Mitra Usaha Pertanian di Desa dan Seluk Beluknya

0
758
Mitra Usaha Pertanian di Desa dan Seluk Beluknya

Menjalankan sebuah bidang bisnis bukanlah pekerjaan sederhana yang mudah. Ada banyak hal yang harus dilakukan untuk memajukan bidang bisnis yang anda geluti. Bekerjasama dengan pihak lain adalah sesuatu yang wajar dalam dunia bisnis. Kita akan bahas tentang mitra usaha pertanian di desa dan seluk beluknya yang harus anda tahu.

Bisnis pertanian merupakan jenis usaha yang sangat menjanjikan karena pada dasarnya Indonesia adalah negara agraris. Bisnis pertanian, peternakan dan perikanan bisa mendatangkan keuntungan yang berlimpah asalkan dikelola dengan profesional. Kurangnya pengetahuan, modal, dan jaringan yang lemah membuat petani indonesia sulit untuk maju

Untuk menghadapi masalah ini segala daya dan upaya harus dikerahkan untuk meningkatkan usaha pertanian di Indonesia. Bila usaha pertanian Indonesia semakin maju maka kesejahteraan petani akan meningkat. Mitra usaha pertanian membantu para petani keluar dari masalah klasik yang dihadapinya.

Sekilas Tentang Kemitraan Usaha Pertanian di Desa

Kemitraan berasal dari mitra yang artinya teman atau kawan. Kemitraan pertanian bisa diartikan sebagai suatu bentuk kerjasama bisnis di bidang pertanian antara kedua belah pihak dengan asas saling menguntungkan dan saling memberi manfaat. Tujuan dari kemitraan pertanian adalah agar petani dan mitranya mendapatkan keuntungan yang diharapkan.

Baca Juga  Pemuda Kulonprogo Produksi Deterjen Ramah Lingkungan

Dalam mitra usaha pertanian prinsip dasar yang dipakai adalah prinsip kebersamaan dan kesetaraan. Hubungan petani dengan perusahaan memiliki sifat-sifat khusus yang diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Hubungan yang saling menguntungkan. Petani membutuhkan perusahaan untuk menampung produknya sedangkan perusahaan membutuhkan bahan baku produksi.
  • Hubungan yang saling memperkuat. Petani dan perusahaan mitra perlu meningkatkan daya saingnya dengan cara bersinergi agar kedua belah pihak menjadi sama sama maju dan kuat.
  • Petani dan perusahaan mitra bekerja sama secara profesional sehingga kedua belah pihak bisa mendapatkan peningkatan dalam hal pengetahuan dan pendapatan.

Manfaat program kemitraan bidang pertanian

Program mitra usaha pertanian adalah sebuah program bisnis yang menguntungkan kedua belah pihak yaitu petani dan perusahaan mitra. Bila dijalankan dengan benar program seperti ini bisa mengatasi hambatan – hambatan besar yang dihadapi oleh para petani maupun oleh para pengusaha.

Dengan program kemitraan para petani bisa menjual produknya dengan harga yang wajar. Minimnya jaringan distribusi yang dimiliki petani, membuat hasil produksi jatuh ketika masa panen raya tiba. Program kemitraan memungkinkan petani mendapatkan edukasi dan bimbingan tentang cara menghasilkan panen yang berkualitas.

Baca Juga  Sumber Daya Alam yang Melimpah di Desa dapat Menjadikan Peluang Usaha di Desa      

Keuntungan program kemitraan bukan saja di nikmati oleh para petani tetapi juga oleh pengusaha itu sendiri. Dengan kerjasama kemitraan, para pengusaha mendapatkan bahan baku produksi yang berkualitas secara berkelanjutan. Bila petani dan pengusaha sama sama diuntungkan maka dengan sendirinya tingkat ketahanan ekonomi nasional akan meningkat.

Jenis – Jenis Kemitraan Pertanian

Dalam program kemitraan pertanian, petani dan perusahaan duduk bersama untuk merumuskan sistem kerjasama yang saling menguntungkan. Secara umum sistem mitra usaha pertanian bisa dibagi menjadi beberapa jenis yang diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Sistem Inti-Plasma

Dalam sistem ini pengusaha berperan sebagai inti sedangkan petani berperan sebagai plasma. Sebagai inti, perusahaan mempunyai kewajiban untuk menyiapkan lahan, bimbingan pertanian, penyediaan bibit dan alat, manajemen bimbingan produksi yang dan lain sebagainya.

2. Sistem Subkontrak

Dalam sistem subkontrak, kelompok tani memproduksi bahan baku yang dibutuhkan oleh perusahaan mitra. Dalam hal ini kelompok tani mendapat jaminan hasil produksi pertanian akan ditampung oleh perusahaan mitra.

3. Sistem Dagang Umum

Baca Juga  Usaha Berbasis Kreativitas yang Belum Banyak Dilakukan Orang

Dalam sistem dagang umum perusahaan membuat kesepakatan dengan petani untuk memasarkan hasil pertanian yang telah disetujui. Petani dan kelompoknya memenuhi kebutuhan pasar lewat perusahaan mitra yang ada.

4. Sistem keagenen

Dalam sistem keagenan, petani dan kelompoknya tadi diberi hak untuk menjual produk perusahaan kepada petani dan kelompoknya. Dengan kerjasama seperti ini kedua belah pihak bisa mendapatkan keuntungan yang diharapkan.

Sistem mitra usaha pertanian merupakan sebuah sistem kerjasama yang dilakukan oleh petani dan kelompoknya dengan perusahaan. Bila dilakukan dengan baik sistem kerjasama seperti ini bisa memberikan keuntungan bukan saja bagi petani tetapi juga bagi pengusaha yang menjadi mitranya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here