Semangat Kebersamaan Untuk Majukan UKM

Semangat Kebersamaan Untuk Majukan UKM

BERDESA.COM One Village One Product (OVOP) dapat menjadi bagian dari konsep ekonomi kerakyatan, dimana ekonomi kerakyatan sendiri adalah sistem ekonomi yang menekankan pada keadilan dalam penguasaan sumber daya ekonomi, proses produksi serta konsumsi. Dalam ekonomi kerakyatan ini kemakmuran rakyat lebih diutamakan daripada kemakmuran individu.

Secara berkesinambungan diperlukan peran pemerintah dan masyarakat untuk mendukung perkembangan UKM yang menjalankan konsep bisnis OVOP. UKM sendiri, agar terus dapat eksis dan meningkatkan daya saing produk-produk mereka dalam perdagangan pasar nasional maupun pasar internasional, perlu memiliki jejaring dengan sesama UKM sesuai bidang geraknya dan terus melakukan interaksi positif seperti: berbagi gagasan, dialog terbuka, berbagi pengalaman, berbagi pengetahuan, networking, toleran dan saling bersinergi.

Kegiatan ini selain bertujuan untuk memupuk semangat kebersamaan, juga untuk mendorong terciptanya produk-produk baru, membuka inovasi, serta mendorong terus pengembangan skill untuk peningkatan kualitas produk agar mampu bersaing. Dengan adanya skema interaksi tersebut, UKM-UKM dalam jejaring komunitas akan dapat terus berkembang secara optimal. Wujud dari ekonomi kerakyatan ini adalah lahirnya UKM-UKM dan juga koperasi sebagai pilar pembangunan ekonomi di Indonesia. Penguatan pilar-pilar ini tentu merupakan sebuah keharusan demi tercapainya tujuan dasar dari prinsip ekonomi kerakyatan. Dan konsep OVOP dapat menjadi kebijakan dalam penguatan pilar ekonomi kerakyatan ini.

Harus ada sinergi kekuatan antara akademisi, bisnis, dan pemerintah (triple helix). Kalangan akademisi dengan sumber daya, ilmu pengetahuan, dan teknologinya memfokuskan diri untuk menghasilkan berbagai temuan dan inovasi yang aplikatif. Kalangan bisnis melakukan kapitalisasi yang memberikan keuntungan ekonomi dan kemanfaatan bagi masyarakat. Sedang pemerintah menjamin dan menjaga stabilitas hubungan keduanya dengan regulasi kondusif.

Setiap potensi yang dimiliki oleh UKM difasilitasi oleh pemerintah, didorong bisnis dan kewirausahaannya oleh pihak swasta dan diciptakan mekanisme yang lebih baik dalam menghasilkan serta meningkatkan kualitas produk oleh pihak intelektual. Dengan cara ini, produk-produk lokal Indonesia dapat lebih dikenal, dipercaya dan dipilih oleh masyarakat.(bd04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*