Sandal Spon Bantul Menembus Hotel Berbintang

Sandal Spon Bantul Menembus Hotel Berbintang

BERDESA.COM – Anda orang yang sering beraktivitas keluar kota? Kemudian anda juga sering menggunakan jasa penginapan atau hotel? Jika iya, tentu saja anda tidak akan asing dengan produk sandal  spon atau lebih sering disebut dengan “sandal hotel”. Sandal berbentuk slop ini biasanya menjadi bagian dari fasilitas hotel/penginapan. Dari bentuknya yang simpel serta terbuat dari bahan spon yang ringan, sandal ini terlihat praktis dan terkesan santai.

Meskipun terlihat sederhana, namun kebanyakan tamu penginapan atau hotel lebih suka menggunakan sandal spon tersebut untuk beraktivitas santai di sekitar penginapan. Terlebih, sandal spon memang menjadi fasilitas sekali pakai untuk tamu hotel, sehingga meskipun sederhana namun tetap eksklusif.

Yogyakarta selama ini dikenal sebagai kota tujuan wisata tentu saja hal tersebut berpengaruh terhadap perkembangan hotel dan penginapan di Yogya. Hotel dan penginapan dengan berbagai macam model tumbuh menjamur di kota gudeg ini. Entah losmen, guest house, hotel bintang satu hingga bintang lima dapat dengan mudah dijumpai. Tentu saja hal ini membuat Yogyakarta memiliki potensi luar biasa untuk mengembangkan produksi usaha sandal spon atau sandal hotel.

Banyaknya hotel dan penginapan bisa memberikan peluang bagi berkembangnya usaha produksi pembuatan sandal spon. Namun tidak banyak orang yang memanfaatkan potensi tersebut untuk menjalankan bisnis produksi sandal spon. Salah satu produsen sandal spon yang cukup berhasil adalah Andika Craft yang beralamat di Murtigading, Sanden, Bantul. Usaha yang sudah berdiri sejak tahun 2007 awalnya mengembangkan produk-produk kerajinan semacam kotak tisu, enceng gondok,cermin dan sejenisnya. Namun melihat peluang pasar yang semakin menjanjikan, usaha tersebut kini lebih fokus untuk mengembangkan produksi sandal spon.

Pada periode awal berdirinya Andika Craft, Andi masih mengelola usaha ini bersama istrinya, Ika Purwaningsih. Namun semakin lama, kapasitas produksi semakin berkembang dan pesananpun semakin meningkat yaitu berkisar 10.000 sampai dengan 15.000 pasang per bulannya. Karena mulai kewalahan dengan jumlah produksi tersebut, Andika Craft merekrut tenaga kerja yang berasal dari pemuda di lingkungan sekitar tempat usahanya untuk membantu dalam proses produksi sandal spon. Hingga sekarang, Andika Craft sudah memiliki 11 tenaga kerja produksi.

Saat ini, Andika Craft memproduksi empat jenis sandal spon, yaitu sandal spon putih (jahit), sandal spon putih (emboss), sandal batik jepit, dan sandal batik selop. Dari keempat jenis sandal tersebut yang paling banyak diminati adalah sandal spon putih jahit. Dengan harga mulai dari Rp 1.800 sampai dengan Rp 6.000 per pasangnya, produk Andika Craft kini sudah menjadi langganan rutin dari 10 hotel yang berada di wilayah Jogja dan Solo ( 6 di Jogja dan 4 di Solo). Dua hotel  bintang 5 yang berada di Solo setiap bulannya rutin membeli 5.000 pasang sandal spon dari Andika Craft. Sementara untuk hotel bintang 3 dan 4 berada pada kisaran 1.000 pasang per bulannya.

Setelah sukses memasarkan produknya hingga keluar wilayah Yogyakarta, kini Andika Craft memiliki target untuk membuka pasar produknya hingga ke luar Pulau Jawa. Selama ini Andi Craft masih mengandalkan sistem door to door dalam mempromosikan produknya. Andi yang saat ini memegang kendali manajemen bersama istrinya, tidak lelah mendatangi calon pelanggannya untuk diajak kerjasama. Menurut Andi, dia juga sudah mencoba menjajaki pemasaran via online, namun pemasaran tersebut belum tampak maksimal.(bd03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*