Pemanfaatan Teknologi eDagang (ecommerce) Bagi BUMDes dan UKM Desa

1
2091
ecommerce untuk ukm
ecommerce untuk ukm05f8766c-6dcc-4ebd-8b7d-a89709c42804

Oleh: Lalu Suhayatman

BERDESA.COM – Penggunaan internet dan perkembangan teknologi data digital dalam bidang pemasaran dan penjualan dalam beberapa tahun terakhir berkembang dengan pesatnya. Dengan adanya internet proses pemasaran dan penjualan dapat dilakukan kapan saja tanpa terikat ruang dan waktu. Salah satu penerapan internet dalam bidang bisnis dan perdagangan adalah electronic commerce (e-commerce). Electronic commerce ( e-commerce) merupakan konsep yang bisa digambarkan sebagai proses jual beli barang pada internet atau proses jual beli atau pertukaran produk, jasa, dan informasi melalui jaringan informasi termasuk internet ( Turban, Lee, King, Chung, 2000 dalam M Suyanto, 2003 ).

Persaingan bisnis yang terjadi dewasa ini sangat ketat terlebih dengan adanya komitmen bangsa Indonesia dalam menyepakati AFTA maupun WTO maka usaha kecil dan menengah (UKM) sebagai salah satu pilar perekonomian Indonesia harus siap menghadapi persaingan dalam pasar bebas ini. Komitmen yang sudah disepakati ini menuntut penyikapan sedini mungkin oleh semua pihak, termasuk pelaku unit usaha kecil dan menengah (UKM) yang memiliki potensipotensi terpendam. Dimana potensi yang dimiliki ini perlu digali dan dikembangkan untuk menghadapi era pasar bebas.

Usaha kecil dan menengah (UKM) harus senantiasa didorong dan mengatasi berbagai kelemahan supaya mampu bersaing dan tidak jatuh tertindas oleh competitor. Kemajuan teknologi yang sangat cepat serta perkembangan globalisasi menuntut masyarakat untuk mempersiapkan diri untuk menjadi bagian dan berperan serta aktif dari masyarakat ekonomi-informasi. Internet economy mendorong globalisasi dan networking dunia usaha. Kondisi ini menjadikan pasar dan perdagangan makin terbuka tanpa batas, serta peluang yang setara bagi pelaku pelaku bisnis tidak mengenal apakah berasal dari perusahaan besar, menengah, ataupun kecil, siapa yang cepat akan menang atau dikenal dengan time-to market atau economic of time. ( Nadzif, 2001 ).

Baca Juga  Standarisasi Pertanian Desa

Di era globalisasi informasi bergerak sangat cepat dan menjadi pelaku bisnis untuk memenangkan persaingan. Internet melalui e- commerce membuka peluang bagi usaha kecil dan menengah (UKM) untuk memasarkan dan menumbuhkan jaringan usaha di seluruh belahan dunia usaha. Untuk itu pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dituntut menjadi bagian dari komunitas global dengan pemanfaatan teknologi informasi melalui e-commerce, jika mereka tidak mengikuti perkembangan teknologi informasi akan tertinggal jauh dan kalah dalam persaingan.

Ecommerce merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan oleh pelaku usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk memasarkan produknya selain dapat memperluas akses pasar. Usaha Kecil dan Menengah (UKM) harus melihat manfaat e-commerce untuk akses pasar secara mudah dan effisien seiring era globalisasi yang pasti akan dihadapi. Kondisi ini menuntut Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk memilih yang efektif dan mengenai sasaran. Pemasaran melalui e-commerce membuat pelaku bisnis Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dapat langsung berkomunikasi dengan pembelinya, sehingga mereka dapat memproleh keuntungan yang lebih besar.

Baca Juga  Membangun Wilayah Desa Yang Lebih Baik Dengan Informasi Spasial Desa

Ecommerce untuk pemasaran produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dapat memproleh manfaat serta keuntungan karena lebih murah dan effisien. Selain itu e-commerce juga memiliki akses tanpa batas, saat sebuah bisnis memiliki alamat di internet, apa yang ditampilkan dalam internet dapat diakses oleh pengunjung dari belahan dunia manapun selama didaerah tersebut memiliki akses internet. Semakin sering alamat tersebut dikunjungi, semakin besar pula potensi untuk memperoleh pendapatan.

Saat ini tersedia berbagai jenis penyedia layanan Ecommerce untuk melakukan transaksi online baik itu untuk penjualan barang, pemesanan tiket, hotel dan bahkan untuk transaksi jasa dll. Bagi UKM sendiri terdapat beberapa fasilitas untuk melakukan promosi dan penjualan barang-barang mereka baik yeng berupa fasilitas pasar online (marketplace) seperti bukalapak.com, tokopedia.com atau jasa pembuatan website usaha dan promosi online seperti Nurbaya.

Namun demikian pengguna layanan pasar online sebagian besar di isi oleh UKM-UKM yang berdomisili di perkotaan dan relatif terbatas jumlah UKM dari daerah yang memanfaatkan fasilitas pasar online. Salah satu penyedia layanan pasar online (marketplace) yang berbasis anggota adalah layanan yang akan disediakan oleh Usahadesa.com. Layanan ini nantinya akan membantu UKM di desa (daerah) pada umumnya dan khususnya bagi Badan Usaha Milik Desa untuk mendapatkan akses kepasar yang lebih luas baik nasional maupun internasional melalui layanan pasar online eDagang.

Baca Juga  Cara Membangun Bisnis Sukses Meski Belum Punya Kepercayaan

Selain dari penyediaan layanan pemasaran berbasis online, usahadesa.com juga memilki misi untuk membangun kapasitas pengusaha lokal melalui berbagai kegiatan loka-latih baik secara langsung (offline) maupun secara online melalui fasilitas eLearning. Disamping itu usahadesa.com juga akan menyediakan fasilitas layanan standarisasi produk untuk meningkatkan kualitas produk-produk UKM di desa, dan penyediaan fasilitas akuntansi online untuk penyederhanaan pembukuan usaha bagi ukm dan Badan Usaha Milik Desa.

Baca juga : Cara Unik Temukan Ide Membangun UKM

BUMDesa

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here