Upaya Yang Bisa Dilakukan Petani Untuk Meningkatkan Hasil Pertanian

0
6913
Peluang Usaha Petanian di Desa, Bisa Jadi Bisnis Masa Depan

Minimnya hasil pertanian sudah banyak dikeluhkan oleh para petani. Apalagi nilai jualnya yang menurun akibat aktifitas impor yang dilakukan oleh pemerintah. Ini semua menambah derita bagi para petani di pedesaan.

Impor sendiri memang harus dilakukan oleh pemerintah. Ini buah dari kurangnya pasokan bahan pangan dari petani nasional. Padahal jika dilihat, bumi nusantara tergolong subur. Lalu, apa yang menjadi kendala?

Kendala utamanya adalah para petani masih mengikuti gaya bertani zaman dahulu. Selain itu, bantuan pemerintah terkait pupuk dan alat modern tidak sampai sesuai rencana.

Bicara mengenai produktifitas pertanian, ini ditentukan oleh banyak hal. Baik itu dari pemerintah, maupun petaninya sendiri. Bagi petani sendiri, ada beberapa cara yang bisa diupayakan guna meningkatkan hasil produksi pertanian. Apa saja yang harus dilakukan?

Menanam Tanaman Pertanian Yang Sesuai

Tidak sedikit petani yang memaksakan ingin menanam jenis tanaman di areanya. Ini biasa dilakukan ketika melihat petani lain mampu menghasilkan laba dari jenis tanaman tersebut. Seperti trend, kebanyakan petani mencoba untuk melakukannya dengan mengabaikan lahan yang dimilikinya.

Baca Juga  Strategi Distribusi & Promosi Hasil Tani

Perlu dipahami jika lahan menjadi tempat utama bagi jenis tanaman tertentu. Artinya, tidak semua jenis tanaman akan cocok bila ditanam di lahan tersebut. Jika dipaksakan, tentu hasilnya akan kurang maksimal.

Perlu ketelitian dari petani. Kemudian, tim penyuluh agaknya harus turun langsung. Yakni memberikan penyuluhan tentang jenis tanaman apa yang cocok, serta memfasilitasi petani dengan bibit unggulan.

Misalnya di lahan pada ketinggian tertentu, cocoknya ditanami padi dan jagung. Maka pilihan terbaik tentu saja menanam dua jenis tanaman itu sendiri.  Petani juga bisa berinovasi dengan menanam keduanya secara bersamaan.

Mengolah Lahan Dan Menyuburkan Dengan Benar

Kunci paling krusial untuk melimpahkan hasil pertanian selain bibit adalah pengolahan lahan. Lahan harus diolah sebagaimana mestinya. Mulai dari mencangkul, membajak dan lain sebagainya.

Setelah dilakukan penggemburan, petani juga harus mengupayakan agar tanah bisa kembali subur. Caranya bisa dengan memberikan pupuk kandang, serta pupuk lainnya yang sesuai.

Tanah yang subur akan membuat tanaman bisa tumbuh optimal. Tanaman yang tumbuh subur akan meningkatkan bunga dan buahnya. Akhirnya, hasil yang dicapai akan berlipat ketimbang biasanya.

Baca Juga  Potensi Desa Pertanian di Industri 4.0

Mengatur Pengairan Dengan Baik

Selain mengolah lahan, mengatur irigasi juga sangat wajib. Tanaman perlu air untuk pertumbuhannya. Bahkan, lahan yang terbasahi air akan gembur dan akar tanaman akan mencengkeram kuat ke dalam tanah.

Metode pengairan ini juga harus dilakukan dengan benar. Jenis tanaman pertanian tertentu pastinya memerlukan volume air tertentu. Misalnya tidak boleh selalu terendam air, atau harus terendam air secara kontinyu.

Memanen Di Waktu Yang Tepat

Satu lagi kesalahan yang sering dilakukan oleh petani adalah terburu-buru untuk memanennya. Ini biasanya dilakukan pada tanaman jenis padi.

Pemanenan dini kadang dilakukan lantaran padi dianggap terlalu banyak hama. Begitupun juga karena faktor kebutuhan ekonomi.

Ini tidak dibenarkan. Pasalnya, hal ini akan mempengaruhi hasil pertanian. Misalnya bulir padi yang masih muda jelas tidak akan menambah bobot pertanian. Jika dipanen langsung, bulir padi akan terbuang percuma.

Kesemuanya ini harus diperhatikan oleh para petani. Sementara itu, para penyuluh juga harus memberikan pengarahan bagi para petani. Arahan inilah yang nantinya bisa mencegah berbagai masalah yang bisa menurunkan produktifitas tanaman.

Baca Juga  Tata Niaga Hasil Pertanian

Kesimpulannya, peningkatan hasil pertanian dipengaruhi oleh banyak hal. Yaitu bagusnya bibit, penempatan bibit di lahan yang tepat, pengolahan lahan, pengairan dan waktu pemanenan. Selain itu, pengendalian hama juga wajib dilakukan untuk menghindari gagal panen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here