Peluang Raksasa Produk Makanan Sehat Berbahan Lokal

0
789

BERDESA – Menciptakan produk desa sekaligus mengajarkan cara hidup sehat, itu yang dilakukan Progress. Progress adalah UMKM yang fokus memproduksi bahan makanan sehat dengan memanfaatkan potensi lokal desa. Bermarkas di Desa Srimartani, Piyungan, Bantul, kini mereka memproduksi 100 jenis makanan dan minuman sehat untuk semua orang.

Progress digawangi Dyah Retno dan Sari, dua perempuan muda lulusan Teknologi Pangan, Universitas Gadjah Mada. Dari tangan mereka pisang, sukun, jagung labu dan beragam tumbuhan yang ada di desa disulap menjadi produk desa berupa tepung sehat dan aneka jenis minuman herbal tradisional yang sangat juga sehat dikonsumsi.

Kapada Berdesa.com Sari mengisahkan, awalnya dirinya didaulat untuk melatih para ibu di kampung Srimartani untuk isa menambah pendapatan keluarga dengan mengolah potensi di lingkungan mereka. “ Saya mengajarkan membuat bermacam tepung sehat dan minuman. Karena bahannya lokal, para ibu dengan cepat bisa menghasilkan beragam produk itu,” katanya. Tapi masalahnya, setelah menjadi produk desa, bagaimana mereka memasarkan? “ Akhirnya kami bekerja keras untuk memasarkan produk-produk yang dibuat para ibu,” ujar Sari.

Baca Juga  Triple Helix Sebagai Penopang Konsep OVOP

Akhirnya, setelah memperoleh pembeli dan bisa membangun jaringan pemasaran, Sari dan Dyah memutuskan untuk mengembangkan produk desa itu menjadi usaha. Mereka mendirikan rumah produksi Progress dan bekerjaama dengan puluhan ibu-ibu menciptakan aneka ragam produk desa dari apa yang tumbuh di sekitar mereka. Hasinya,” Sekarang kami memproduksi 50-an jenis tepung sehat dan 45 jenis minuman tradisional,” kata Sari.

Istimewanya produk desa ini adalah, berasal dari murni buah-buahan atau bahan alami, juga diolah secara alamiah, salahsatunya dikeringkan dengan sinar matahari.” Sehingga kandungan sari pada produk masih sangat kuat, hampir seperti buah produk aslinya,” kata Dyah. Maka sebenarnya, mengkonsumsi satu gram produk tepung ini sama saja memakan 3 gram buah aslinya.

Karena kuatnya kandungan gizi dan nilai nutrisi di dalamnya, produk desa ini tidak bisa didapatkan semurah produk tepung pabrikan. “ Ini tepung dengan kandungan nutrisi yang murni maka memiliki nutrisi dan fungsi kesehatan yang tinggi. Tetapi daripada membeli produk yang tidak jelas kadar gizinya hanya karena murah, mending beli produk yang lebih mahal tetapi memiliki kadar gizi yang jelas bagus dan sehat,” kata Dyah. Soalnya, pada akhirnya, kesehatan adalah hal paling penting. “ Mengkonsumsi makanan yang murah tetapi menimbulkan gangguan kesehatan pada akhirnya menjadi jauh lebih mahal,” ujarnya. Bagaimana dengan respon pasar?

Baca Juga  Belajar Tentang BUMDesa via E-Learning

“ Responnya sangat baik. Masyarakat semakin sadar pentingnya arti kesehatan dan mereka juga menjadi tahu, lebih baik membeli produk yang sehat,” kata Dyah. Bahkan seringkali Progres belum mampu memenuhi pesanan yang terus membludak. “ Soalnya ada beberapa bahan yang tidak bisa didapatkan dengan cepat atau gampang, misalnya daun pala, daun serai dan beberapa produk lainnya,” kata Dyah.

Selain mendongkrak mata pencaharian warga di sebagian Desa Srimartani, produk-produk desa ini kini mulai mendapatkan tempat dalam ruang kesadaran masyarakat. “ Soalnya produk tepung kami sangat baik untuk asupan bayi. Ekstrak buah misalnya, bisa menjadi alternatif bagi Balita yang selama ini tidak mau mengkonsumsi buah, mereka bisa makan buah dalam bentuk ekstrak-nya, kandungan gizi buahnya tidak bergeser dari buah aslinya ,” jelas Dyah.

Selain menjadi usaha yang mulai bersinar, Dyah dan Sari bermimpi, suatu hari masyarakat mulai sadar pentingnya mengkonsumsi produk sehat dengan mengkonsumsi bahan-bahan makanan seperti yang kami buat.  Faktanya, mengolah bahan lokal juga menciptakan produktivitas dan pendapatan yang signifikan untuk para ibu yang aktif di dalamnya. Kini sebagian produk Progress dijual di E-Commerce www.usahadesa.com dan siapapun dimanapun bisa membeli melalui online dari sana.(aryadji/1)

Baca Juga  Kopi Desa dan Desa Kopi

Foto: www.pusakapusaka.com

Baca juga: Hebatnya Makanan dan Minuman Produk Desa Kita

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here