Potensi Bisnis Pakaian di Pedesaan, Modal Kecil Untung Besar

0
157
Potensi Bisnis Pakaian di Pedesaan, Modal Kecil Untung Besar

Bisnis pakaian atau pakaian adalah salah satu bisnis yang bisa dikatakan tidak akan redup, karena setiap orang dimana saja akan membutuhkan pakaian sebagai salah satu kebutuhan pokoknya. Pada intinya selama masih ada manusia di muka bumi ini, maka selalu ada peluang untuk mengembangkan bisnis pakaian.

Kini pengembangan bisnis pakaian tidak hanya bisa dilakukan di daerah perkotaan saja, sejalan dengan percepatan pembangunan pedesaan yang sedang dilakukan oleh pemerintah pusat, membangun dan mengembangkan sebuah industri di pedesaan kini lebih mudah dan sangat berpotensi, termasuk bisnis pakaian.

Tak hanya pemerintah, sektor swasta pun turut memberikan perhatiannya bagi pembangunan dan pengembangan potensi di pedesaan, juga sebagai dukungan atas program pembangunan di pedesaan yang sedang digalakkan pemerintah. Bisnis pakaian, sebagaimana disebutkan sebelumnya, adalah sebuah industri yang tidak akan mati, berpotensi untuk bertumbuh sejalan dengan perkembangan jaman.

Dengan adanya program-progam yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta, pengembangan industri di pedesaan kini lebih mudah dikarenakan beberapa aspek seperti halnya kemudahan dalam mengakses fasilitas perbankan untuk melakukan pinjaman usaha dan lainnya. Berikut adalah poin-poin yang bisa menjadi pertimbangan mengapa mengembangkan indstrusri di pedesaan sangat potensial sekali :

Baca Juga  Ini Daftar Keberhasilan Program Dana Desa di Seluruh Indonesia

1. Kebutuhan primer semua orang

Sebagaimana sudah disebutkan sebelumnya, pakaian merupakan kebutuhan utama yang diperlukan setiap orang. Ada berbagai macam kategori orang sebagai konsumen, mulai dari usia muda atau tua, pria atau wanita, pengusaha atau pegawai kantoran, dan lainnya. Pengkategorian ini dapat membantu menentukan target pasar yang akan dibidik, dan tentu saja produk dan variannya yang akan dibuat.

Dengan makin banyak target pasar dan varian produk yang dibuat, maka pasarnya akan semakin luas dan potensi keuntungan akan semakin besar pula. Desa-desa yang memfokuskan pada pengembangan bisnis pakaian dapat memasarkannya di desa lain yang tidak memfokuskan pada pengembangan industri ini, jumlah desa di Indonesia itu tidak sedikit sehingga potensi pasarnya pasti sangat besar.

2. Persaingan masih relatif longgar

Berbeda dengan di perkotaan yang sudah banyak sekali berjejer toko-toko yang menjajakan produk-produk pakaian, belum termasuk toko-toko online yang jumlahnya tidak terhitung. Pengembangan bisnis pakaian di pedesaan masih memungkinkan untuk terus berkembang karena persaingan bisnis di pedesaan masih terbilang relatif minim, karena dalam satu desa biasanya tidak ada pesaing atau masih sedikit pesaing.

Baca Juga  Pembagian Dari Klasifikasi Desa Berdasarkan Perkembangan Masyarakatnya

3. Barang yang tahan lama

Pakaian merupakan salah satu barang yang tahan lama, tidak ada label kadaluarsa seperti halnya makanan dan produk sejenisnya. Oleh karena itu bisnis pakaian ini sangat cocok untuk dikembangkan di pedesaan, karena selain dapat meminimalisir resiko kerugian, bisnis dengan waktu hidup yang lama sangat cocok untuk bisnis rintisan semacam ini. Para pelaku bisnis pakaian ini dapat melakukan strategi-strategi agar produk pakaian yang dijualnya dapat laku tanpa takut harus buru-buru menjualnya karena takut basi.

4. Modal yang fleksibel

Memulai bisnis pakaian ini relatif minim dan dapat disesuaikan dengan kemampuan. Para pelaku bisnis pakaian yang masih merintis dapat memulainya dengan menjual beberapa lusin pakaian dahulu, untuk sekedar mengetahui tren pasar sebelum akhirnya menjual dengan jumlah yang banyak.

5. Dapat dijual dengan sistem kredit

Karena lokasi jualan di pedesaan, maka penjualnya dapat menyesuaikan skema pembelian dengan cara kredit. Hal ini lumrah dijalankan oleh bisnis lainnya untuk menyasar konsumen yang memang berdaya beli rendah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here