Wisata Sejarah Desa Bonjeruk

0
628

Wisata di Lombok tidak melulu wisata pantainya yang memang memiliki keindahan tersendiri, kalau anda sedang berwisata atau berkunjung ke Lombok, wisata sejarah bisa menjadi alternatif bagi anda yang bosan dengan wisata yang itu-itu saja, karena di Lombok ini ada banyak sejarah-sejarah yang mengiringi perkembangan wilayah Lombok. Salah satu desa yang bisa anda kunjungi adalah Desa Bonjeruk, desa yang terletak di Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok tengah ini memiliki bangunan bersejarah yang disebut-sebut sudah berusia ratusan tahun.

Bangunan tersebut berdiri kokoh dan asri di tengah-tengah pemukiman penduduk, dengan gaya art deco dari bangunan ini menjadikannya ikon terkenal di desa tersebut. Pada jaman penjajahan Belanda dulu, Desa Bonjeruk pernah menjadi salah satu pusat pemerintahan Belanda, dan bangunan tersebut menjadi pusatnya sekaligus saksi bisu jaman penjajahan Belanda dahulu kala.

Kota Lombok memang terkenal dengan berbagai macam bangunan tua bersejarah dimana beberapa bangunan tersebut masih berdiri kokoh hingga kini, salah satunya di Desa Bonjeruk. Tak jauh dari bangunan tersebut, anda juga dapat mampir ke masjid peninggalan Belanda yang juga memiliki gaya art deco, nama masjid itu adalah Masjid Raden Nunu Unas.

Baca Juga  Sukses Membangun Desa Wisata, Kuncinya Inovasi

Suasana khas pedesaan di Desa Bonjeruk sangat cocok bagi anda yang bosan dengan wisata ala pesisir pantai yang memang banyak ditemukan di wilayah Lombok lainnya. Warga di desa Bonjeruk masih melestarikan kearifan lokalnya sehingga memiliki keunikan tersendiri yang menjadi daya tarik para wisatawan. Desa Bonjeruk juga memiliki hamparan sawah yang cukup indah dimana memang sebagian warganya bermata pencaharian sebagai petani.

Anda juga dapat berkunjung ke area persawahan tersebut dan berswa foto. Jangan lupa juga untuk berkunjung ke perkebunan di Desa Bonjeruk ini karena mereka juga memiliki hasil perkebunan yang cukup terkenal yaitu seperti Kenyamen yang merupakan sejenis kelapa, Lobe-lobe yang merupakan sejenis buah anggur, ada pula buah Renggak dan Kepundung yang kesemuanya merupakan buah khas dari desa Bonjeruk yang memiliki citra rasa tersendiri yang tidak akan ditemui pada buah manapun.

Bagi anda yang ingin menyaksikam atraksi budaya, Desa Bonjeruk juga memiliki atraksi budaya khas Desa Bonjeruk yaitu permainan atraksi budaya alat music yang terbuat dari bamboo, bernama Tawa-Tawa, lalu ada pula bacaaan lontar yang seringkali diselenggarakan pada saat-saat tertentu.

Baca Juga  Jalan-jalan ke Desa Cibuntu, Merasakan Wisata Alam Pedesaan Yang Khas

Dengan keunikan yang dimiliki Desa Bonjeruk membuat pemerintah setempat berusaha makin mengangkat potensi wisata di desa tersebut dengan memperkenalkan desa wisata tersebut kepada ratusan anggota Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia, selain itu pula agar pamornya terkenal hingga ke mancanegara, pemerintah juga berusaha memperkenalkan desa wisata ini kepada puluhan pengusaha pariwisata di luar negeri.

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia pada tanggal 2 Maret 2019 menyelenggarakan kegiatan table top sebagai salah satu usaha untuk memperkenalkan Desa Bonjeruk dengan keanekaragaman budayanya yang khas kepada seluruh masyarakat Indonesia. Di kegiatan tersebut juga menjadi pertemuan antara para pengusaha perjalanan wisata dan perangkat desa setempat sehingga diharapkan kedepannya para pelaku wisata ini dapat memasukkan desa ini menjadi salah satu paket perjalanan wisatanya.

Bagi perangkat desa setempat tentu merupakan tantangan untuk memberikan fasilitas dan sarana yang lebih baik kepada wisatawan yang datang ke Desa Bonjeruk. Dengan adanya kegiatan semacam ini ditambah program Dana Desa yang dikucurkan pemerintan tentu bisa menjadi modal yang penting untuk meningkatkan pariwisata di Desa Bonjeruk.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here