Peluang Usaha Perkebunan Pengeruk Keuntungan

0
11466
Peluang Usaha Perkebunan Pengeruk Keuntungan

Peluang usaha perkebunan sudah jelas memiliki potensi besar sebagai sumber ekonomi keluarga. Kebun berarti luasan tanah dega ukuan besar yang bisa menjadi sangat produktif jika dikelola dengan baik dan ditanami jenis tanaman yang sedang sangat laku di pasar.

Memutuskan mengelola kebun berarti harus menguasai tata cara pengolahan tanah yang baik dan  pengetahuan tentang musim. Tentu saja Anda juga harus menguasai informasi dan kecakapan mengenai bagaimana memperlakukan jenis tanaman yang Anda pilih untuk dikembangkan.

Untuk menemukan jenis tanaman yang akan Anda tanam di kebun, Anda juga harus mengikuti perkembangan pasar. Sehingga Anda tahu jenis komoditas apa yang sedang dibutuhkan oleh pasar dan memiliki harga yang sangat baik.

Warga di kawasan pedesaan adalah yang paling memiliki kesempatan mengembangkan peluang usaha perkebunan ini. Soalnya, hamparan tanah kebun yang luas dengan tingkat kesuburan tinggi umumnya hanya terdapat di pedesaan.

Maka tidak perlu diragukan, peluang usaha perkebunan adalah jenis usaha yang paling prospektif dikembangkan di desa-desa.

Berikut ini beberapa contoh pilihan berkebun yang bisa dijadikan referensi, tergantung luasan kebun Anda.

  1. Kebun sayur organik

Jenis tanaman yang satu ini dibutuhkan orang setiap hari sehingga dijamin tidak ada matinya. Soalnya, sayur adalah salahsatu kebutuhan harian setiap orang berkaitan dengan konsumsi dasar yakni makan.

Kebun sayur organik memiliki nilai lebih karena sayur ini memiliki tingkat nutrisi tinggi dan sangat menyehatkan. Dari hari ke hari, semua orang berangsur-angsur mengkonsumsi sayurana organik dalam kesearian mereka.

Nah, makanya mengembangkan kebun sayur organik adalah peluang usaha perkebunan yang bakal terus meningkat jumlah permintaannya.

Satu hal pentingnya adalah, sayur organik mengharuskan pola penanaman dan perawatan yang berbeda dengan sayur biasa. Soalnya, sistem organik berarti meniadakan bahan-bahan kimia dalam seluruh rangkaian proses hidup sayur yang Anda tanam. Itulah yang membuat sayur organik memiliki harga yang jauh lebih tinggi dibanding tnaman sayur non organik.

  1. Kebun buah
Baca Juga  Peluang Usaha Yang Bagus di Desa Yang Menguntungkan Dan Menjanjikan

Adalah kebun dengan aneka buah tertanam di dalamnya. Buah-buahan sendiri memiliki pasar yang sangat kuat, sehingga kebun buah sangat prospektif dikembangkan. Tetapi ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum memulai jenis usaha ini.

  1. Lakukan survei pasar terlebih dahulu untuk memastikan jenis buah yang Anda akan tanam memang memiliki pasar yang baik. Misalnya, Anda memutuskan untuk menanam jenis jambu manis madu yang memiliki jumlah permintaan tinggi di pasar.
  2. Pastikan kondisi tanah, pastikan kondisi tanah Anda sesuai dengan kebutuhan tanaman buah yang Anda rencanakan. Soalnya ada berbagai jenis tanaman buah yang pertumbuhannya sangat dipengaruhi cuaca tempatnya hidup.

Hal ini terjadi pada tanaman durian misalnya. Pohon durian tidak bisa tumbuh di sembarang tempat. Soalnya, durian membutuhkan darah dengan udara dingin untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

  1. Rencana pengembangan

Anda harus memiliki rencana pengembangan kebun buah yang Anda kelola. Misalnya, Anda membuka kebun buah Anda untuk sekalian dikembangkan menjadi Kebun Wisata Buah bagi siapa saja.

Wisata kebun buah akan menjadi sajian wisata  yang sangat menawan dan mengundang banyak wisatawan jika Anda pintar mempomosikannya. Apalagi jika posisi kebun buah Anda  berada di dekat obyek wisata di daerah Anda.

  1. Kebun jati

Kayu jati adalah salahsatu jenis kayu yang sulit ditandingi kualitasnnya. Kerasnya kayu ini membuat setiap perkakas yang dibuat berbahan jati menjadi perkakas yang memiliki nilai gengsi yang tinggi.

Harga kayu jati juga menempati posisi elit dalam jajaran kayu berkualitas di negeri ini. Karenanya, memiliki pohon jati dengan diameter besar adalah harta karus yang luar biasa. Kini harta karun itu tidak perlu Anda gali melainkan Anda tanam sendiri.

Baca Juga  Mina Padi: Melipatgandakan Keuntungan Petani

Pohon jati memiliki durasi sekitar 15 tahun untuk siap dipotong. Jadi jika anda memiliki tanah kebun yang lcukup luas dan tidak terpakai, ditanami pohon jati akan menjadi pilihan jitu bagi masa depan.

Pohon jati berfungsi mirip asuransi, pada saatnya kelak, ketika anak-anak Anda membutuhkan biaya sekolah atau menikah atau ingin membangun rumah, kayu-kayu jati inilah yang akan mengatasi masalah Anda.

  1. Kebun sengon

Ingatkah Anda kegemparan yang dibuat pengusaha Sengon asal Banyuwangi beberapa bulan lalu. Dia menyebut uang yang dia miliki berjumlah sangat fatastis hingga harus diangkut dengan container saking banyaknya.

Orang kaya dari Banyuwangi itu ternyata menanam pohon Sengon di atas tanahnya yang luas. Hasilnya, dalam beberapa tahun dirinya panen raya. Lalu dia menggunakan lagi uangnya untuk memperluas kebun dan seterusnya akhirnya menjadi kaya raya.

Jangan kawatir, Anda juga bisa mengikuti jejaknya. JIka Anda punya kebun, tanamlah pohon Sengon. Durasi pohon ini dari saat tanam hingga panen hanya butuh waktu sekitar 5 tahun. Tidak terlalu lama, bukan?

Hebatnya, menanam pohon seperti ini tidak perlu perawatan rumit sebagaimana tanaman pangan. Kebutuhan perawatan hanya diperlukan pada masa awal pengolahan tanah saja. Selanjutnya pohon akan tumbh sendiri hingga siap dipanen lima tahun kemudian.

  1. Menjual pupuk, obat dan bibit tanaman perkebunan

Salahsatu peluang usaha perkebunan bukan selalu harus memiliki tanah. Anda juga bisa menjadi penyedia pupuk yang dibutuhkan untuk menyuburkan tanah, obat-obatan dan tentu saja bibit tanaman yang umumnya dibutuhkan pada pemilik kebun.

Jangan salah, kebutuhan perkebunan akan pupuk, obat dan bibit selalu dalam volume besar mengingat luasan lahan si kebun. Maka usaha ini bisa menjadi peluang usaha perkebunan yang menggiurkan untuk menciptakan income bagi keluarga.

Baca Juga  Pemanfaatan Hutan Mangrove Untuk Pengembangan Desa Pesisir

Karena besaran volume kebutuhan kebun akan pupuk, obat dan bibit maka Anda juga harus memiliki kelenturan manajemen. Misalnya jika Anda bertemu dengan pemilik kebun yang tidak cukup modal untuk memulai usaha tanamnya.

Maka Anda harus berani mengambil resiko dengan menerima pembayaran di belakang alias setelah si penanam memiliki cukup uang. Soalnya jika tidak, Anda bakal disalip oleh para tengkungan yang juga gencar mencengkeram para petani kebun seperti ini.

Dengan begitu warga desa pemilik kebun akan tetap bisa menanam dan mengembangkan komoditas yang dia kembangkan di kebunnya.

Beberapa pilihan di atas barulah beberapa yang bisa Anda pilih untuk dikembangkan dalam peluang usaha perkebunan. Masih ada berbagai pilihan jenis tanaman yang bisa Anda dapatkan. Tapi yang pasti, Anda harus tahu betul situasi kebutuhan pasar sehingga komoditas yang Anda tanam benar-benar bakal diserap pasar ketika masa panen datang.

Anda juga harus memilih model investasi yang ingin Anda kembangkan. Apakah dengan skema jangka panjang misalnya seperti menanam kayu jati dan sengon atau ingin terjadi pergerakan modal yang lebih cepat seperti kebun buah yang durasi panennya jauh lebih pendek ketimbang menunggu kau jati.

Setiap pilihan akan ada konsekuensi dan Anda harus berhitung sekali mengenai modal yang Anda perlukan sehingga jangan ada uang moda terecer karena ketidaktahuan akan sesuatu dalam bisnis ini. Tapi yang pasti, usaha perkebuan, pertanian, perikanan dan usaha  lain dengan bisnis yang sama, memiliki prospek yang luar biasa di masa depan. (adji/berdesa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here