Usaha Mebel jadi Peluang Usaha Desa yang Menjanjikan

0
2061

Bagi Anda yang ingin memiliki hunian dengan gaya rustic yaitu gaya ala pedesaan yang menitikberatkan kesan alami, pasti Anda akan memenuhi isi rumah dengan elemen kayu dan warna coklat. Elemen kayu yang terdapat pada sebuah rumah dapat menampilkan kesan alami dan juga klasik. Selain itu, kayu juga dapat menampilkan kesan yang elegan namun berkelas bagi pemiliknya. Oleh karenanya, pemilik usaha mebel pasti akan dilirik oleh mereka yang ingin mendesain rumah dengan gaya rustic.

Apalagi jika Anda hidup didesa yang masih memiliki kayu-kayu besar yang dapat diolah menjadi sebuah produk kerajinan yang bernilai ekonomis. Bisnis mebel menjadi salah satu peluang usaha desa yang saat ini cukup menjanjikan karena target market usaha mebel tak akan pernah ada habisnya. Terutama bagi masyarakat kota yang kekurangan bahan kayu. Mereka pasti akan mendatangkan mebel atau kayu dari wilayah pedesaan, dan ini merupakan kesempatan yang bagus.

Rata-rata, produk mebel akan dijual dengan sistem online. Selain laku di pasar lokal, faktanya produk mebel juga laris di pasar mancanegara dan hal ini tentu sangat menggoda para pemilik mebel lokal. Kenaikan nilai mata uang dolar terhadap rupiah menjadi terasa menyakitkan bagi pengusaha yang berkecimpung dalam dunia impor. Namun, bagi mereka yang menjual produknya dengan cara mengekspor ke luar negeri tentu merasa ini bagaikan hujan di tengah padang pasir. Jika Anda tertarik untuk menggeluti usaha mebel ini, simak saja beberapa langkah yang perlu dipersiakan untuk memulai usaha mebel di ulasan berikut ini:

Baca Juga  Serba-serbi Bisnis Ternak Lele untuk Pemula

1. Modal awal itu penting

Semua usaha pasti membutuhkan modal awal dan ini merupakan suatu keharusan yang tidak bisa diganggu gugat. Modal atau dana awal ini bisa berasal dari tabungan milik Anda sendiri atau meminjam dari pihak ketiga. Akan lebih aman jika dana awal berasal dari milik sendiri untuk berjaga-jaga terhadap resiko yang mungkin akan terjadi. Namun, bagi Anda yang belum memiliki cukup dana, maka Anda bisa melakukan pinjaman. Namun, selalu pastikan bahwa rencana usaha Anda meyakinkan untuk memudahkan dalam proses peminjaman dana ini.

2. Lokasi usaha harus tepat dan strategis

Selain modal atau dana seperti yang kita singgung diatas, lokasi menjadi salah satu faktor utama yang menentukan apakah bisnis Anda akan dapat berjalan dengan lancar atau tidak. Mencari lokasi yang strategis seperti di tepi jalan raya akan memudahkan Anda dalam mencari calon konsumen. Jangan sekali-sekali mencari lokasi di daerah terpencil dan susah dijangkau ya.

3. Tentukan target pasar yang akan dituju

Selain modal dan lokasi, target pasar juga menjadi faktor utama dalam memulai usaha mebel ini. Anda harus menentukan target pasar yang akan Anda fokuskan. Hal ini sangat penting karena berguna untuk memudahkan Anda menyusun skema usaha dalam menentukan pilihan produk yang ingin Anda jual. Untuk itu, Anda tidak boleh asal dalam menentukan target pasar ini. Sebelumnya, lakukanlah riset kecil-kecilan untuk membantu Anda membuat keputusan dan bertanyalah atau meminta saran kepada yang lebih berpengalaman.

Baca Juga  Perbedaan Undang-Undang Pemerintahan Desa Tahun 2016 dan 2017

4. Menentukan harga jual

Poin selanjutnya yang harus Anda tentukan adalah harga jual. Pastikan untuk tetap bersaing secara sehat dengan cara jangan menjual produk dengan harga yang terlalu murah atau sebaliknya, menjual dengan harga yang terlalu tinggi. Karena itu bisa menghancurkan harga pasaran. Anda sebaiknya mengetahui harga pasaran mebel secara real time dan jangan segan untuk survey ke pesaing Anda, dengan cara yang benar pastinya.

5. Pasarkan secara Online dan Offline

Setelah menentukan harga jual, Anda juga perlu memikirkan bagaimana cara untuk memasarkan produk ini nantinya. Anda bisa membuka usaha secara offline supaya konsumen dapat melihat barang secara real dan Anda juga dapat memasarkan produk secara online untuk memperluas pasar.

6. Partner usaha

Dalam hal ini, Anda bisa bekerja sama dengan penyedia bahan baku, agar Anda tidak kesulitan dalam memperoleh bahan baku dan pengembang perumahan agar Anda bisa menyediakan mebel bagi perumahan yang mereka bangun. Jangan lupa juga saling menjalin hubungan yang baik dengan sesama pengusaha mebel agar bisa menjadi rekanan Anda untuk berjalan beriringan serta saling melengkapi permintaan konsumen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here