Perusahaan Rintisan Anda Ingin Mendapat Investasi, Ini yang Harus Disiapkan

Perusahaan Rintisan Anda Ingin Mendapat Investasi, Ini yang Harus Disiapkan

BERDESA.COM – Setiap start up alias perusahaan rintisan pasti mendambakan datangnya investor yang mau mengucurkan dana untuk membiayai pengembangan usaha mereka. Tetapi ada raibuan start up yang juga berharap sama. Mereka adalah juga perusahan-perusahaan rintisan dengan ide yang juga hebat.

Jangan berkecil hati karena investor memiliki ukuran tersendiri untuk memilih perusahaan start up mana yang akan dikucuri investasi oleh mereka. Namun begitu ada beberapa syarat dasar yag harus dipenuhi perusahaan-perusahaan start up untuk memikat hati para investor itu. Apa saja langkah strategis yang harus dilakukan start up:

  1. Model Bisnis yang Jelas

Investor adalah orang yang ingin mengembangkan dananya alias mendapat keuntungan. Maka perusahaan rintisan Anda haruslah memiliki konsep yang jelas, model yang jelas yang memiliki prospek baik dan mampu menghadirkan keuntungan di masa mendatang. Jadi, bukan hanya janji semata.

Pengelola perusahaan juga harus menunjukkan penguasaan sepenuhnya terhadap model bisnis yang sedang dia jalankan. Ini akan menjadi penilaian bagi investor, mereka butuh keyakinan bahwa Anda sangat menguasai bidang usaha yang Anda jalankan sehingga mengetahui bagaimana skema pengembangan usaha sekaligus siap menghadapi resiko-resiko usaha di masa yang akan datang.

  1. Tunjukkan Cash Flow

Investor sangat mempertimbangan situasi keuangan perusahaan. Mereka menginginkan perusahaan yang dia danai memiliki sistem keuangan yang sehat sekaligus sudah memiliki manajemen keuangan yang juga sehat. Soalnya, umumnya investor tidak begitu tertarik dengan usaha yang masih tertatih-tatih menjalankan usahanya karena kesulitan keuangan.

Hal yang harus Anda lakukan adalah perbaiki setiap catatan keuangan secara detail dan tunjukkan bahwa perusahaan rintisan Anda memiliki manajemen keuangan yang baik dan telah mampu membuktikan model bisnis yang Anda jalankan sebagai bisnis yang menguntungkan terbukti dari cash flow yang Anda tunjukkan.

  1. Apa yang Sebenarnya Anda Butuhkan

Ketika Anda memutuskan membutuhkan investor maka Anda harus memastikan besaran dana dan kenapa kebutuhan itu menjadi begitu penting. Anda juga harus memiliki ukuran pasti berapa besar kebutuhan Anda, apa saja kelengkapan yang harus ada dan sebagainya. Soalnya investor umumnya memiliki banyak kemampuan selain kemampuan keuangan yang besar. Maka rumuskan dengan baik, apakah hanya pendanaan yang Anda butuhkan atau ada kebutuhan lain yang Anda harapkan bakal dipenuhi oleh investor misalnya. Hal ini sangat penting karena akan menentukan nasib perusahaan rintisan Anda ketika investasi sudah mengucur.

  1. Pahami Peta Investasi dan Para Calon Investor

Pengelola sebuah perusahaan rintisan tidak bakal mendapat investasi jika mereka tidak melakukan usaha-usaha menuju ke sana. Maka lakukan riset mengenai investor strategis yang Anda bidik. Soalnya, salahsatu yang berpengaruh pada setuju atau tidak setuju pihak investor mengucurkan pengajuan dana adalah kedekatan Anda dengan para calon investor itu. Jika Anda tidak bisa menjalin hubungan yang baik dan tidak bisa menjelaskan situasi perusahaan maka sulit bagi investor untuk melihat hebatnya perusahaan rintisan yang Anda sedang jalankan. Dalam prinsip ini, tak kenal maka tak sayang sangat mungkin terjadi.

  1. Rumuskan Strategi dan Visi Sebaik Mungkin

Jabarkan dengan gamblang apa visi dan misi perusahaan rintisan Anda. Perusahaan rintisan yang baik pasti selalu memiliki misi dan yang jelas sehingga investor paham dan tertarik dengan perusahaan perusahaan yang mereka danai. Soalnya, visi dan misi adalah ruh yang akan mempengaruhi jalannya nasib perusahaan yang Anda kelola. (aryadji/berdesa)

Foto: www.huffingtonpost.com

alterntif text

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*