Tekad Dan Kerja Keras Sebagai Modal Penting Bagi Pembangunan Desa

0
1359
Tekad Dan Kerja Keras Sebagai Modal Penting Bagi Pembangunan Desa

Sebuah desa memiliki peranan yang sangat penting bagi roda perekonomian sebuah negara, peranannya tidak bisa dilepaskan dan dipisahkan dari pembangunan sebuah kota. Oleh karena itu perlu peran serta banyak pihak baik itu perkotaaan agar bisa menjalin kerjasama yang baik dengan pedesaan. Salah satunya peran serta pemerintah sebagai pengatur kegiatan dan pemangku kebijakan agar dapat membantu dan memberikan pendampingan pembangunan sebuah desa.

Selain itu pula perlunya tekad dan kerja keras warga dan pemangku kebijakan di desa itu sendiri agar dapat selaras dalam pembangunan sebuah desa. Saat ini di Indonesia tengah bergulir program dana desa yang sudah dijalankan sejak tahun 2015, program ini dimaksudkan agar dapat mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki desa-desa agar dapat berkembang dan mandiri secara ekonomi.

Jumlah dana desa ini tidak sedikit sehinga perlu pengawasan dari berbagai pihak agar tidak ada penyelewangan yang terjadi selama bergulirnya program dana desa ini. Program ini bisa menjadi modal penting bagi majunya sebuah desa. Dengan dana yang diberikan dari pemerintah pusat, pihak desa dapat menggunakannya untuk banyak hal yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak seperti membangun atau memperbaiki sarana dan prasarana seperti sarana pendidikan dan kesehatan masyarakatnya.

Baca Juga  4 Program Prioritas Kementerian Desa Beserta Tujuannya

Selain itu pula dana desa ini bisa digunakan untuk membangun infrastruktur di desa khususnya desa yang memiliki akses yang terbatas ataupun letak geografisnya yang sulit untuk dicapai. Namun dana ini bukanlah hal yang terpenting karena ada beberapa hal yang bisa dijadikan modal penting bagi pembangunan desa ini.

Yang pertama adalah keterbukaan semua pihak, dengan adanya keterbukaan maka segala hal yang masuk ke desa baik itu pendanaan, informasi dan teknologi dapat diserap dengan baik dan dipergunakan dengan semestinya

Dengan adanya keterbukaan maka akan memberikan ruang yang sempit bagi penyalahgunaan atau penyelewangan sehingga dalam pertanggung jawabannya di akhir tidak akan mengalami kendala yang berarti disamping pembangunan yang maksimal.

Yang kedua adalah niat dan semangat yang tinggi yang perlu ditanamkan oleh seluruh pihak agar pembangunan di desa dapat berjalan dengan lancar dan merata. Tanpa adanya niat dan semangat maka bisa dipastikan pembangunan desa menuju kearah yang lebih baik sulit untuk terjadi.

Yang ketiga adalah strategi, hal ini perlu juga peran serta pemerintah untuk memberikan arahan dan strategi kepada seluruh desa agar dapat membangun dan memaksimalkan potensi-potensi yang dimiliki masing-masing desa agar pembangunan berjalan sesuai arah dan tujuan yang dimaksud. Seperti yang kita ketahui tiap desa memiliki keunikannya masing-masing sehingga arah tujuan pembangunan memiliki jalur yang berbeda-beda.

Baca Juga  766 Triliun dipastikan Bakal Mengucur untuk Transfer Daerah dan Dana Desa 2018

Contohnya desa yang dikenal sebagai desa yang memiliki potensi hasil perkebunan yang baik dapat dikembangkan untuk meningkatkan hasil perkebunanannya dan perbaikan akses desa ke kota serta pembukaan pasar yang dapat menyerap produk perkebunan tersebut.

Sedangkan desa yang terkenal dengan hasil kerajinan tangannya perlu pengembangan dalam hal proses produksi dan teknologi sehingga dapat menghasilkan produk kerajinan tangan yang berkualitas dan mampu diserap pasar tidak hanya dalam negeri tapi juga luar negeri.

Hal terakhir dan yang penting juga adalah pengawasan, hal ini juga perlu peran serta semua pihak  termasuk pemerintah, agar dalam berjalannya pembangunan desa, dapat dikontrol perkembangannya sekaligus meminimalisir yang namanya kesalahan dan penyelewangan yang akan berdampak kepada mandeknya pembangunan sebuah desa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here