollar Amerika, atau sebesar 2.725 triliun rupiah.

Dalam menghadapi kegagalan dalam berbisnis, Jeff menganggap bahwa untuk mencapai kesuksesan yang besar maka harus mengalami kegagalan yang besar pula. Ia tidak akan menyerah dalam mencapai tujuannya, tak peduli seberapa sulitnya, karena jika memutuskan untuk mundur maka itulah yang menghambatnya untuk terus belajar.

Oprah Winfrey

Oprah merupakan salah seorang miliarder yang sukses karena program talkshow-nya, The Oprah Winfrey Show, dengan berbagai penghargaan yang dimenangkan serta disukai banyak orang. Dulu, Oprah ini pernah dipecat dari jabatannya sebagai reporter berita pukul 6 sore di WJZ-TV Baltimore karena sempat dianggap “tidak cocok muncul di TV”.

Kemudian, Oprah dipindahkan ke acara pagi, di mana suaranya didengar dan sekaligus menemui rekan sesama pemulanya, Gayle King yang kemudian menjadi produser sekaligus dari O, The Oprah Magazine. Setelah mengalami kegagalan, tujuh tahun kemudian Oprah mempunyai acara talkshow-nya tersendiri dan mendominasi selama 25 tahun lamanya. Saat ini total kekayaannya mencapai 2 miliar dollar Amerika atau sekitar 30,3 triliun rupiah.

Arianna Huffington

Kemudian kita beralih ke bidang media nih, yaitu Arianna, yang sukses sebagai pendiri situs berita dan opini liberalisme, Huffington Post, sejak tahun 2005. Dulu, sebelum itu ia pernah ditolak oleh 37 penerbit terkait penerbitan buku keduanya. Pada penolakan ke-25, ia sempat berpikir untuk pindah karir, tetapi ternyata masih tetap bertahan pada mimpinya.

Arianna sempat nekat mendatangi bank lokal Barclays untuk meminta pinjaman untuk membiayai proyeknya hingga aspirasi menulisnya terwujud, hingga pada akhirnya permohonan itu dikabulkan oleh seorang pegawai bernama Ian Bell. Kemudian ketika Arianna mencapai usia 28 tahun, buku keduanya, “After Reason”, pada akhirnya terbit karena kegigihannya.

Arianna ini sudah banyak mendapatkan penghargaan, salah satunya Most Influential Women in Media pada 2009 lalu. Selain itu, ia juga dikenal sebagai penulis 15 buku dan memiliki jabatan sebagai President and Editor in Chief the Huffington Post Media Group.

Nah, itu tadi beberapa kisah inspiratif dari orang-orang sukses yang dahulunya pernah mengalami kegagalan dalam berbisnis. Intinya, jangan pernah menyerah dan cobalah segala kemungkinan yang ada untuk kembali bertahan di dunia bisnis. Semoga bermanfaat dan memotivasi Anda ya! Jangan lupa kunjungi https://investbro.id/ untuk membaca artikel-artikel menarik lainnya.

2 KOMENTAR

  1. Baik sekali jika ada pengalaman dari pengusaha sukses dari Indonesia, yang diawalnya pernah mengalami kegagalan.
    Budaya, ciri dan kekhasan sosok Indonesia akan lebih mendekati serta akan lebih menarik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here