Udaka, Air Kemasan BUMDesa Berani Bertarung di Pasar Terbuka

Udaka, Air Kemasan BUMDesa Berani Bertarung di Pasar Terbuka

BERDESA.COM – BUMDesa Dawan Kaler, Desa Dawan Kaler, Kecamatan Dawan, Kulungkung, Bali, ini putut diacungi jempol. Ketika desa lain masih sibuk mencukupi kebutuhan air bersih untuk warga desanya, BUMDesa Dewan Kaler malah sudah mengolah potensi air bersih di desanya untuk dijual dan berhadapan langsung dengan pasar bebas di luar sana.

Memanfaatkan air bersih yang melimpah dari mata air di desa mereka, BUMDesa Dawan Kaler membangun perusahaan air minum kemasan modern bermerek Udaka. Tak hanya meraup untung, perusahaan ini juga mampu membabat angka pengagguran di desa itu hingga 70 persen.

Kepala Desa Dawan Kaler I Kadek Sudharmawa menyatakan, sejak awal BUMDesa telah mencanangkan diri sebagai upaya menekan pengangguran dan kemiskinan di desanya. “ Kami bisa menurunkan jumlah keluarga belum sejahtera secara signifikan dengan menyediakan lapangan kerja bagi anak-anak muda desa,” ujarnya.

Hebatnya, seluruh karyawan pabrik air minum kemasan ini seluruhnya putera pribumi desa itu. Ketua Unit Pengelola Udaka I Ketut Suwarta menyatakan, seluruh proses pabrik itu sepenuhnya dioperasionalkan oleh para tenaga kerja yang berasal dari Desa Dawan Kaler. Kini air kemasan merek Udaka menjadi salahsatu pemain yang memiliki jaringan pemasaran yang kuat dan berani bersaing dengan merek-merek pabrikan yang selama ini menguasai pasar di seluruh wilayah Klungkung dan beberapa wilayah Pulau Dewata lainnya.

Langkah yang sama dilakukan BUMDesa Sukarame, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Menyadari banyaknya mata air dengan debit besar nan bersih di desanya, kepala desa Sukarame menginisiasi lahirnya perusahaan air minum jenis hexagonal yang memiliki kualitas tinggi bagi kesehatan manusia.

Kepala Desa Sukarame Asep Basir menyatakan, ide membangun perusahaan air minum itu lahir Karena air adalah kebutuhan sehari-hari manusia. “ Kebetulan desa kami memiliki potensi alam desa berupa mata air yang melimpah.  Kami memiliki 12 mata air alami yang jernih dan kualitas air yang bagus. Kanapa tidak kami jadikan air kemasan yang bisa dijual,” katanya. Asep menyatakan, kualitas air kemasan buatan desa-nya memiliki banyak keunggulan dari produk lain karena murni air alam. “ Jadi kami berani bersaing dengan air kemasan buatan pabrikan yang selama ini merajalela di pasaran,” katanya.

Inovasi yang dilakukan Desa Sukarame segera mendapat respon pasar sangat positif dari desa-desa di sekitarnya. “ Kami melayani utamanya kantor-kantor dinas pemerintah dan juga pasar umum. Beberapa bulan ini kami bahkan kewalahan saking tingginya anthusiasme pemesan. Akhirnya kami membuat keputusan bersama desa-desa lain untuk membangun pabrikasi modern yang besar sekalian,” jelasnya Basir.

Tak tanggung-tanggung, Sukarame membangun pabrik air kemasan dengan standar mesin dan bangunan modern yang akan membuat produk air minum kemasan desa ini memiliki kapasitas yang jauh lebih tinggi. Investasi untuk pabrikannya menelan ratusan juta dengan bentuk bangunan berstandar higienitas tinggi. Direktur BUMDesa Sukarame Haris Barja menyatakan, pembangunan pabrik dilakukan karena tingginya jumlah permintaan pasar pada air minum yang diproduksi BUMDesa-nya. “ Kami harus memperbesar kapasitas produksi karena permintaan pasar sangat tinggi,” katanya.

Hebatnya, kemampuan membangun luasan pasar itu dilakukan oleh anak-anak muda desa sendiri. Alhasil, selain membuat desa ini menjadi kondang karena memiliki fabrikasi air mineral kemasan modern, pabrik itu juga menciptakan lapangan kerja yang bisa menyedot banyak tenaga kerja dari desanya.

Dua BUMDesa ini membuktikan bahwa BUMDesa sesungguhnya mampu melahirkan produk berkualitas dan memiliki potensi pengembangan di masa yang akan datang. Produk minuman kemasan Udaka dan Desa Sukarame  adalah bukti bahwa produk desa mampu bersiang pada pasar terbuka dengan produk pabrikan yang masih menguasai sebagian besar pasar.(aryadji/berdesa)

Foto: www.assets.kompas.com

Baca juga: Udaka, Air Mineral Modern Buatan BUMDesa

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*