Pengertian Desa Yang Harus Dipahami Warga Pedesaan

0
1457
Pengertian Desa Yang Harus Dipahami Warga Pedesaan

Hidup di desa seringkali menjadi bahan ejekan atau memiliki nilai negatif bagi beberapa orang. Padahal hal tersebut salah. Desa adalah salah satu sistem yang ada di dalam tatanan masyarakat kita yang tidak bisa dipisahkan. Lalu apa sebenarnya arti dan pengertian desa yang harus kita pahami? Berikut adalah ulasannya.

Pengertian desa menurut etimologi, berasal dari bahasa Sansekerta yakni “dhesi” yang berarti tanah kelahiran. Oleh karena itulah, makna desa bagi setiap orang sangatlah penting dan bukanlah sesuatu yang berarti buruk. Istilah ini sudah ada sejak abad ke 11 ketika Nusantara masih terbagi menjadi beberapa kerajaan.

Sedangkan dalam kamus Bahasa Indonesia, kata desa berarti sekelompok rumah di luar kota yang merupakan kesatuan, kampung atau dusun. Kata desa ini menjadi negatif ketika diartikan sebagai udik atau dusun yang sebenarnya mengartikan pada sebuah tempat dan bukan sifat.

Pengertian desa juga tertulis dalam Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang desa yang menjelaskan mengenai zona hukum. Menurut UU No. 6 tersebut, desa diartikan sebagai kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan juga mengurus urusan pemerintahannya.

Baca Juga  12 Negara Tertarik Bikin Program Dana Desa Seperti Indonesia

Dalam UU tersebut juga dijelaskan bahwa yang juga diatur selain urusan pemerintahannya ada juga kepentingan masyarakat setempat, hak asal-usul, dan atau hak tradisional yang diakui dan juga dihormati dalam sistem pemerintahan NKRI. Sehingga jelas bahwa desa merupakan bagian dalam masyarakat yang penting.

Pengertian desa juga ditambahkan oleh beberapa ahli yang memperkuat kedudukan desa di tengah masyarakat. Menurut R. Bintarto, desa adalah perwujudan atau kesatuan geografi, sosial, ekonomi, politik, serta kultural yang terdapat di suatu daerah dalam hubungan dan pengaruhnya secara timbal balik dengan daerah lain.

Paul H. Landis menjelaskan lebih detail dalam hal fisik yang bersangkutan dengan penduduk yang tinggal dalam sebuah desa. Menurutnya, desa adalah daerah dimana hubungan pergaulannya ditandai dengan derajat intensitas yang tinggi dengan jumlah penduduk kurang dari 2500 orang. Sehingga dimungkinkan ada desa yang tidak termasuk golonga desa disini.

Pendapat lainnya tentang pengertian desa juga ditambahkan oleh Rifhi Siddiq yang memandangnya dari sisi sosial. Menurut beliau desa adalah suatu wilayah yang mempunyai tingkat kepadatan rendah yang dihuni oleh penduduk dengan interaksi sosial yang bersifat homogen.

Baca Juga  Pengertian Pemerintah Desa Yang Sering Salah Arti

Sebagai tambahan, Rifqi juga menggambarkan mata pencaharian penduduk desa yang menurutnya penduduk desa bermata pencaharian di bidang agraris serta mampu berinteraksi dengan wilayah lain di sekitarnya.

Sedangkan pengertian desa menurut Sutardjo Kartohadikusumo lebih memandang desa dari segi hukum dan juga pemerintahan yang berlaku. Beliau berpendapat bahwa desa adalah suatu kesatuan hukum dan di dalamnya bertempat tinggal sekelompok masyarakat yang berkuasa mengadakan pemerintahan sendiri.

Itulah beberapa pengertian desa yang bisa anda coba pahami dari sisi sosial, hukum, budaya hingga pemerintahan. Dari situlah bisa diambil kesimpulan atau garis merah yang besar yang mana membuktikan bahwa desa memang memiliki posisi penting di masyarakat. Pandangan negatif terhadap desa tidaklah benar.

Tanpa adanya dasar atau yang bisa diartikan sebagai tempat lahir, maka sistem masyarakat bisa terganggung. Oleh karena itulah, tidak heran jika berbagai usaha untuk penguatan di bidang ekonomi, kebudayaan, kesehatan dan juga pendidikan mengincar masyarakat pedesaan yang menjadi dasar dalam wilayah pemerintahan serta dasar dari sistem pemerintahan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here