Punya Tanah Luas di Desa? Coba Usaha Ini!

0
1812

Memiliki tanah yang luas di desa merupakan dambaan banyak orang. Seperti yang kita ketahui bersama, tanah merupakan properti menguntungkan yang nilai investasinya naik setiap tahunnya. Harga tanah di desa biasanya cenderung lebih murah dibandingkan dengan harga tanah di kota. Oleh karenanya, banyak orang menginvestasikan uangnya dengan membeli tanah yang luas di desa.

Jika Anda memiliki tanah yang luas di desa, tidak perlu bingung dalam membuka usaha. Sebenarnya ada banyak sekali lho jenis usaha yang bisa kita buat di tanah luas yang kita miliki di desa. Salah satu contohnya adalah usaha kolam pemancingan ikan.

Usaha kolam pemancingan ikan ini tidak dapat diremehkan karena mungkin Anda belum tahu bahwa warga desa, pada umumnya, membutuhkan tempat untuk bersosialisasi sambil menghabiskan waktu. Tidak sedikit pula orang yang gemar memancing.oleh karena itu, usaha ini sangat cocok untuk dilaksanakan di desa.

Berbicara soal usaha kolam pemancingan ikan, berikut beberapa hal yang perlu And a ketahui sebelum memulai usaha prospektif ini:

Baca Juga  Upaya Untuk Meningkatkan Hasil Pertanian Di Desa Terpencil

Modal

Untuk modal sendiri memang tidak bisa dibilang sedikit,karen a membuka usaha pemancingan ikan membutuhkan modal yang cukup lumayan, namun jangan khawatir karena dapat “ditutup” dalam beberapa waktu. Nah berikut adalah gambaran modal awal untuk bisnis ini:

Modal Awal

  1. Dana Pembuatan kolam ikan dengan ukuran 7 x 16 meter : Rp 600 ribu
  2. Bibit ikan (nila, bawal, gurame, dll) : Rp 4 juta
  3. Kolam tambahan untuk budidaya 17 meter persegi : Rp 400 ribu
  4. Pembangunan sarana, prasarana dan bangunan : Rp 19 juta

Maka total biaya modal awal usaha kolam pemancingan ikan adalah sebesar Rp 24 juta. Biaya di atas belum termasuk biaya lain-lalinnya seperti biaya pegawai dll. Memang dapat dibilang bukan nominal yangsedikit, namun, perlu anda ketahui, bisnis ini merupakanbisnis yang cukup menguntungkan.

Katakanlah apabila dalam satu hari omset yang diperoleh  dari kolam pemancingan ikan adalah sebesar Rp 350 ribu, berarti omset kotor dalam satu bulannya sebesar Rp 350.000 X 30= Rp 10.500.000. katakanlah biaya operasional setiap bulannya sebesar Rp. 4.000.000, maka keuntungan bersih yang diidapatkan setiap bulannya adalah sekitar Rp 6.500.000/bulan ( diambil dari Rp 10.500.000 – Rp 4 juta). Bagaimana keuntungan ini, cukp menarik bukan?

Baca Juga  Peluang Usaha Desa Yang Patut Dicoba, Ternak Domba Menghasilkan Jutaan Rupiah

Nah sebelum anda mulai membangun usaha tersebut, Anda perlu mengurus beberapa Surat izin yang diperlukan. Beberapa izin yang perlu Anda urus adalah:

  1. Surat ijin usaha pengusaha atau yang disingkat SIUP
  2. Surat domisili
  3. Surat Daftar Perusahaan atau yang disingkat TDP
  4. Ijin mendirikan bangunan atau yang disingkat IMB
  5. Sertifikat Hak Milik Tanah (SHM)
  6. Nomor pokok wajib pajak atau yang disingkat NPWP

Untuk mengurus perizinan diatas, Anda memerlukan dokumen berupa fotocopy KTP, Kartu keluarga, surat nikah dan dokumen lain yang dibutuhkan. Kemudian dalam pengelolaan pemancingan ikan ini,anda dapat memilih mau dibagaimanakan kolam pemancingan anda ini. Apakah mau ditetapkan biaya per-masuk lalu boleh memancing sepuasnya, atau bisa juga ditetapkn biaya per kilogram bobot ikan. Semua bebas, terserah Anda.

Nah itu tadi beberapa hal yang perlu Anda ketahui jika ingin membuka usaha pemancingan ikan. Semua usaha tidak hanya butuh dana yang banyak namun hal yang lebih penting adalah membutuhkan semangat dan tekad yang kuat. Semoga artikel ini dapat membantu!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here