Sukses Membangun Desa Wisata, Kuncinya Inovasi

0
2674

BERDESA.COM – Desa wisata adalah salahsatu jenis usaha yang langsung memincut hati banyak desa. Sebagian dari mereka sukses mengundang pelancong datang dan menikmati pesona alam dan keramahan warga desanya. Tetapi sebagian lain harus gigit jari karena tak wisata desanya tak sanggup mendatangkan uang sebagaimana yang diharapkan. Padahal sudah mengeluarkan banyak modal untuk memolesnya.

Pesona desa wisata sebagai penghasil devisa bagi desa memang tidak bisa diragukan. Siapa yang tidak ingin: lingkungan desa menjadi bersih dan indah, warga desa menjadi banyak senyum dan ramah serta para wisatawan yang datang, menghabiskan dan menciptakan rejeki limpah-ruah. Tapi, bayangan itu sama sekali tak mudah diwujudkan, soalnya harus ada strategi yang membuat sebuah obyek wisata layak didatangi orang berkali-kali. Maka pengelola wisata haruslah mampu menciptakan inovasi. Seperti apakah inovasi yang mendukung perkembangan desa wisata?

Gejala umum saat ini adalah, tempat wisata menjadi terkenal dan menciptakan daya tarik luar biasa ketika tempat itu mulai membanjiri lapak media sosial terutama Instagram. Maklum, saat ini semua orang sangat menggemari selfi dan berlomba mendapatkan tempat yang beum banyak dijamah orang untuk mengabadikan dirinya. Istilahnya, makin sedikit orang yang pernah memotret diri di tempat yang Anda kunjungi, makin keren-lah Anda.

Baca Juga  Sukses Tiga BUMDesa Kelola Bisnis Wisata

Nah, maka kemudian banyak tempat wisata mengembangkan berbagai spot tempat berfoto bagi para wisatawan. Tentu saja hal ini langsung membuat para penggila selfi menjadi tertarik untuk datang ke sana. Tetapi ingat, orang-orang seperti ini cenderung hanya tertarik datang untuk memuaskan hasrat berswafoto ria dan tak bakalan datag lagi setelah mendapatkan pose yang paling diincarnya.

Maka, para pengelola wisata harus memutar orak kreatif agar tempat wisatanya tak hanya menarik didatangi karena memiliki spot foto ciamik melainkan karena memiliki sesuatu yang lain. Pikirkan sebuah ide tentang sesuatu yang menarik bagi pendatang sehingga menjadi punya alasan untuk datang dan datang lagi. Seperti yang dilakukan para pengelola tempat wisata di Kecamatan Dlingo, Bantul, Yogyakarta.

Para pengelola kawasan wisata yang mengandalkan pesona alam hutan pinus ini sadar para pengunjung pastilah bakal bosan jika hanya berselfi saja dan bakal segera berpindah ke tempat lain. Maka, para pengelola lalu Paket berkendara Jeep naik turun bukit di tengah hutan. Pengunjung juga bisa menikmati tantangan bersepeda gunung menggunakan sepeda. Tahukah Anda, kegiatan yang mengundang nyali selalu menarik bagi semua orang. Ini disadari betul pada pengelola. Tapi itu untuk kalangan anak muda. Bagaimana dengan pengunjung yang membawa keluarga?

Baca Juga  Juru Tikam Wisata Desa Lamalera

Mereka membuka Pasar Sabtu-Minggu yakni sebuah even pada Sabtu dan Minggu pagi yang menyajikan beraneka jenis panganan, jajanan dan makanan khas kampung-kampung di tempat ini digelar. Dengan harga yang murah ala desa Anda bakal menemukan banyak sekali jenis makanan eksotik yang menyehatkan, murah dan dengan cita-rasa yang unik. Kini pasar Sabtu Minggu menjadi salahsatu ikon yang paling banyak didatangi pengunjung di tempat ini.

Para pengelola juga terus menciptakan inovasi agar orang yang berwisata ke desanya bakal merasa belum puas kalau hanya sehari datang. Melainkan harus stay sehingga bisa menikmati aneka atraksi wisata menarik hati.  Misalnya, panggung kesenian rakyat seperti tarian lokal dan berbagai atraksi seni yang selama ini hidup di desa. Hasilnya, banyak wisatawan mulai trtarik menginap di Homestay demi menikmati berbagai paket liburan malam hari mulai dari pertunjukan seni yang unik, jalan-jalan menikmati suasana desa hingga wisata kuliner kampung yang tak akan bisa ditemui di tempat lain. Jadi, inovasi dan teruslah berinovasi.(aryadji/berdesa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here