Pemuda Kulonprogo Produksi Deterjen Ramah Lingkungan

0
713

Pemuda Kulonprogo berhasil memproduksi deterjen bermerk “BEN”. Detergen matic tersebut memiliki beberapa keunggulan, salah satunya adalah deterjen tersebut mampu melepas noda dari pakaian serta mengikat kotoran di dalam air. Selain itu, deterjen tersebut juga ramah lingkungan karena tidak menimbulkan busa banyak sehingga minim limbah dan mampu menghemat penggunaan air.

Peserta Program Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Perdesaan (PSP-3), Anifatul Musarofah menjelaskan alasan utama produksi deterjen “BEN” karena deterjen merupakan sebuah komoditas yang tak bisa lepas dari kebutuhan rumah tangga. “Hampir setiap rumah tangga menggunakan deterjen untuk mencuci pakaian kotornya, “ tegasnya, Minggu (15/11) saat mengikuti Pameran Wirausaha Muda di Candi Prambanan Yogyakarta.

Selain itu, ia menambahkan di Desa Kaliagung, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulonprogo masih minim home industry. Maka dari itu, ia mengajak pemuda setempat untuk memproduksi dan memasarkan deterjen tersebut. Ia mengajak pemuda setempat harapannya agar pemuda desa setempat mampu berdaya dan mandiri.

Hal itu diakui oleh pemuda desa setempat, Asnuri. Ia menyatakan usaha tersebut mampu memberdayakan para pemuda di lingkungannya. “Selama ini masih banyak pemuda yang menganggur. Dengan adanya usaha ini, harapan kami mampu meningkatkan perekonomian pemuda,” ujar Asnuri. Ia pun mengaku sangat tertarik dan optimis dengan usaha tersebut karena deterjen merupakan kebutuhan setiap rumah tangga.

Baca Juga  Wajah Asli Swalayan Desa Bernama Swadesa (Bagian 1)

Dalam produksi deterjen tersebut, Anif menjelaskan kendala utamanya adalah belum adanya alat produksi. Namun demikian, hal tersebut tidak menjadi halangannya untuk memproduksi deterjennya. Sebab, dalam hal produksi ia dan pemuda desa setempat bekerjasama dengan CV. Mega Lintas Nusa (MLN) sehingga segala kebutuhan produksi deterjen seperti bahan baku dan alat produksi sudah tercukupi.

Deterjen tersebut akan resmi dilaunching pada Sabtu (21/11) di Dusun Kleben, Desa Kaliagung Kecamatan Kaliagung Kabupaten Kulonprogo. “Kami sengaja akan launching deterjen itu di tingkat dusun terlebih dahulu karena produsennya adalah para pemuda Dusun Kleben. Kita ingin menggalakkan gerakan “Bela Beli Dusun” terlebih dahulu sebelum Bela Beli Kulonprogo sesuai gerakan Bupati Kulonprogo. Ketika deterjen itu di tingkat lokal saja bisa mendapatkan respon yang baik, harapannya wilayah yang lebih luas mendapatkan respon serupa, “ tutur Anifatul Musarofah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here