Strategi Pelayanan Bagi UKM Mengatasi Pelanggan yang Kecewa

Strategi Pelayanan Bagi UKM Mengatasi Pelanggan yang Kecewa

BERDESA.COM – Sesekali, karena  pemahaman strategi pelayanan yang terbatas, para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) tanpa sadar membuat kecewa para pelanggannya. Jangan biarkan masalah itu menjadi besar. Terapkan strategi pelayanan yang jitu agar konsumen atau pelanggan kita kembali menggunakan jasa kita bahkan tersenyum kembali. Apa sajakah itu:

  1. Membuat kerjasama dengan kita menjadi lebih mudah

Umumnya kekecewaan terjadi karena pelaku UKM gagal memberikan layanan yang baik pada konsumen. Entah karena banyaknya order yang harus dipenuhi dengan keterbatasan sumber daya. Tetapi umumnya UKM memang memiliki keterbatasan soal strategi pelayanan. Maka, pastikan setiap bagian dari usaha kita memiliki ukuran kemampuan yang jelas sehingga kita menjadi tahu batas kemampuan menerima pesanan. Latih secara khusus mengenai cara melayani konsumen dengan ramah dan ikhlas sehingga konsumen tetap akan merasa dihargai meski harus menunggu pesanannya lebih lama karena banyaknya pesanan yang sudah masuk.

  1. Membangun sistem kolaborasi lebih baik

Ciptakan sistem kolaborasi atau kerjasama yang baik antar bagian dalam perusahaan atau UKM Anda. Jangan sampai pekerjaan menumpuk hanya pada satu atau dua bagian saja. Cara ini akan membuat bagian-bagian yang masih memiliki energi dan waktu akan bisa membantu bagian lain yang kewalahan dengan beban pekerjaannya. Bangunlah sebuah budaya dalam perusahaan untuk mengutamakan layanan pada konsumen dan secara bersama-sama dalam satu perusahaan harus saling mendukung agar tidak ada konsumen yang kecewa. Pentingnya mencegah konsumen kecewa ini harus menjadi tanggungjawab bersama.

  1. Bangun Budaya Saling Menolong Antar-Tim

Kadang seorang pimpinan tidak menyadari ada bagian dalam perusahaan yang kelebihan beban dan terbiarkan tanpa ada yang menolong. Bangunlah budaya agar setiap divisi atau bagian dalam perusahaan saling memperhatikan dan saling menolong satu sama lain sehingga tidak perlu ada tenaga kerja yang merasa menanggung beban paling berat dalam perusahaan Anda. Cara ini akan mempercepat proses kerja dan membuat semua orang yang bekerja di perusahaan kita menjadi merasa dimanusiakan.

Jangan sampai ada konsumen yang mendengar keluhan dari satu atau dua orang karyawan Anda mengenai buruknya kerjasama antartim. Sebaliknya, para pelanggan menjadi tahu betapa kompaknya antarbagian dalam perusahaan Anda bekerja memenuhi kepuasan pelanggan mereka. Dampaknya, berbagai hambatan dalam proses produksi menjadi teratasi, para pekerja menjadi senang mengerjakan pekerjaannya sehingga pelayanan pada konsumen menjadi lebih baik lagi dan konsumen terpuaskan.

4. Membuat sistem pelayanan inovatif. Pelayanan yang inovatif akan memberi kejutan baru yang menyenangkan bagi setiap pelanggan. Misalnya, UKM Anda bergerak pada layanan service sepeda motor. Agar konsumen tidak bosan duduk menunggu motornya di service, Anda memberi menyediakan tempat duduk yang bersih sekaligus tumpukan majalah fashion atau gaya hidup sehingga mereka bisa mendapatkan berbagai informasi menyenangkan dari majalah-majalah itu atau layanan yang lain. Strategi pelayanan seperti ini akan membuat waktu menunggu antrian menjadi tidak terlalu membosankan bagi para konsumen itu.

Sistem pelayanan di jaman sekarang ini adalah bagian sangat penting dalam pelayanan bisnis. Para pelaku UKM harus menyadari pentingnya kualitas pelayanan sebagai daya tarik terhadap konsumen. Banyak perusahaan besar mengembang dengan cepat karena kemampuan mereka memberikan layanan yang hebat pada konsumennya.(aryadji/berdesa)

Foto: Berdesa.doc

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*