Sepenting Apa Manajemen SDM, Ini JAwabannya

Sepenting Apa Manajemen SDM, Ini JAwabannya

Berdesa.com – Meski sudah menjalankan usaha selama bertahun-tahun tetapi ada banyak pengelola usaha yang bahkan tidak tahu apa pentingnya manajemen sumber daya manusia. Sebagian hanya menganggap urusan Manajemen SDM hanya sebatas merekrut karyawan baru. Jadi, apa pentingnya Manajemen SDM?

Secara definisi, manajemen sumber daya manusia adalah proses perencanaan kegiatan yang berkenaan dengan analisis pekerjaan, evaluasi pekerjaan, pengadaan, pengembangan, kompensasi, promosi dan pemutusan hubungan kerja guna mencapai tujuan yang ditetapkan. Lalu apa saja yang harus dilakukan dalam Manajemen SDM? Inilah cakupan tugasnya:

  1. Perencanaan dan Pengalokasian Sumber Daya

Manajer SDM-lah yang melakukan pembagian dana menjadi gaji pada seluruh karyawan yang ada dengan mempertimbangkan beban kerja, prestasi dan sebagainya dari karyawan yang ada. Manajer pula yang bakal memutuskan siapa karyawanyang butuh mendapatkan pelatihan dan peningkatan kapasitas kerja. Bahkan Manajer SDM lah yang kemudian bakal memutuskan siapa yang butuh karyawan baru dan siapa yang tetap bertahan dengan komputer atau peralatan lama.

  1. Menetapkan arah, visi, dan tujuan

Visi adalah kunci utama dalam manajemen sumber daya. Untuk bisa melakukan pekerjaan dengan baik maka karyawan harus paham dulu visi perusahaannya sehingga menjadi paham arah yang harus dia jalankan dalam bekerja. Maka tugas Manajer SDM adalah menjelaskan kepada semua orang dalam perusahaannya mengenai visi-misi perusahaan itu sekaligus menjelaskan bagaimana seharusnya karyawannya menjalankan proses kerjanya.

  1. Membangun lingkungan kerja yang memotivasi

Suasana lingkungan kerja adalah salahsatu syarat berhasil dan tidaknya sebuah perusahaan mencapai tujuannya. Maka Manajer SDM bertugas untuk memimpin pembangunan lingkungan kerja yang baik. Manajer SDM harus mampu menghilangkan hambatan dan berbagai gangguan yang membuat kinerja perusahaan menjadi buruk seperti adanya gosip yang menciptakan ketidaknyamanan, adalah pekerja pemalas dan sebagainya. Semua gangguan itu harus dihilangkan dan manajer mendorong terciptanya lingkungan kerja yang kondusif.

  1. Menciptakan Ukuran Keberhasilan Karyawan

Setiap karyawan harus tahu kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tetapi untuk tahu kelemahan dan kelebihan karyawan butuh ukuran-ukuran yang jelas. Tugas Manajer SDM lah menciptakan parameter yang bisa digunakan untuk mengukur kapasitas pekerjaan para karyawan. Indikator-indikator itu haruslah terukur dan bersifat adil pada semua karyawan. Artinya, ukuran akan berbeda disesuaikan dengan lingkup kerja karyawan.

  1. Memberikan peluang untuk pengembangan formal maupun informal

Manajer sumber daya juga harus memikirkan peluang-peluang untuk mengembangkan kemampuan karyawannya melalui berbagai cara seperti pelatihan dan berbagai dukungan fasilitas agar karyawan bisa menghasilkan kinerja yang lebih baik buat perusahaan.

Pendekatan yang harus dilakukan manajer SDM dengan cara formal maupun informal. Karena peningkatan kualitas kerja seseorang belum tentu terjadi jika tidak mendapat dukungan yang baik. Maka Manajer SDM lah yang akan menentukan

  1. Menetapkan standar etika kerja

Etika dalam pekerjaan sangat penting. Ini adalah batasan nilai-nilai yang harus dipatuhi semua orang dalam sebuah lingkungan kerja. Standar etika kerjalah yang menjadi aturan bersama untuk menciptakan batasan yang jelas antara dunia pekerjaan dan dunia di luar pekerjaan. Manajer SDM-lah yang menciptakan batasan nilai etika ini dan membuat semua orang dalam perusahaan menjadi nyaman menjalakan pekerjaan. Bagaimana dengan usaha-Mu? (aryadji/berdesa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*