Tips Berdagang Makanan Agar Cepat Sukses

0
437
Tips Berdagang Makanan Agar Cepat Sukses

Makanan atau kuliner menjadi salah satu usaha yang tidak ada matinya. Karena makanan menjadi sebuah kebutuhan pokok yang dibutuhkan oleh manusia, maka peluang usaha ini sangatlah menjanjikan. Tips berdagang makanan yang baik juga diperlukan agar usaha Anda semakin sukses.

Mungkin orang-orang bisa menahan diri untuk berbelanja sandang, maupun barang-barang mewah. Tapi, untuk masalah lapar tentu orang-orang tidak akan tahan. Karena itu, bisnis kuliner ini menjadi sangat menjanjikan terutama jika dilakukan dengan tips berdagang makanan yang baik.

Untuk Anda yang mungkin tertarik dan ingin memulai bisnis kuliner, tetapi untuk memulainya masih bingung darimana, Anda bisa mengikuti tips berdagang makanan yang disajikan dibawah ini.

1. Cari Konsep Bisnis Kuliner Yang Eye-catching

Tips berdagang makanan yang satu ini baik dari bisnis apapun itu, baik bisnis kuliner, fashion maupun barang mewah tentu para penjual atau reseller akan mengemas produk yang mereka jual secara menarik dan juga memiliki daya tarik tersendiri.

Selain itu, dijaman yang serba canggih ini diperlukan konsep bisnis kuliner yang unik dan mudah dikenal. Misalnya saja, dari segi nama bisnis kuliner itu sendiri, seperti mie setan yang memiliki nama setan dan diidentikkan dengan rasa pedas dari mie yang disajikan.

Baca Juga  Kenapa Bisnis Berbasis Online Terus Meraksasa, Ini Jawabannya

2. Lokasi Yang Strategis Sangat Menentukan

Lokasi bagi pelaku bisnis sangat penting bagi kelanjutan bisnisnya. Untuk tips berdagang makanan pada poin ini sangat krusial. Apalagi untuk sebuah bisnis yang baru saja dimulai. Pemilihan lokasi yang tepat, akses yang mudah dan juga ramai oleh pemukiman sangat diutamakan untuk menjadi tempat berdagang kuliner.

Meskipun sajian kuliner yang ditawarkan sangat menarik, tapi jika akses jalan sepi tentu akan sangat berdampak pada kurangnya penjualan bisnis kuliner itu sendiri.

3. Tentukan Media Promosi Yang Pas

Media promosi menjadi poin yang penting bagi tips berdagang makanan. Meskipun promosi dilakukan secara sederhana, namun bila tepat sasaran dan juga menarik terbukti sangat bekerja dan bisa mendatangkan pelanggan. Promosi yang paling mudah adalah promosi dari mulut ke mulut.

Pada promosi ini, tentu saja pelayanan sajian kuliner dan keunikan dari kuliner itu menjadi poin penting dalam promosi mulut ke mulut. Karena, jika faktor-faktor tersebut sudah tercapai maka pelanggan sudah puas dengan bisnis kuliner yang Anda tawarkan.

Baca Juga  Contoh Peluang Usaha Desa Yang Bisa Dikembangkan di Desa  

Tentu saja, jika pelanggan merasa puas mereka tak akan segan untuk memberitahukan kepada orang-orang dekat mereka maupun calon pelanggan yang lain tentang bisnis kuliner yang Anda tawarkan. Cara yang mudah lainnya adalah promosi melalui media sosial.

Promosi yang satu ini terbilang cukup mudah dan murah. Selain itu, target pasar yang disasar oleh sosial media juga terbilang sangat luas. Jika Anda memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi bisnis kuliner Anda, siapkan foto produk terbaik dari bisnis kuliner yang Anda miliki dan sertakan caption yang unik dan menarik untuk bisa memikat para pengguna media sosial lainnya.

Media sosial yang paling umum digunakan oleh para pebisnis kuliner adalah melalui Facebook, Instagram dan WhatssApp. Karena, dari ketiga media sosial tersebut lebih banyak memgakomodir gambar dari produk yang ditawarkan dan juga jangkauannya cukup luas.

4. Tentukan Modal Awal Usaha Secara Matang

Penentuan modal awal usaha untuk bisnis kuliner sangat penting. Karena, perhitungan modal sangat mempengaruhi dari laba yang akan didapatkan nantinya. Contohnya saja, ketika diawal membuka bisnis kuliner jangan terlalu memaksakan alat penunjang yang sekiranya tidak begitu dibutuhkan. Manfaatkan barang yang ada di rumah untuk digunakan sebagai modal awal dalam bisnis kuliner tersebut.

Baca Juga  Ide Bisnis Kreatif Makanan Untuk Peluang Usaha 2019

5. Pahami Resiko Dan Antisipasi Dari Produk Anda

Dalam berbisnis kuliner, resiko terbesar yang dialami adalah makanan dan minuman menjadi tidak layak konsumsi. Tentu saja ada berbagai cara dari masing-masing kuliner yang disajikan agar kuliner tersebut tidak cepat basi dan tetap menguntungkan jika dijual. Namun, kuliner tersebut masih layak konsumsi dan layak jual.

Selain itu, antisipasi juga harus dipersiapkan dari awal. Pahami jenis serta bahan baku utama kuliner tersebut agar tidak cepat rusak atau bahkan tidak layak konsumsi. Karena, jika tidak memahami dan mengantisipasinya sejak awal maka kerugian akan mengintainya sejak awal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here