Mengulik Kemegahan Arsitektur Keraton Surakarta

0
418
Mengulik Kemegahan Arsitektur Keraton Surakarta

Untuk Anda yang suka dengan seni budaya jawa, Anda wajib datang berkunjung ke Keraton Surakarta. Keraton ini menawarkan banyak sekali budaya jawa yang menarik dengan lingkungan yang masih sangat kental dengan tradisi.

Keraton Kesunanan Surakarta Hadiningrat ini terletak di kota Surakarta atau yang biasa dikenal dengan nama Solo, oleh sebab itu ada banyak orang yang menyebut keraton ini dengan nama Keraton Solo. Lokasinya juga berdekatan ikon kota Solo lainnya seperti Masjid Agung dan Pasar Klewer.

Peninggalan Yang Menarik Di Keraton

Bangunan keraton ini merupakan perpaduan khas antara gaya eropa dan etnik jawa sehingga terciptalah gaya dan arsitektur yang sangat unik di setiap tata ruang keraton.

Berdesa Tour

Ada dua pintu masuk yang bisa dilewati untuk memasuki keraton. Pemandangan yang menyambut setelah melewati salah satu pintu masuk pun berbeda.

Pintu pertama adalah gerbang sebelah utara, pengunjung bisa membeli tiket masuk dipintu tersebut dan parkir di area depannya. Pemandangan yang ditemui pertama kali adalah bangunan pintu gerbang berwarna biru yang diberi nama Kori Kamandungan dan menara tinggi unik yang disebut Panggung Sangga Buwana.

Baca Juga  Pantai Slili Jogjakarta, Keindahan Pantai dari Atas Bukit

Jika melewati pintu yang satunya Anda akan disambut dengan pemandangan serba biru di dinding dengan warna hijau lumut pada lantainya. Beberapa oleh-oleh khas juga disediakan oleh keraton sebagai kenangan telah berkunjung ke sana. Letaknya berada persis di depan tempat pembelian tiket digerbang sebelah timur.

Keraton Surakarta dibagi menjadi dua yaitu Bangsal Smarakhata di sebelah barat dan Bangsal Marchundha di sebelah timur. Bangunan ini sangat unik dan meyimpan banyak hasil kebudayaan masa lalu. Disebelah belakang pintu masuk juga terdapat sebuah taman yang tanahnya berasal dari pasir pantai laut selatan.

Didalam taman terdapat sebuah bangunan mirip kedhaton yang terbuat dari bebatuan marmer yang megah. Pilar penyangga dan atapnya yang mengerucut seperti rumah joglo jawa tengah dihiasi dengan ornamen khas jawa. Ditaman ini juga terdapat tanaman sawo kecik yang berjejer dengan rapi.

Didepan keraton terdapat bangunan pendopo yang tidak kalah megah. Pandopo yang dinamakan Sasana Sewaka ini dihiasi dengan 6 buah patung bergaya yunani dan eropa. Benar-benar paduan yang sangat unik, keraton yang khas etnik jawa tapi memiliki unsur eropa di beberapa sudutnya.

Baca Juga  Menikmati Indahnya Taman Pelangi Jogja

Dibangunan yang satunya Anda akan melihat banyak karya warisan kerajaan jaman dulu. Mulai dari pusaka, silsilah dinasti Mataram, artefak candi batu hingga patung dewa peninggalan kerajaan.

Ada juga beberapa warisan budaya seperti aneka dolanan jawa, replika andong dan contoh peralatan yang digunakan orang jawa jaman dulu seperti gejog lesung dan bokor tempat menanak nasi.

Informasi Yang Perlu Anda Tahu Tentang Wisata Keraton Surakarta

Sebelum datang ke Keraton, ketahui beberapa informasi ini terlebih dahulu agar anda bisa membuat perencanaan kunjugan yang baik.

  1. Harga Tiket Masuk Museum Keraton
  2. Untuk wisatawan domestik atau pengunjung lokal dari Indonesia, akan dikenakan biaya Rp 10.000 per orang
  3. Untuk wisatawan domestik yang membawa rombongan (minimal 40 orang) perlu membayar Rp 8000 per orang
  4. Untuk turis asing dikenakan biaya Rp 15.000 per orang
  5. Ijin foto atau membawa kamera dikenakan biaya Rp 3500
  6. Jam Buka Keraton
  7. Pada hari senin – kamis buka mulai jam 09.00 – 14.00 wib
  8. Pada hari sabtu dan minggu buka mulai jam 09.00 – 15.00 wib
  9. Khusus hari jum’at keraton ditutup untuk pengunjung
  10. Peraturan Bagi Pengunjung Museum
  11. Tidak boleh memakai topi, kacamata hitam, celana pendek, sandal ataupun jaket.
  12. Berpakaian pantas yang sopan dan rapi
  13. Tidak boleh merokok dan membawa makanan atau sejenisnya
Baca Juga  Sejarah Lawang Sewu Semarang, Kini Masihkah Seseram Dulu?

Walaupun hanya sekilas dan cukup kecil, Keraton Surakarta menyimpan keunikan tersendiri yang mengagumkan dan menarik perhatian orang untuk melihat bangunan yang didirikan dengan perpaduan dua budaya berbeda ini. Bangunan keraton ini juga tidak kalah dengan megah dari keraton Jogja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here