Rencana Pengembangan Desa Wisata di Daerah 3T

0
1075

Pemerintah melalui Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi bekerja sama dengan Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu, Kementrian Pariwisata, Bappeda, dan beberapa unit teknis dari Daerah Pulau kecil dan Terluar berencana untuk mengembangkan sektor pariwisata melalui desa wisata yang termasuk kedalam daerah Terdepan, Terpencil, dan Terluar atau 3T ditahun 2019 ini.

Rencana tersebut diutarakan dalam rapat koordinasi, sosialisasi, dan pengendalian program untuk mengembangkan daerah pulau kecil dan terluar yang diselenggarakan pada hari senin, 25 Februari 2019 lalu.

Pihak dari Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu sendiri mengungkapkan bahwa saat ini posisi dan keadaan daerah yang termasuk kategori 3T ini menjadi salah satu perhatian pemerintah, tidak hanya melakukan peningkatan pada sektor keamanan saja namun juga memperhatikan kesejateraan warga di desa-desa atau daerah yang masuk kategori 3T tersebut.

Di tahun 2019 ini, Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu tengah mengupayakan pengembangan berbagai sarana maupun prasarana di desa-desa wisata tersebut yang mencangkup 8 kabupaten.

Selain itu pula pihaknya juga juga memberikan 4 buah unit kapal yang terdiri dari kapal penumpang dan kapal barang dan juga telah mengupayakan peningkatan dan pengembangkan produk-produk yang menjadi ciri khas desa-desa tersebut seperti garam, rumput laut hingga gula kelapa disamping menjamin tersedianya fasilitas air bersih di desa-desa tersebut.

Baca Juga  Banyak Pengusaha Jepara Sukses Karena Promosi Online

Status desa-desa tersebut sebagai garda terdepan di perbatasan menjadi penting posisinya di mata pemerintah, selain itu pula daerah-daerah tersebut juga memiliki potensi kekayaan sumber daya alam yang berpotensi dapat meningkatkan perekonomian di daerah tersebut yang sayangnya belum berhasil diangkat dengan maksimal selama ini, adapun pengembangan yang dilakukan dahulu masih bersifat parsial sehingga kurang optimal.

Oleh karena itu pemerintah melalui Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu mengembangkan potensi desa wisata di daerah tersebut, kegiatan itu dilakukan bersama-sama dengan Kementrian Pariwisata.

Kegiatan pengembangan daerah 3T menjadi desa wisata juga akan melibatkan pihak swasta agar dapat mengakselerasi pengembang dan peningkatan potensi-potensi daerah tersebut sehingga tidak hanya sekedar menjadi desa wisata yang alakadarnya namun juga memiliki sarana dan prasarana yang memadai yang dapat memberikan kenyamanan bagi pengunjung yang datang ke desa wisata tersebut.

Selain itu pengembangan potensi hasil alam di daerah 3T tersebut diharapkan mampu membuka lahan usaha dan meningkatkan hasil produksi yang mana pemanfaatannya akan dinikmati oleh warga desa wisata di daerah tertinggal tersebut.

Baca Juga  Punya Lahan Luas di Desa? Buka Cucian Mobil Aja!

Sebagaimana diketahui dari pemberitaan-pemberitaan yang lalu, daerah-daerah yang masuk kategori 3T ini seringkali terlihat terpencil dengan segala keterbatasan sarana dan prasarana sehingga warga di daerah tersebut jauh dari kata sejahtera, bahkan di beberapa daerah warganya terpaksa harus memenuhi kebutuhan hidupnya dengan menyebrang perbatasan di negara lain dikarenakan mereka tidak dapat mengakses kebutuhan mereka di dalam negeri yang sulit, sedangkan akses ke negara lain lebih mudah dan relatif lebih murah.

Keadaan ini nampaknya mulai mendapat perhatian khusus dari pemerintah, seiring dengan dimulainya program dana desa, diharapkan pembangunan desa-desa di Indonesia ini tidak hanya menyentuh desa-desa yang memang relatif gampang di akses oleh masyarakat Indonesia, namun juga dapat merambah daerah-daerah di perbatasan sehingga dapat memupuk jiwa nasionalisme warga di kawasan 3T tersebut dengan memberikan bantuan pengembangan menjadi desa wisata lengkap dengan sarana dan prasarana yang layak, selain itu pula diperlukan kreatifitas dari perangkat desa setempat dan warganya sendiri agar mampu mengembangkan dengan optimal potensi wisata di desanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here